• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 24 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Optimalisasi Peningkatan Pangsa Pasar Bank Syariah Indonesia Masih Sangat Besar

by redaksi
24 Oktober 2021
in Berita
0
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) dinilai dapat memacu kinerja secara signifikan pada masa mendatang dengan ditopang kemampuan menggarap potensi keuangan syariah, khususnya pasar pembiayaan ritel dan wholesale.

Pengamat perbankan dari Universitas Bina Nusantara Doddy Ariefianto mengatakan optimalisasi peningkatan pangsa pasar BRIS masih sangat besar lantaran potensi ekonomi dan keuangan syariah di Tanah Air belum tergarap secara maksimal.

RelatedPosts

Hutama Karya Terima Penghargaan Langsung dari PM Timor Leste Xanana Gusmao atas Proyek Jalan Maliana

PLN Dukung Green Mining, Siap Pasok Listrik Hijau ke Tambang

Dahana Tampil di DSA 2026, Perkuat Eksistensi Industri Pertahanan Indonesia

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga Januari 2021 total aset keuangan syariah hanya sekitar 9,6 persen dari total industri pasar keuangan di Indonesia. Adapun aset perbankan syariah tercatat 6,4 persen terhadap total aset industri perbankan.

“Tentu saja potensi bank ini sangat besar. Potensi pasar pembiayaan dengan memanfaatkan penduduk muslim nasional pun sangat besar. Dengan memanfaatkan itu saja potensinya BSI bisa terbang,” ujarnya, Minggu (24/10/2021).

Doddy menjelaskan melalui merger tiga bank syariah BUMN tersebut, BRIS memiliki aset lebih dari Rp 200 triliun bahkan sudah mulai mendekati Rp 250 triliun. Kekuatan modal yang terintegrasi dalam satu entitas bisnis jauh lebih kokoh dari sebelum penggabungan.

Dia menilai potensi pengembangan bisnis akan lebih baik apabila rencana penambahan modal perseroan dapat terealisasi setelah periode pandemi Covid-19. Selain itu, BSI dinilai memiliki basis teknologi cukup mumpuni dalam menggarap pasar digital banking.

Baca Juga : Transaksi Kanal Digital BSI (BRIS) Tembus Rp95 Triliun per Juni 2021

“Di luar pembiayaan ritel, BSI ini juga memiliki kemampuan untuk menggarap pembiayaan sindikasi, yang akan lebih kuat lagi mendorong peningkatan kinerjanya,” kata Doddy.

Seperti yang diketahui, Indonesia memiliki populasi umat muslim sekitar 80 persen dari total jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 250 juta jiwa. Namun, pangsa pasar bank syariah baru di kisaran 10 persen. Peluang memperluas pasar pun terbuka lebar.

Di sisi lain, Doddy berharap isu pandemi tetap harus menjadi perhatian utama bagi manajemen perseroan dalam jangka pendek. Sebab, transformasi layanan perbankan saat pandemi akan menjadi penopang utama pertumbuhan Bank Syariah Indonesia.

Terkait potensi bisnis yang besar, Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi mengatakan secara nasional pertumbuhan ekonomi syariah berada di kisaran 2,4 persen hingga 3,7 persen. Angka ini berdasarkan data proyeksi OJK dalam pertemuan tahunan jasa keuangan 2021, serta riset internal perseroan.

Adapun pembiayaan dan penghimpunan dana pihak ketiga diprediksi tumbuh sekitar 13 persen hingga 18 persen , serta kualitas pembiayaan sekitar 3 persen sampai 3,5 persen.

Menurut Hery, pihaknya optimistis bahwa besarnya populasi penduduk muslim di Indonesia dapat menjadi kekuatan dan target penetrasi ekonomi syariah yang saat ini masih sekitar 6,4 persen, lebih rendah dibandingkan dengan negara mayoritas muslim lainnya di Asia.

Dalam waktu dekat, seluruh jaringan Bank Syariah Indonesia ditargetkan sudah terintegrasi dengan sistem tunggal atau one system. Proses integrasi tersebut terdiri atas migrasi nasabah, layanan kartu ATM hingga layanan perbankan digital.

Bank Syariah Indonesia mulai beroperasi pada 1 Februari 2021. Penggabungan ketiga bank syariah BUMN menjadi BRIS menyatukan kekuatan dan potensi yang bertujuan mengoptimalkan kinerja keuangan dan penggarapan ekonomi syariah Indonesia.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Citilink Hentikan Operasi di Bandara JB Soedirman, Purbalingga

Next Post

Kementerian Agraria dan ATR/BPN Siap Percepat Sertifikasi Tanah Pertamina

Related Posts

Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Terima Penghargaan Langsung dari PM Timor Leste Xanana Gusmao atas Proyek Jalan Maliana

24 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

PLN Dukung Green Mining, Siap Pasok Listrik Hijau ke Tambang

24 April 2026
Gandeng Kimia Farma, Dahana Gelar MCU
Berita

Dahana Tampil di DSA 2026, Perkuat Eksistensi Industri Pertahanan Indonesia

24 April 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

Libatkan Komunitas Ojol, Korlantas Polri dan Jasa Raharja Dorong Peran Aktif Pengemudi dalam Menekan Risiko Kecelakaan

24 April 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PAL Tawarkan Solusi Armada dan Kolaborasi Industri Maritim Malaysia

24 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

Sediakan Kredit Karbon, Pertamina NRE Dukung Kampanye IDXCarbon AKU NET-ZERO HERO

24 April 2026
Next Post
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Kementerian Agraria dan ATR/BPN Siap Percepat Sertifikasi Tanah Pertamina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Berbasis PKWT BUMN, Pemerintah Membuka Rekrutmen 35.476 Pegawai di Kopdes Merah Putih

7 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Percepat Konsolidasi dan Merger, Danantara Menargetkan Merger BUMN Tuntas 2026

10 jam ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Kuat di Domestik, Kompetitif di Pasar Global: 4.090 Pelaut Indonesia Jadi Tulang Punggung Pertamina

4 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Pemerintah Dukung Hutama Karya Percepat Penyelesaian Jalan Tol Trans Sumatera

3 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Terima Penghargaan Langsung dari PM Timor Leste Xanana Gusmao atas Proyek Jalan Maliana

by redaksi
24 April 2026
0

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) berhasil menerima penghargaan Certificate of Appreciation atas kinerja proyek yang dinilai luar biasa (Outstanding...

Read more
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN Dukung Green Mining, Siap Pasok Listrik Hijau ke Tambang

24 April 2026
Gandeng Kimia Farma, Dahana Gelar MCU

Dahana Tampil di DSA 2026, Perkuat Eksistensi Industri Pertahanan Indonesia

24 April 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Libatkan Komunitas Ojol, Korlantas Polri dan Jasa Raharja Dorong Peran Aktif Pengemudi dalam Menekan Risiko Kecelakaan

24 April 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Tawarkan Solusi Armada dan Kolaborasi Industri Maritim Malaysia

24 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In