• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 8 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Mudik Lebaran 2022 : Bandara Dikelola AP I dan AP II Beroperasi Lebih Lama

by redaksi
24 April 2022
in Berita
0
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I dan PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II mengupayakan untuk menambah jam operasional bandara pada saat periode mudik Lebaran 2022 merespons berkurangnya jumlah pesawat yang dioperasikan oleh maskapai.

Direktur Utama AP Faik Fahmi mengatakan pada periode lebaran 2022, sebagai operator bandara pihaknya akan lebih fleksibel dengan permintaan optimalisasi jadwal penerbangan yang dilakukan oleh maskapai. Termasuk, menyiapkan diri untuk menambah jam operasional bandara hingga 24 jam.

RelatedPosts

KAI Layani 4,17 Juta Pelanggan Selama Nataru 2025/2026, Tumbuh 12,02 Persen

Dirut Jasa Marga: Sukses Melayani 5,8 Juta Kendaraan Lewati Jalan Tol Jasa Marga Group Periode Libur Nataru 2025/2026

Hutama Karya Evaluasi Trafik Selama Nataru 2025/2026, Lebih dari 2,4 Juta Kendaraan Melintas di Tol Trans Sumatera

“Pandemi Covid-19 banyak maskapai mengurangi jumlah pesawat yang dimiliki oleh maskapai. Dengan keterbatasan jumlah pesawat maskapai akan mengoptimalkan frekuensi penerbangan sehingga menuntut operasi bandara ditingkatkan hingga 24 jam,” ujarnya, Kamis (21/4/2022)

Senada, Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin menuturkan saat ini ada deviasi yang cukup jauh antara jumlah alat produksi maskapai dengan tren pergerakan penumpang. Jumlah masyarakat yang ingin bepergian selama mudik berbanding terbalik dengan jumlah pesawat yang digunakan untuk melayani penerbangan berkurang.

“Kami rasa perlu diantisipasi oleh maskapai bagaimana tingkat Utilisasi pesawat. Karena load factor atau utilisasi pasti berkurang,” katanya.

Awaluddin melanjutkan penurunan jumlah pesawat memberikan dampak baik bagi operator maskapai maupun bandara. Dari sisi maskapai, operator pesawat terbatas dalam menambah frekuensi penerbangan.Sedangkan dari sisi bandara, operator harus menambah jam operasi akibat jam layanan penerbangan menjadi lebih panjang.

“Jadi tetap ada deviasi. Kalau fenomena ini berlanjut, ini perlu disikapi. Kami dengar beberapa maskapai melakukan upaya untuk penambahan armada yang mereka miliki,” katanya.

Awaluddin memaparkan tren berkurangnya jumlah pesawat tercermin dalam data AP II. Data pergerakan pesawat pada Januari -Maret 2022 dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019 turun di kisaran 9-11 persen.

Lalu dibandingkan dengan Lebaran 2019, pergerakan pesawat untuk angkutan mudik pada 2022 untuk aircraft movement baru mencapai 78 persen dari angka normal.

Data ini berbanding terbalik dengan pergerakan penumpang yang pada saat ini sudah mencapai 87 persen dibandingkan dengan pada 2019.

Di tengah peningkatan jumlah penumpang pada kuartal I/2022, kata dia, angka pergerakan pesawat tidak terlalu memuaskan. Dari sisi produksi, total trafik pesawat pada tiga bulan pertama tahun ini hanya 106.000. Sedangkan pada 2021, jumlah trafik itu justru lebih rendah, yakni 95.000. Padahal, pergerakan penumpang sudah menembus 11,71 juta.

Adapun penurunan jumlah pesawat terjadi karena penarikan armada oleh lessor. Selain itu, banyak unit maskapai yang sedang dalam masa perawatan akibat lama dikandangkan lantaran pandemi Covid-19.

“Sebetulnya kita enggak terlalu puas di pergerakan pesawat karena alat produksi maskapai pesawat turun drastis,” tekannya.

Meski penurunan pergerakan pesawat tidak akan berdampak terhadap pendapatan bandara, Awaluddin mengupayakan untuk menggenjot pergerakan penerbangan dengan memaksimalkan aset-aset yang dimiliki perseroan yang memiliki valuasi tinggi.

Sumber Bisnis,edit koranbumn

Previous Post

Kinerja Mitratel Janjikan Lebih Baik di Tahun 2022

Next Post

Tahun 2022, BTN Rencanakan Rights Issue untuk Tingkatkan Modal Inti

Related Posts

Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

KAI Layani 4,17 Juta Pelanggan Selama Nataru 2025/2026, Tumbuh 12,02 Persen

7 Januari 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Dirut Jasa Marga: Sukses Melayani 5,8 Juta Kendaraan Lewati Jalan Tol Jasa Marga Group Periode Libur Nataru 2025/2026

7 Januari 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Evaluasi Trafik Selama Nataru 2025/2026, Lebih dari 2,4 Juta Kendaraan Melintas di Tol Trans Sumatera

7 Januari 2026
Damri Luncurkan Bus Low Deck
Berita

Arus Balik Nataru Menguat, Okupansi Layanan AKAP DAMRI Tembus 81 Persen

7 Januari 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Sepanjang Periode Nataru, PLN Catat Konsumsi Listrik EV Melonjak Jadi 479%

7 Januari 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

Peringati HUT ke-65, Jasa Raharja Perkuat Pelayanan Publik yang Relevan dan Berkelanjutan

7 Januari 2026
Next Post
Dirut Pahala N. Mansury  Resmikan Gedung Baru Kantor Wilayah I BTN di Bekasi

Tahun 2022, BTN Rencanakan Rights Issue untuk Tingkatkan Modal Inti

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Kiprah Strategis NeutraDC Sepanjang 2025 dalam Memperkuat Ekosistem Infrastruktur Data Center Regional Asia Tenggara

6 hari ago
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan

Pindad Tandatangani Perjanjian Riset dan Pengembangan Bersama dengan Pertamina

20 jam ago
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Indonesia Raih Skor GCG “Sangat Baik”

6 hari ago
Literasi Semen Tonasa : Menjaga Semen Sisa Tidak Mengeras

Semen Tonasa Dukung Perbaikan Infrastruktur

7 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

KAI Layani 4,17 Juta Pelanggan Selama Nataru 2025/2026, Tumbuh 12,02 Persen

by redaksi
7 Januari 2026
0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja positif selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Sepanjang periode...

Read more
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Dirut Jasa Marga: Sukses Melayani 5,8 Juta Kendaraan Lewati Jalan Tol Jasa Marga Group Periode Libur Nataru 2025/2026

7 Januari 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Evaluasi Trafik Selama Nataru 2025/2026, Lebih dari 2,4 Juta Kendaraan Melintas di Tol Trans Sumatera

7 Januari 2026
Damri Luncurkan Bus Low Deck

Arus Balik Nataru Menguat, Okupansi Layanan AKAP DAMRI Tembus 81 Persen

7 Januari 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Sepanjang Periode Nataru, PLN Catat Konsumsi Listrik EV Melonjak Jadi 479%

7 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In