• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 31 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Holding Pariwisata dan Pendukung Tidak Akan Memonopoli Industri Pariwisata

by redaksi
30 Agustus 2021
in Berita, Korporasi
0
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) segera membentuk Holding Pariwisata dan Pendukung. Sebagai suatu ekosistem, holding tersebut juga akan melibatkan BUMN di sektor perhotelan hingga penerbangan (aviasi).

Direktur Project Management Office (PMO) Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung, Edwin Hidayat memastikan, pembentukan holding ini tidak akan memonopoli industri pariwisata. Kata dia, kompetisi bisnis yang sehat dengan pihak swasta tetap bisa terjaga, bahkan terbuka untuk melakukan kolaborasi.

RelatedPosts

Presiden Prabowo Subianto Memaparkan Pencapaian Danantara dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang

Danantara Berencana Lelang Proyek Sampah Listrik Lagi di 6 Lokasi

Holding BUMN Pangan ID FOOD Lakukan Penataan Portofolio dan Refocusing Bisnis

Dengan pasar yang sangat besar, menurutnya, tidak mungkin bagi BUMN untuk melakukan monopoli dalam ekosistem pariwisata di Indonesia. Bahkan mulai dari sektor aviasi hingga perhotelan, market share perusahaan swasta lebih mendominasi.

Praktis hanya dari sektor pengelolaan bandar udara (bandara) saja BUMN memegang kendali. Pasalnya,  Angkasa Pura (AP) I dan AP II mengelola 96% penerbangan internasional dan 90% penerbangan domestik di Indonesia.

“Nggak mungkin itu, karena BUMN hanya menguasai bandara. Jadi nggak benar (holding BUMN pariwisata akan memonopoli) kami bangun sistemnya dengan tiga prinsip, yakni holistic, inklusif dan kolaboratif,” kata Edwin dalam wawancara bersama KONTAN, Senin (30/8).

Saat ini, holding pariwisata & pendukung sedang dalam tahap persiapan. Antara lain persiapan organisasi, tata kelola dan talenta (SDM). Selain itu, dari aspek keuangan dan legal juga sedang dilakukan valuasi dari BUMN anggota.

Sedangkan sisi regulasi, Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) pembentukan holding sedang dalam tahap finalisasi dan menunggu paraf dari masing-masing menteri teknis terkait. “Paralel juga kami sedang menyiapkan rebranding holding serta persiapan sosialisasi ke stakeholders,” ujar Edwin yang juga merupakan Wakil Direktur Utama dari AP II.

Adapun, Holding Pariwisata dan Pendukung ini akan dipimpin oleh PT Survey Udara Nasional (Persero) atau Penas, yang sudah berubah nama menjadi PT Aviasi Pariwisata Indonesia. Perubahan ini diresmikan dengan terbitnya PP Nomor 72 tahun 2021 tentang Pengalihan Bentuk Perusahaan Umum Survei Udara menjadi Perusahaan Perseroan, yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 1 Juli 2021.

Dalam PP tersebut, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) akan melaksanakan kegiatan usaha sebagai perusahaan holding di bidang pariwisata dan pendukung yaitu melaksanakan kegiatan investasi dan konsultasi manajemen pada sektor transportasi, pariwisata, retail, dan sektor lain yang terkait dengan kegiatan usaha, serta melakukan optimalisasi pemanfaatan sumber daya perusahaan.

Adapun, holding BUMN pariwisata dan pendukung ini beranggotakan tujuh perusahaan. Yakni PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero) PT Hotel Indonesia Natour (Persero), PT Garuda Indonesia Tbk (Persero), PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), PT Sarinah (Persero) dan PT PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero).

Edwin menjelaskan, holding ini akan terbentuk melalui tiga tahapan. Pertama pada Q3-2021 ini akan bergabung AP I, AP II, Hotel Indonesia Natour, dan Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko. Sementara itu, Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC akan bergabung pada tahap kedua yang ditargetkan rampung pada Q4-2021.

Selanjutnya, pada tahap ketiga, akan bergabung Garuda Indonesia setelah proses restrukturisasinya selesai. “Garuda Indonesia dan anak usahanya akan bergabung dengan Holding pada tahap ketiga dengan target di tahun 2023 setelah proses restrukturisasi utang-utangnya selesai. Tetapi kolaborasi dengan konsep kerjasama operasional antara Holding Pariwisata dan Pendukung dengan Garuda Indonesia tetap akan dilakukan,” terang Edwin.

Dia menambahkan, ada lima tujuan strategi dari Holding Pariwisata dan Pendukung ini. Pertama, mempercepat pengembangan ekonomi dan SDM yang inklusif. Kedua, pengembangan konektivitas nasional dan global. Ketiga, ekspansi bisnis dan pasar. Keempat, keunggulan pelayanan dan operasional. Kelima, optimalisasi manajemen dan portofolio.

“Holding akan berperan sebagai orkestrasi strategis terhadap BUMN anggotanya yang saling melengkapi dalam ekosistem pariwisata yang akan memiliki peran penting dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi nasional. Dengan pendekatan inklusif, holistik dan kolaboratif termasuk dengan swasta dan UMKM.” pungkas Edwin.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Perlu Perhatian Beberapa Indikator Tunjukkan Pertumbuhan Ekonomi Melambat pada Kuartal III 2021

Next Post

Telkomsel Tech Titans 2021 Buka Peluang bagi Talenta Teknologi Tangguh Tanah Air Memperkuat Kompetensi di Era Digital

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Presiden Prabowo Subianto Memaparkan Pencapaian Danantara dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang

31 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Berencana Lelang Proyek Sampah Listrik Lagi di 6 Lokasi

31 Maret 2026
ID FOOD Siap Dukung Penguatan Pertanian Wilayah Indonesia Timur
Berita

Holding BUMN Pangan ID FOOD Lakukan Penataan Portofolio dan Refocusing Bisnis

31 Maret 2026
Siaga Lebaran 2026 Ditutup, Jasa Raharja Catat Tren Positif Keselamatan Periode Mudik Lebaran 2026
Berita

Siaga Lebaran 2026 Ditutup, Jasa Raharja Catat Tren Positif Keselamatan Periode Mudik Lebaran 2026

31 Maret 2026
Bandara Soekarno-Hatta Catat Kinerja Positif Selama Periode Angkutan Lebaran 2026, Pergerakan Penumpang Tembus 3,14 Juta
Berita

Bandara Soekarno-Hatta Catat Kinerja Positif Selama Periode Angkutan Lebaran 2026, Pergerakan Penumpang Tembus 3,14 Juta

31 Maret 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan

31 Maret 2026
Next Post
Telkomsel Perbarui Identitas dengan Hadirkan Logo Baru

Telkomsel Tech Titans 2021 Buka Peluang bagi Talenta Teknologi Tangguh Tanah Air Memperkuat Kompetensi di Era Digital

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Berencana Lelang Proyek Sampah Listrik Lagi di 6 Lokasi

17 menit ago
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Mudik Bersama BUMN 2026, SIG Berangkatkan 1.653 Pemudik ke 10 Provinsi

2 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Teras Balongan, Pusat Oleh-Oleh Makanan Khas Pesisir UMKM Indramayu

3 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Konsisten Akselerasi Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 7,35 Triliun hingga Februari 2026

20 jam ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Presiden Prabowo Subianto Memaparkan Pencapaian Danantara dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang

by redaksi
31 Maret 2026
0

Presiden RI Prabowo Subianto memamerkan pencapaian BPI Danantara dalam mengembalikan aset hingga 300 persen selama satu tahun beroperasi. Ia menyampaikan itu dalam Forum Bisnis...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Berencana Lelang Proyek Sampah Listrik Lagi di 6 Lokasi

31 Maret 2026
ID FOOD Siap Dukung Penguatan Pertanian Wilayah Indonesia Timur

Holding BUMN Pangan ID FOOD Lakukan Penataan Portofolio dan Refocusing Bisnis

31 Maret 2026
Siaga Lebaran 2026 Ditutup, Jasa Raharja Catat Tren Positif Keselamatan Periode Mudik Lebaran 2026

Siaga Lebaran 2026 Ditutup, Jasa Raharja Catat Tren Positif Keselamatan Periode Mudik Lebaran 2026

31 Maret 2026
Bandara Soekarno-Hatta Catat Kinerja Positif Selama Periode Angkutan Lebaran 2026, Pergerakan Penumpang Tembus 3,14 Juta

Bandara Soekarno-Hatta Catat Kinerja Positif Selama Periode Angkutan Lebaran 2026, Pergerakan Penumpang Tembus 3,14 Juta

31 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In