PT PAL Indonesia (Persero) telah mendapatkan satu bagian dari kepercayaan pemerintah setelah cairnya dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar 1,28 triliun, terhitung sejak di sah-kannya PP No. 84 Tahun 2021 yang ditanda tangani langsung oleh Presiden Joko Widodo. Penyertaan modal tersebut akan diamanatkan untuk meningkatkan kemampuan produksi, sumber daya manusia dan fasilitas kapal selam.
Dirut PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod dalam kesempatanya melalui PALTalk edisi spesial 10 Desember 2021 lalu, menyampaikan bahwa PT PAL Indonesia (Persero) siap merevitalisasi seluruh aspek yang ada di PAL. “Kita akan tunjukan melalui PMN yang diberikan, dapat menjadi berkah ke seluruh Insan PAL dan memberikan berkah pada wilayah PT PAL di setiap jengkalnya” tuturnya.
Proses tersebut tentunya membutuhkan waktu, namun Kaharrudin Djenod optimis dengan manajemen baru PT PAL Indonesia (Persero) memiliki cara agar dapat menyelesaikannya dalam waktu dekat “Proses normal mungkin akan mencapai 4 sampai 5 tahun, namun kita akan selesaikan seluruhnya dalam waktu hanya 18 bulan” ujar Kaharuddin Djenod.
Pemberian dana PMN kepada PT PAL Indonesia (Persero) adalah sebagai bentuk dukungan dalam perwujuduan cita-cita mencapai Whole Local Production kapal selam. Hal tersebut menjadikan PT PAL Indonesia (Persero) memiliki peran strategis dalam menjawab kebutuhan alutsista matra laut dengan penguasaan dan pengembangan teknologi kapal selam demi kemandirian pertahanan Indonesia di masa mendatang.















