• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 5 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Program Makmur Dorong Peningkatan Produktivitas Tanaman Tebu Capai Target Swasembada pada 2024

by redaksi
20 Maret 2022
in Berita
0
12 Putra-putri Papua Ikuti Program Induksi Perekrutan Pupuk Indonesia
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) bersinergi dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Group tahun ini akan merealisasikan Program Makmur dengan target penyerapan pupuk oleh 20.000 petani dari masing-masing perusahaan perkebunan.

Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia, Gusrizal mengatakan Program Makmur merupakan program Kementerian BUMN untuk membantu meningkatkan produktivitas tanaman terutama tebu guna mencapai target swasembada gula pada 2024.

RelatedPosts

Sinergi Len Incorporated Salurkan Ribuan Paket Sembako dalam Program “Ramadhan Berbagi 1447 H”

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

Rayakan Hari Jadi ke-45, PTBA Perkuat Komitmen Kelestarian Alam dan K3

“Melalui program ini kami berharap produktivitas tanaman petani binaan bisa meningkat karena petani bisa mendapatkan pupuk komersial dengan harga khusus hingga akses pembiayaan,” katanya sesuai penandatanganan MoU Program Makmur, Jumat (18/3/2022).

Dia menjelaskan, selama ini Pupuk Indonesia grup memiliki 4 segmen pasar urea yakni pupuk ekspor yang dijual sekitar Rp14 juta/ton atau mengikuti harga internasional, pupuk untuk industri dan energi, pasar ritel yang dijual melalui kios-kios dengan harga yang lebih rendah dari ekspor, serta pupuk untuk program pemeritah atau agrosolution seperti Program Makmur.

“Untuk Program Makmur ini, kami ingin berkontribusi dalam ketahanan pangan sehingga diberikan harga yang terjangkau sekitar Rp9 juta – Rp10 juta per ton. Namun dalam mekanismenya kita pastikan tidak ada penyimpangan pupuk karena melalui program ini kita sudah tau ekosistem petani dengan industri yang menyerap hasil produksinya,” jelasnya.

Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo mengatakan selama ini yang selalu menjadi pertanyaan para petani dalam meningkatkan produktivitas adalah soal bagaimana cara menambahkan pupuk, permodalan usaha, dan harga pupuk yang fluktuasi.

“Nah, agar produktivitas dan rendemen tinggi tentu harus menambahkan pupuk sehingga Program Makmur ini akan memberikan kepastian kebutuhan pupuk dan sarana lainnya,” ujarnya.

Dia mengatakan Program Makmur sebelumnya telah berjalan tahun lalu dengan jumlah petani yang ikut serta sebanyak 5.000 petani dari setiap perusahaan perkebunan, sedangkan tahun ini menjadi 20.000 petani.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Produksi dan Pengembangan Holding PTPN III, Mahmudi mengatakan tahun ini terdapat 104.000 hektare lahan perkebunan, dengan jumlah minat petani yang mengikuti program dengan luasan 60.000 ha atau 60 persen.

“Tugas PTPN Group adalah bagaimana bisa swasembada gula pada 2024 atau meningkat 3 kali dari tahun ini,” katanya.

Mahmudi menjelaskan realisasi produksi gula nasional pada tahun lalu mencapai 770.000 ton atau naik 10 persen (yoy), sedangkan kebutuhan konsumsi gula nasional mencapai 6 juta ton yang terdiri dari 2,7 juta ton gula konsumsi, dan sisanya gula untuk industri.

“Nah tahun ini kita targetkan produksi gula kita bisa mencapai 1,1 juta ton, dan pada 2024 nanti bisa 1,8 juta ton,” imbuhnya.

Dia menambahkan, dalam Program Makmur yang sudah pernah berjalan terjadi peningkatan produktivitas, sebelumnya rerata hanya mampu memproduksi gula 5,03 ton/ha, dan saat ini bisa menjadi 10,5 ton/ha.

“Peningkatan ini terjadi setelah petani meningkatkan jumlah penggunaan pupuk, dari awalnya hanya pakai pupuk 1,2 ton/ha, sekarang pakai 1,5 ton/ha,” imbuhnya.

Direktur PTPN XI, R. Tulus Panduwidjaja menambahkan saat ini bahan baku tebu (BBT) untuk pabrik gula PTPN XI sebanyak 98 persen merupakan tebu rakyat. Setidaknya akan ada 70 persen tebu petani yang membutuhkan Program Makmur ini.

“Tahun ini sendiri PTPN XI menargetkan jumlah tebu giling mencapai 4,8 juta ton, dengan produksi gula sebanyak 300.000 ton,” imbuhnya.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Kemitraan SMI, AFD & CDC Memperdalam Kerjasama SDGS & Keuangan Daerah

Next Post

Kementerian ESDM Dorong Pertamina untuk Turut Serta dalam Lelang WK Migas

Related Posts

33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Sinergi Len Incorporated Salurkan Ribuan Paket Sembako dalam Program “Ramadhan Berbagi 1447 H”

5 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

5 Maret 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Rayakan Hari Jadi ke-45, PTBA Perkuat Komitmen Kelestarian Alam dan K3

5 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

Perluas Segmen Pasar Sektor Energi, PAL Indoensia Siap Garap Fasilitas Gas Mako

5 Maret 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
Berita

Bio Farma Salurkan 1.650 Paket Sembako Ramadan, Hadir Bersama Masyarakat di Momentum Kebersamaan

5 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

Wujudkan Hunian Layak dan Berkualitas, BRI Perkuat Program Gentengisasi melalui Skema KUR Perumahan

5 Maret 2026
Next Post
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Kementerian ESDM Dorong Pertamina untuk Turut Serta dalam Lelang WK Migas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Ungkap Sumber Dana Garuda Indonesia Membeli 50 unit pesawat Boeing

4 hari ago
ITDC Gandeng IAS Property Indonesia dalam Penyediaan Layanan Travel Management Corporate

ITDC Gandeng IAS Property Indonesia dalam Penyediaan Layanan Travel Management Corporate

7 hari ago
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

Perluas Segmen Pasar Sektor Energi, PAL Indoensia Siap Garap Fasilitas Gas Mako

42 menit ago
Antisipasi DBD di Tengah Covid-19, Elnusa Fogging Lingkungan Warga Sekitar

Amankan Kinerja Bisnis, Elnusa Mengantisipasi Dampak Penutupan Selat Hormuz

17 jam ago
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Sinergi Len Incorporated Salurkan Ribuan Paket Sembako dalam Program “Ramadhan Berbagi 1447 H”

by redaksi
5 Maret 2026
0

Di tengah indahnya kebersamaan menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1447 H, PT Len Industri (Persero) selaku Holding DEFEND...

Read more
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

5 Maret 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Rayakan Hari Jadi ke-45, PTBA Perkuat Komitmen Kelestarian Alam dan K3

5 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

Perluas Segmen Pasar Sektor Energi, PAL Indoensia Siap Garap Fasilitas Gas Mako

5 Maret 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona

Bio Farma Salurkan 1.650 Paket Sembako Ramadan, Hadir Bersama Masyarakat di Momentum Kebersamaan

5 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In