Dalam rangka memenuhi kebutuhan minyak goreng di masyarakat, Holding Pangan ID Food akan mendistribusikan minyak goreng melalui 110 Pasar Rakyat di seluruh Indonesia.
Direktur Utama ID Food Arief Prasetyo Adi menyebut pendistribusian minyak goreng dilakukan melalui skema B2B (Business to Business) ke Produsen dan Pelaku Usaha Lokal di sejumlah titik lokasi di sejumlah wilayah Indonesia.
Menurutnya sejumlah 110 Pasar rakyat tersebut akan dialokasikan ke DKI Jakarta dan sekitarnya, Pulau Jawa, Provinsi Aceh, Sumatera, Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Sulawesi, Maluku hingga Papua.
Program ini pun akan melibatkan Asosiasi Pedagang Pasar Jaya, Pasar Tradisional, Pasar Jaya, Koperasi, BUMDes dan Pemerintah Daerah.
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan dalam pelaksanaannya Holding Pangan dapat bersinergi meningkatkan kerja sama dengan Pemerintah Daerah maupun Pelaku Usaha Lokal untuk mempermudah rantai distribusi pasok minyak goreng di sejumlah wilayah Indonesia.
Sementara itu, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan Oke Nurwan menambahkan, Holding Pangan ID Food dapat menjadikan Pelaku Usaha Lokal di sejumlah wilayah di Indonesia sebagai Mitra, hal ini tentunya dapat mempermudah ID Food dalam pendistribusian minyak goreng hingga ke pelosok wilayah.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengajak untuk bergotong royong membangun yang namanya ekosistem Indonesia. Hal ini pun termasuk mengenai isu minyak goreng yang diharapkan dapat gotong royong kolaborasi bersama antara BUMN, Pemerintah Daerah, Pusat, maupun swasta.
















