• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 5 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

76 Bank Masih Harus Kejar Pemenuhan Modal Minimal Rp 3 Triliun

by redaksi
12 Januari 2022
in Berita
0
Terkait Pembayaran Klaim, OJK Tunggu Kepastian Kementerian BUMN
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pekerjaan rumah perbankan di Tanah Air terkait permodalan sangat besar tahun ini. Setelah melewati batas waktu pemenuhan modal inti minimum Rp 2 triliun di akhir 2021, bank umum swasta harus memenuhi modal inti minimum Rp 3 triliun dalam setahun ke depan. Sedangkan Bank Pembangunan Daerah (BPD) diberi kelonggaran waktu hingga ujung 2024 untuk memenuhi aturan modal inti ini.

Dengan batas waktu yang tinggal setahun lagi bagi bank swasta, tentu aksi akuisisi atau merger perbankan tahun ini akan semakin marak. Catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), masih terdapat  sekitar 76 bank skala kecil yang harus memenuhi modal inti Rp 3 triliun.

RelatedPosts

Angkutan Retail KAI Tumbuh 20,45 persen dalam Dua Tahun, Perkuat Distribusi Barang

Krakatau Sarana Infrastruktur & Group Strengthens Employee Competencies Through Strategic Business and Human Capital Alignment for Sustainable Growth 2026–2027

Susunan Direksi dan Komisaris Kimia Farma Terkini

Setelah mengakuisisi bank kecil, investor baru yang hadir wajib menginjeksi modal bank hingga mencapai ketentuan. Namun, OJK juga memberikan keringanan dalam konsolidasi perbankan lewat skema Kelompok Usaha Bank (KUB). Dengan skema ini, bank besar yang membawahi bank kecil tidak perlu menyuntik modalnya hingga Rp 3 triliun, tetapi cukup Rp 1 triliun saja.

Bank Mayora salah satu yang dalam proses untuk diakuisisi bank besar. OJK telah mengkonfirmasi bahwa bank ini akan dicaplok BNI. Hingga kini, manajemen BNI belum menjawab nama bank yang bakal diakuisisi perseroan. Hanya disebutkan bahwa proses akuisisi bank kecil sedang berjalan.

“Akuisisi bank kecil saat ini masih dalam proses. Tunggu saja dalam waktu dekat pengumumannya. Kami targetkan akuisisi ini rampung di kuartal I 2022 ini,” kata Novita Anggraeni Direktur Keuangan BNI pada KONTAN, Selasa (11/1).

BNI akan menyulap bank kecil yang akan dicaplok itu menjadi bank digital. Untuk itu, bank pelat merah ini juga akan menggandeng perusahaan teknologi untuk ikut mengakuisisi bank tersebut.

Sebelumnya, WeLab, mitra fintech Astra Internasional, dikabarkan sudah mengakuisisi 24% saham Bank Jasa Jakarta dan sedang dalam proses untuk menjadi pengendali bank tersebut. Emtek Group yang sudah mencaplok 93% saham Bank Fama Internasional juga masih harus menambah modal bank tersebut tahun ini.

Selain itu, masih banyak bank kecil yang belum memberikan update terkait pemenuhan modal inti hingga Rp 2 triliun.  Bank Index Selindo misalnya baru memiliki modal inti  Rp 1,46 triliun per September 2021, PT Bank SBI Indonesia  sebesar Rp 1,44 triliun, dan Bank Prima Master baru Rp 236,9 miliar.

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Tbk (BJBR) sudah mendapatkan persetujuan dari OJK sebagai sebagai Kelompok Usaha Bank (KUB). Dengan begitu, bank ini tidak perlu lagi meningkatkan modal inti anak usaha syariahnya menjadi Rp 3 triliun.

Direktur Utama BJB Yuddy Renaldi mengatakan, BJB sudah mendapatkan persetujuan sebagai KUB dengan didirikannya BJB Sekuritas. “Jadi modal inti BJB Syariah saat ini sudah memenuhi ketentuan yakni Rp 1 triliun dan tidak perlu ada kewajiban untuk ditambah karena sudah bagian dari KUB,” jelasnya.

Kendati tak wajib lagi tambah modal, BJB Syariah sedang melihat peluang juga untuk melakukan Initial Public Offering (IPO). Pasalnya, ada beberapa investor strategis yang bergerak di bidang syariah menyatakan minat masuk ke bank ini. “Mereka baru sebatas menyatakan minat sehingga saya belum bisa sebutkan nama. Karena itu rencana IPO ini juga masih belum final,” imbuh Yuddy.

Berdasarkan penelusuran KONTAN, setidaknya masih terdapat 11 BPD dengan modal inti di bawah Rp 3 triliun. Adapun bank daerah tersebut diantaranya Bank Lampung, Bank Sulteng, Bank Jambi, Bank Bengkulu, Bank Banten, Bank Sulutgo, Bank Kalteng,  Bank NTB Syariah, Bank NTT, Bank Kalsel dan Bank Kalbar.

Tiga dari BPD ini sudah dimasuki pengusaha Chairul Tanjung (CT). Lewat Mega Corpora, dia menggenggam 24,9% saham Bank Sulteng,  24,08% saham Bank Sulutgo dan telah menyetor investasi Rp 100 miliar di Bank Bengkulu pada akhir 2020.

Mega Corpora akan mengkonsolidasi bank-bank di bawahnya dengan skema KUB. CT saat ini tercatat sudah jadi pengendali di dua bank yakni Bank Mega dan Allo Bank Indonesia. “Bank Allo tidak akan dimerger dengan Bank Mega. Bank di bawah Mega Corpora akan membentuk KUB dimana Bank Mega akan jadi leading banknya,” ungkap CT saat konferensi pers, Selasa (11/10).

Dengan KUB tersebut, lanjut CT, Bank Mega dan Allo Bank akan membantu tiga BPD itu untuk punya layanan digital agar bisa berkembang dalam melayani nasabahnya.

Ke depan, Mega Corpora masih membuka kemungkinan untuk masuk ke bank-bank daerah lain. Namun, CT menegaskan, pihaknya tidak berencana untuk membeli BPD tersebut melainkan hanya untuk tujuan kolaborasi saja.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana menyatakan, bank-bank kecil ini telah memiliki pipeline melakukan konsolidasi, baik lewat akuisisi maupun merger. “Mereka melakukan komunikasi yang intens dengan calon investor,” ujarnya.

Banyak investor yang berminat baik lokal maupun asing. Bahkan, Heru menyebut tidak ada bank yang menyatakan niat untuk mengembalikan izinnya ke OJK.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Tingkatkan Kualitas Layanan, Indihome Lakukan Penurunan Harga Paket

Next Post

Anak Usaha Jasa Marga, JMRB Kerja Sama dengan Omega Hotel Management Kembangkan Fasilitas Inap di Rest Area

Related Posts

Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Angkutan Retail KAI Tumbuh 20,45 persen dalam Dua Tahun, Perkuat Distribusi Barang

5 Juni 2026
Krakatau Sarana Infrastruktur  & Group Strengthens Employee Competencies Through Strategic Business and Human Capital Alignment for Sustainable Growth 2026–2027
Anak Perusahaan

Krakatau Sarana Infrastruktur & Group Strengthens Employee Competencies Through Strategic Business and Human Capital Alignment for Sustainable Growth 2026–2027

5 Juni 2026
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma
Berita

Susunan Direksi dan Komisaris Kimia Farma Terkini

5 Juni 2026
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

4 Juni 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

4 Juni 2026
Next Post
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Anak Usaha Jasa Marga, JMRB Kerja Sama dengan Omega Hotel Management Kembangkan Fasilitas Inap di Rest Area

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah

Semangat Idul Adha Menguatkan Kepedulian, ASDP Salurkan Kurban Hingga Wilayah 3TP

17 jam ago
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Dorong Regenerasi Pelaut Nasional, PELNI Perkuat Kolaborasi dengan Dunia Pendidikan

2 hari ago
PNM Telah Berikan Keringanan kepada 109.733 Debitur Terdampak Corona

Syukur HUT ke-27 PNM, Bergerak Serentak untuk Perbaikan Lingkungan

2 hari ago
Rakor Direktorat Keuangan dan Perencanaan Strategis Surveyor Indonesia

Surveyor Indonesia Tebar Semangat Kepedulian melalui Program Kurban Idul Adha 1447 Hijriah

3 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Angkutan Retail KAI Tumbuh 20,45 persen dalam Dua Tahun, Perkuat Distribusi Barang

by redaksi
5 Juni 2026
0

Harga barang yang dibayar masyarakat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari proses produksi hingga distribusi. Di balik setiap produk yang...

Read more
Krakatau Sarana Infrastruktur  & Group Strengthens Employee Competencies Through Strategic Business and Human Capital Alignment for Sustainable Growth 2026–2027

Krakatau Sarana Infrastruktur & Group Strengthens Employee Competencies Through Strategic Business and Human Capital Alignment for Sustainable Growth 2026–2027

5 Juni 2026
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma

Susunan Direksi dan Komisaris Kimia Farma Terkini

5 Juni 2026
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

4 Juni 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In