PKT perkuat kerjasama teknis pengamanan Objek Vital Nasional (OBVITNAS) dengan Polda Kaltim, guna mewujudkan situasi aman dan kondusif dalam operasional Perusahaan.
Kerjasama ini sebagai bagian dari MoU antara PKT dengan Polda Kaltim, tentang pengamanan lingkungan operasional Perusahaan sebagai OBVITNAS yang berlaku selama 5 tahun. Hal ini sebagai bentuk agar operasional PKT dapat terus terjamin dari berbagai potensi gangguan, baik secara internal maupun eksternal. Kesinambungan kerjasama dengan Polri juga sebagai langkah PKT dalam implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Perusahaan.
TERBUKTI, PKT mendapatkan Sertifikat Audit Sistem Manajemen Pengamanan (SMP), dari tim audit SMP OBVITNAS MABES POLRI, dengan predikat sangat baik dengan klasifikasi GOLD, karena dinilai mampu mengantisipasi serta mengeliminasi potensi risiko dan gangguan yang bisa saja terjadi. Hal itu diharap dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dalam dan luar negeri terhadap PKT.
PKT juga telah menerapkan Electronic Security System (ESS) dan pemetaan zonasi wilayah sebagai bagian dari Sistem Manajemen Keamanan Rantai Pasokan berbasis ISO 28000:2007 / SNI ISO 28000:2009, yang mencakup sektor penerimaan bahan baku berupa gas alam dan bahan penolong, proses produksi menjadi Amoniak, Urea dan NPK, serta penyimpanan dan distribusi produk.
Implementasi sistem manajemen pengamanan secara optimal terus diperkuat PKT, agar lebih berdampak signifikan terhadap kinerja Perusahaan secara menyeluruh. Utamanya terkait operasional pabrik, efisiensi transportasi dan kelayakan manajemen rantai pasokan serta optimalisasi proses rantai pasok yang bebas dari gangguan keamanan.















