• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 22 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Lonjakan Kasus Covid-19, Kemenkes Pastikan Stok Obat Mencukupi

by redaksi
11 Juli 2021
in Berita
0
CSR BUMN Peduli Covid-19 : Hutama Karya, Dahana, PIM
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan stok obat-obatan yang digunakan untuk penanganan pasien Covid-19 kasih mencukupi di tengah adanya lonjakan kasus Covid-19.

“Saya ingin menekankan disini bahwa kami sudah melakukan pengecekan bahwa kita memiliki stok yang cukup, dan tentunya stok yang kita punya ini kita sudah menghitung masih cukup dengan lonjakan kasus yang saat ini cukup tinggi dan membutuhkan obat-obatan,” jelas Plt Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan drg. Arianti Anaya dalam konferensi pers virtual Kemenkes, Sabtu (10/7).

RelatedPosts

Sinergi Pemerintah dan Hutama Karya: Momen Idul Fitri Presiden Prabowo Tinjau Pemulihan Pasca-Bencana di Aceh Tamiang

Peserta Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 Resmi Dilepas, Jasa Raharja Perkuat Perlindungan Perjalanan Pemudik

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

Meski stok mencukupi, Arianti mengungkapkan, ditemui beberapa kendala yang dihadapi. Diantaranya kendala dalam distribusi. Ia mengharapkan industri-industri farmasi tidak menahan obat-obatan yang ada di industri maupun di pedagang besar farmasi (PBF). Dengan demikian, obat-obat tersebut dapat diakses oleh masyarakat secepatnya.

Saat ini, stok obat-obatan yang digunakan dalam menangani pasien Covid-19, diantaranya Oseltamivir tersedia 11,6 juta kapsul, Favipiravir tersedia 24,4 juta tablet, Remdesivir 148.891 vial, Azithromycin 12,3 jura tablet, multivitamin 76,9 juta tablet dan Tocilizumab 421 vial.

“Tocilizumab hanya ada 421 via. Tetapi Tocilizumab ini hanya digunakan untuk kasus kritis. Artinya kasus kritis itu dihitung sangat kecil ya dibandingkan dengan kasus gejala ringan atau gejala sedang,” ungkap Arianti.

Untuk tambahan stok Tocilizumab, pemerintah akan mengupayakan menambah stoknya dalam satu dua hari ke depan. Begitupun dengan ketersediaan obat Redemsivir yang akan dilakukan penambahan melalui impor dalam satu hingga dua hari ke depan.

“Semua stok sobat ini ada di Dinas Kesehatan Provinsi sudah disebar di Dinas Kesehatan Provinsi, tentunya ini bisa diakses di daerah. Kemudian ada di instalasi farmasi pusat kemudian ada di industri farmasi dan PBF, ada di rumah sakit dan juga ada di apotek,” ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan obat yang meningkat sejalan dengan lonjakan kasus, pemerintah telah mendorong seluruh industri sediaan farmasi baik swasta maupun BUMN untuk meningkatkan kapasitas produksinya.

“Kalau memang produknya impor agar mempercepat proses importasinya dan setelah itu kita mendorong dan memantau industri agar sesegera mungkin mendistribusikan obat obat ke faskes dan ke apotek apotek sehingga tidak ada penimbunan dari obat-obatan di dalam di industri ataupun di PBF agar masyarakat bisa terus mengakses obat-obatan yang ada,” kata Arianti.

Selain itu, Arianti juga mengingatkan masyarakat sebelum membeli obat-obatan untuk penanganan Covid-19, harus berkonsultasi dahulu dengan dokter, kecuali untuk vitamin. Semua obat-obatan yang digunakan oleh pasien Covid-19 harus dibeli dengan menggunakan resep dokter.

“Karena apa? Karena obat itu tentunya mempunyai resiko kalau digunakan tidak sesuai, maka obat ini akan menjadi racun bukan bukan malah mengobati itu yang harus dipahami oleh para masyarakat,” ujarnya.

Kemenkes juga bekerjasama dengan pihak aparat yang berwajib dalam menanggulangi agar tidak ada aksi penimbunan obat-obatan tersebut di lapangan.

Sumber KOntan, edit koranbumn

Previous Post

Hingga Akhir 2021, OJK Kerja Sama dengan IJK dan Kemenkes Target Vaksinasi 10 juta orang

Next Post

Dari tahun 2007 Hingga April 2021, Jamkrindo catat Total Volume Penjaminan Capai Rp453,7 triliun

Related Posts

Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Sinergi Pemerintah dan Hutama Karya: Momen Idul Fitri Presiden Prabowo Tinjau Pemulihan Pasca-Bencana di Aceh Tamiang

22 Maret 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

Peserta Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 Resmi Dilepas, Jasa Raharja Perkuat Perlindungan Perjalanan Pemudik

22 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

22 Maret 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia
Berita

BSN Optimalkan Layanan Kantor Cabang Selama Libur Lebaran

22 Maret 2026
PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan
Berita

PGN Berangkatkan Pemudik Lewat Program Mudik Gratis 2026

22 Maret 2026
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung
Berita

ANTAM Perkuat Kedaulatan Emas Nasional, Teken GSPA 6 Ton per Tahun dengan Merdeka Group

22 Maret 2026
Next Post
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat

Dari tahun 2007 Hingga April 2021, Jamkrindo catat Total Volume Penjaminan Capai Rp453,7 triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Danareksa Research Institute Prediksi Neraca Dagang Juni 2020 akan Surplus US$ 1,47 Miliar

Wapres Lepas Peserta Mudik Bersama Holding BUMN Danareksa 2026

3 hari ago
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung

Berbagi Keberkahan, ANTAM Laksanakan Safari Ramadan 1447H di Wilayah Operasi

1 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Dua Hari Dibuka Fungsional Arus Mudik, Jasa Marga Catat 5.400 Kendaraan Lewati Jalur Fungsional Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 Ambarawa-Bawen

5 hari ago
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona

Bio Farma Salurkan Bantuan Sosial Lebih dari Rp2 Miliar pada Momentum Ramadhan

6 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Sinergi Pemerintah dan Hutama Karya: Momen Idul Fitri Presiden Prabowo Tinjau Pemulihan Pasca-Bencana di Aceh Tamiang

by redaksi
22 Maret 2026
0

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengapresiasi percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang yang kini telah mencapai hampir 100 persen....

Read more
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Peserta Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 Resmi Dilepas, Jasa Raharja Perkuat Perlindungan Perjalanan Pemudik

22 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

22 Maret 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia

BSN Optimalkan Layanan Kantor Cabang Selama Libur Lebaran

22 Maret 2026
PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan

PGN Berangkatkan Pemudik Lewat Program Mudik Gratis 2026

22 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In