• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 5 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kesuksesan Rights Issue, Aset BRI Bisa Menjadi yang Terbesar di Indonesia

by redaksi
12 Oktober 2021
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kesuksesan rights issue PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan menghimpun dana Rp 95,9 triliun akan berdampak besar terhadap pertumbuhan aset perseroan. Bergabungnya Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM) berpotensi membawanya kembali meraih posisi sebagai bank dengan aset terbesar di Tanah Air.

Seperti diketahui, BRI berhasil meraih dana tunai sebesar Rp 41,2 triliun dari pemegang saham publik lewat rights issue dalam rangka pembentukan Holding Ultra Mikro (UMi). Sedangkan Rp 54,7 triliun didapat dalam bentuk partisipasi non tunai Pemerintah dengan meng-inbrengkan Pegadaian dan PNM.

RelatedPosts

Angkutan Retail KAI Tumbuh 20,45 persen dalam Dua Tahun, Perkuat Distribusi Barang

Krakatau Sarana Infrastruktur & Group Strengthens Employee Competencies Through Strategic Business and Human Capital Alignment for Sustainable Growth 2026–2027

Susunan Direksi dan Komisaris Kimia Farma Terkini

Berdasarkan laporan keuangan per Juni 2021, BRI tercatat memiliki aset Rp 1.450,9 triliun atau masih tumbuh 4,6% secara year on year (YoY). PNM mempunyai aset Rp 38,15 triliun dan Pegadaian Rp 67,8 triliun. Sehingga total aset ketiga entitas ini mencapai Rp 1.556,86 triliun.

Sementara Bank Mandiri memiliki aset sebesar Rp 1.580,5 triliun pada periode yang sama, meningkat 16,26% YoY. Bank ini mendapat limpahan aset dari hasil merger bank syariah BUMN menjadi Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang keungannya di konsolidasikan ke perseroan. Itu yang membuatnya berhasil menyaingi BRI yang sebelumnya selalu jawara dari sisi aset.

Mengacu pada posisi Juni tersebut, selisih total aset Holding UMi dengan Bank Mandiri hanya Rp 23,6 triliun. Namun, jika melihat kesuksesan rights issue BRI maka peta aset perbankan bisa berubah lagi.

“Dengan adanya tambahan modal BRI maka akan berdampak pada penambahan asetnya. Aset BRI bisa menjadi yang terbesar di Indonesia karena ada tambahan gabungan dari aset Pegadaian dan PNM,” kata Trioksa Siahaan Senior Fakulty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) pada KONTAN, Senin (11/10).

Dia menambahkan, prospek pertumbuhan aset Holding UMi berpotensi lebih besar lagi karena potensi UMKM masih sangat besar di Indonesia. Seiring dengan semakin longgarnya pembatasan mobilitas dan aktivitas ekonomi semakin bergairah maka pertumbuhan kredit UMKM BRI diperkirakan akan semakin mekar.

Sementara Aestika Oryza Gunarto Sekretaris Perusahaan BRI belum bisa menginformasikan perkembangan aset BRI pasca rights issue. Dia bilang, itu baru bisa dilihat dalam laporan kinerja kuartal III 2021 yang akan dipublikasikan pada akhir Oktober atau awal November mendatang.

Namun, dia mengatakan perseroan telah memproyeksikan bahwa asetnya akan tumbuh positif tahun ini sejalan dengan pertumbuhan pinjaman. Untuk mendorong pertumbuhan aset, BRI akan fokus pada segmen mikro, terutama dengan penguatan sinergi UMi dengan Pegadaian dan PNM.

BRI memprediksi penyaluran kredit sampai akhir tahun bisa tumbuh sekitar 6%-7%. Viviana Dyah Ayu Retno, Direktur Keuangan BRI mengatakan, penyaluran kredit BRI memang sempat mengalami tekanan pada bulan Juli ketika pembatasan aktivitas diperketat lewat kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Namun, pada Agustus hingga September, penyaluran kredit BRI sudah kembali membaik.

Bank besar lain juga terus berupaya mendorong pertumbuhan aset namun secara sehat dan berkelanjutan. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) hingga Agustus 2021membukukan aset tumbuh 4,3% dibanding akhir tahun 2020.

Novita Anggraini Direktur Keuangan BNI mengatakan, pertumbuhan ini ditopang DPK sebesar 2,5%. Dana tumbuh terutama didorong oleh dana murah sehingga komposisinya terhadap total DPK naik menjadi 68%. Dari sisi lending, total kredit terus tumbuh positif di tengah masa PPKM dengan fokus pada sektor-sektor usaha yang prospektif.

“Sebagai strategi jangka Panjang dan berkelanjutan, pertumbuhan total aset akan kami dorong melalui pertumbuhan DPK khususnya CASA dengan optimalisasi tabungan payroll serta merchant, peningkatan kerjasama dengan partner strategis melalui optimalisasi ekosistem bisnis, serta mengakselerasi transformasi layanan digital perbankan,” jelas Novita.

Sedangkan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menargetkan pertumbuhan kredit sekitar 4%-6%. Vera Eve Lim Direktur Keuangan BCA mengatakan, proyeksi tersebut ditopang oleh likuiditas yang masih memadai dan harapan akan pemulihan ekonomi.

Pertumbuhan kredit ini pada akhirnya akan mendorong peningkatan aset BCA ke depan. “Hingga saat ini, kami masih melakukan melakukan monitoring secara intens terkait kondisi saat ini, khususnya di tengah situasi PPKM dalam rangka menekan laju penularan pandemi COVID-19 menuju pemulihan ekonomi,” ujarnya.

Per Juni 2021, aset BCA tumbuh 15,8% YoY karena ditopang oleh kinerja DPK yang tumbuh 17,5%. Dana murah melonjak 21% YoY menjadi Rp 697,1 triliun dan deposito berjangka meningkat 6,8% YoY mencapai Rp198,2 triliun.

Sumber KOntan, edit koranbumn

Previous Post

Wamen BUMN II Kartika Wirjoatmodjo Optimistis Kolaborasi Koasuransi Merah Putih Dorong Keuntungan Kedua Belah Pihak

Next Post

Waskita Karya Kantongi Dana Rp 2,44 triliun Hasil Divestasi Cibitung Tanjung Priok Tollways

Related Posts

Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Angkutan Retail KAI Tumbuh 20,45 persen dalam Dua Tahun, Perkuat Distribusi Barang

5 Juni 2026
Krakatau Sarana Infrastruktur  & Group Strengthens Employee Competencies Through Strategic Business and Human Capital Alignment for Sustainable Growth 2026–2027
Anak Perusahaan

Krakatau Sarana Infrastruktur & Group Strengthens Employee Competencies Through Strategic Business and Human Capital Alignment for Sustainable Growth 2026–2027

5 Juni 2026
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma
Berita

Susunan Direksi dan Komisaris Kimia Farma Terkini

5 Juni 2026
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

4 Juni 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

4 Juni 2026
Next Post
Waskita Karya Selenggarakan Sosialisasi P4GN

Waskita Karya Kantongi Dana Rp 2,44 triliun Hasil Divestasi Cibitung Tanjung Priok Tollways

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma

Susunan Direksi dan Komisaris Kimia Farma Terkini

4 jam ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

KAI Membukukan Laba Bersih sebesar Rp2,3 triliun Sepanjang 2025

1 hari ago
Rakor Direktorat Keuangan dan Perencanaan Strategis Surveyor Indonesia

Surveyor Indonesia Tebar Semangat Kepedulian melalui Program Kurban Idul Adha 1447 Hijriah

3 hari ago
PINDAD Laksanakan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025, Tetapkan Direksi & Komisaris Baru

PINDAD Laksanakan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025, Tetapkan Direksi & Komisaris Baru

5 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Angkutan Retail KAI Tumbuh 20,45 persen dalam Dua Tahun, Perkuat Distribusi Barang

by redaksi
5 Juni 2026
0

Harga barang yang dibayar masyarakat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari proses produksi hingga distribusi. Di balik setiap produk yang...

Read more
Krakatau Sarana Infrastruktur  & Group Strengthens Employee Competencies Through Strategic Business and Human Capital Alignment for Sustainable Growth 2026–2027

Krakatau Sarana Infrastruktur & Group Strengthens Employee Competencies Through Strategic Business and Human Capital Alignment for Sustainable Growth 2026–2027

5 Juni 2026
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma

Susunan Direksi dan Komisaris Kimia Farma Terkini

5 Juni 2026
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

4 Juni 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In