BUMN Klaster Industri Pertahanan menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tajuk “Ekosistem Industri Pertahanan & Peningkatan TKDN”. Kegiatan (FGD) tersebut dihadiri langsung secara virtual oleh Plt Kepala Bidang Pengawasan & Pengendalian P3DN – Kementerian Perindustrian Mahardi Tunggul Wicaksono, Kepala Subdit Industri Kereta Api, Pesawat Udara dan Alat Pertahanan – Kementerian Perindustrian Immanuel T.H. Silitonga, Direksi dari BUMN dan BUMS Industri pertahanan baik PT PAL Indonesia (Persero), PT Pindad (Persero), PT Krakatau Steel, PT Len Industri (Persero), PT Dahana (Persero), PT Athira, PT Jembo Cable Company TBK, PT Sapta Inti Perkasa, PT Teknik Tadakarya Sumberkarya, PT Tesso Tetra Chemika, PT Bharata Indonesia, PT Samudera Luas Paramacitra, dll. Manajemen PT PAL Indonesia (Persero) diwakili oleh Direktur Produksi Iqbal Fikri, Rabu (30/6.
Pada kesempatan pertama, Direktur Produksi PT PAL Indonesia (Persero) Iqbal Fikri menyampaikan bahwa pada FGD “Ekosistem Industri Pertahanan & Peningkatan TKDN” bertujuan sebagai pengembangan industri pertahanan nasional yang dapat meningkatkan nilai TKDN, meningkatkan ekonomi nasional dengan semakin bertumbuhnya industri dalam negeri, terwujudnya kemandirian serta merupakan wadah BUMN dan BUMS dalam industri pertahanan untuk berkolaborasi bukan hanya sekedar berkompetisi.
..
Guna tercapainya ekosistem yang kuat, seluruh industri pertahanan harus bersiap dan meningkatkan peran masing-masing baik industri yang berperan sebagai lead integrators alat utama, industri komponen utama atau penunjang, dan industri komponen pendukung atau bahan baku.
..














