• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 4 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Era Baru Pelindo II (IPC)

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita
0
0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Kolaborasi Strategis Mitratel dan AALTO Terkait Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi hingga 2027

Bisa Diperdagangkan di BEI, OJK Menerbitkan Aturan ETF Emas untuk Diversifikasi Investasi

Amankan Kinerja Bisnis, Elnusa Mengantisipasi Dampak Penutupan Selat Hormuz

Pelabuhan adalah tempat yang “basah”. Ungkapan yang lebih banyak berkonotasi negatif itu sudah lama terdengar dan seolah menjadi rahasia umum. Bagi oknum-oknum tertentu, pelabuhan menjadi surga untuk meraih keuntungan melalui aksi pungutan liar atas berbagai aktivitas yang ada di sana. Tentu saja, lebih banyak pihak yang dirugikan daripada yang diuntungkan karena pada akhirnya menimbulkan ekonomi biaya tinggi yang berujung pada inefisiensi di berbagai sektor.
Membenahi pelabuhan secara menyeluruh bukan perkara mudah. Menanggalkan citra buruk yang begitu lama melekat menuju era baru, butuh komitmen yang kuat dan program kerja yang terarah. Hal ini pula yang harus dilakukan oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo II, atau yang dikenal dengan IPC (Indonesia Port Corporation). Ini menjadi penting dilakukan karena Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang logistik, secara spesifik pada pengelolaan dan pengembangan pelabuhan ini, mengoperasikan 12 pelabuhan yang terletak di 10 provinsi Indonesia, dimana salah satunya adalah Pelabuhan Tanjung Priok yang menangani hampir 70% kegiatan impor ekspor di Tanah Air.
Ketua Umum Indonesia National Ship Owner Association (INSA) Carmelita Hartoto mengatakan, pelabuhan memang dituntut untuk terus dilakukan pengembangan, baik sarana maupun prasarananya, baik di pelabuhan maupun akses di luar pelabuhan. Terutama, pelayanan pelabuhan agar dapat lebih kompetitif. “Peningkatkan efisiensi dan efektivitas arus barang dan kapal ini untuk menekan biaya logistik,” kata Carmelita Hartoto kepada Investor Daily di Jakarta, Sabtu (24/11).
Sementara itu, Chairman Asosiasi Logistik Indonesia Zaldy Ilham Masita berpendapat, untuk memasuki era baru, harus dimulai dari perubahan mindset. “Ganti mindset. Pelindo II perlu revolusi mental secara menyeluruh. Mengubah paradigma pelabuhan sebagai tempat mengeruk keuntungan sebesar-besarnya menjadi pelabuhan dengan service level yang bagus dengan biaya yang murah,” kata Zaldy kepada Investor Daily.
Pencanangan transformasi sesungguhnya sudah dilakukan Pelindo II pada 2012 atau tepatnya pada 22 Februari 2012, saat meluncurkan identitas baru Pelindo II dan bertransformasi menjadi IPC (Indonesia Port Corporation). Logo baru IPC juga mewakili semangat transformasi serta harapan akan awal yang baru demi menyongsong masa depan yang lebih cerah. Hal ini sejalan pula dengan visi perusahaan, yakni Menjadi Pengelola Pelabuhan Kelas Dunia yang Unggul dalam Operasional dan Pelayanan.
Perusahaan juga memiliki program yang diberi nama IPC Bersih, yakni program nyata dari manajemen Pelindo II dan anak perusahaan untuk mewujudkan tempat kerja yang bersih dari tindakan curang, korupsi, dan pemerasan.
Dari sisi sarana dan prasarana, era baru dalam pengolahan pelabuhan antara lain ditandai dengan kapal berkapasitas 8.238 TEUs berhasil sandar di dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT), Pelabuhan Tanjung Priok pada April 2017 lalu. Menurut Direktur Utama IPC, Elvyn G. Masassya saat itu, kedatangan kapal ini merupakan era baru karena sebelumnya hanya kapal dengan kapasitas di bawah 5.000 TEUs yang dapat bersandar di sana. “Sekarang sudah bisa melayani kapal raksasa yang kapasitasnya di atas 8 ribu TEUs dan akan terus meningkat sampai 14 ribu TEUs,” katanya.
Digitalisasi dan Kinerja
Sejalan dengan perkembangan industri layanan jasa kepelabuhanan dunia international, IPC juga mengembangkan inovasi layanan Digital Port System, yakni sebuah sistem pelayanan pelabuhan berbasis online. Melalui teknologi digital di semua lini, seluruh layanan di IPC menjadi semakin cepat, lebih mudah, dan lebih murah. Semua ini diharapkan akan mampu menekan biaya logistik nasional dan pada pada akhirnya akan meningkatkan daya saing produk nasional.
Selain itu, nilai tambah dari Digital Port System juga diharapkan mampu membangun konektifitas logistik nasional, bahkan di tingkat global internasional. Di tingkat nasional, IPC sudah menerapkan terminal operating system petikemas, E-Payment, pengembangan terminal operating system untuk non-petikemas, implementasi MOS, Truck Announcement, TPS Online, dan auto-gate system. Sementara implementasi di lingkup global, yakni upaya membangun konektivitas dengan ratusan pelabuhan dunia internasional untuk layanan vessel scheduling, vessel booking, e-VGM, e-BL, dan monitoring vessel.
Carmelita Hartoto menilai, pelayanan dengan sistem digital memang diperlukan untuk menjawab tantangan pelabuhan masa depan. “Era digital saat ini, semua layanan dan informasi dituntut untuk lebih cepat, tepat dan akurat,” katanya.
Dengan digitalisasi pelabuhan, lanjut dia, pelayaran bisa langsung mendapatkan akses informasi terkait pergerakan kegiatan, dan biaya-biaya kapal setiap saat secara cepat dan akurat. “Dan yang penting, kami harap, layanan digital di pelabuhan ini akan mendorong terjadinya efisiensi biaya dan waktu pelayanan kapal,”katanya. Karena itu, pihaknya mengapresiasi langkah-langkah dan pengembangan yang dilakukan IPC selama ini.
Hal senada dikemukakan Zaldy Ilham. Menurut dia, digitalisasi pelabuhan sangat penting dan sudah harus dilakukan dengan cepat, karena Indonesia sudah tertinggal dengan pelabuhan di negara Asean lainnya seperti Malaysia, Singapura dan Thailand.
Namun dia mengingatkan agar proses digitalisasi jangan hanya dianggap sebagai upaya mengubah proses dokumen dari offline ke online semata. “Pendekatan ini salah. Yang perlu dilakukan juga adalah mengubah bisnis proses agar lebih pendek dan pasti, dan juga perlu sikap tegas regulator seperti Kementerian Perhubungan, untuk memaksakan implementasi digitalisasi ke semua pelaku secara merata, tidak ada pengecualian,” tegasnya.
Apa yang dilakukan manajemen Pelindo II kiranya sudah menampakkan hasil. Setidaknya terlihat dari kinerja yang berhasil dicapai pada 2018 ini. Tercatat pada semester pertama 2018, Pelindo II berhasil meraih laba bersih sebesar Rp 1,21 triliun, meningkat 18% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni Rp 1,02 triliun. Pendapatan usaha mencapai Rp 5,35 triliun atau naik 8,18% dibandingkan perolehan semester pertama 2017 yang mencapai Rp 4,93 triliun.
Sementara itu, jumlah peti kemas yang keluar masuk pelabuhan sepanjang semester pertama meningkat 10,18%, dari 3,28 juta TEUs menjadi 3,62 juta TEUs. Jumlah kapal yang keluar masuk juga bertambah 10,68% yakni dari 94,58 juta Gross Tonnage (GT), menjadi 104,68 juta GT. Adapun arus barang non peti kemas mengalami penurunanan 1,82%, dari 27,97 juta ton menjadi 27,44 juta ton. Jumlah penumpang meningkat 21,85% dari 260,42 ribu menjadi 317,31 ribu penumpang.
Sumber IPC / beritasatu
 

Previous Post

Garuda Indonesia Akan Memaksimalkan Sumber Pendapatan Dari Kargo dan Katering

Next Post

Keunggulan Helikopter Serbu Bell-412 EPI untuk TNI AD

Related Posts

Mitratel Bukukan Kenaikan Pendapatan 12,9 Persen Hingga Juli 2020
Anak Perusahaan

Kolaborasi Strategis Mitratel dan AALTO Terkait Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi hingga 2027

4 Maret 2026
Terkait Pembayaran Klaim, OJK Tunggu Kepastian Kementerian BUMN
Berita

Bisa Diperdagangkan di BEI, OJK Menerbitkan Aturan ETF Emas untuk Diversifikasi Investasi

4 Maret 2026
Antisipasi DBD di Tengah Covid-19, Elnusa Fogging Lingkungan Warga Sekitar
Anak Perusahaan

Amankan Kinerja Bisnis, Elnusa Mengantisipasi Dampak Penutupan Selat Hormuz

4 Maret 2026
Indonesia Eximbank Terbitkan Obligasi dan Sukuk Mudharabah Rp148 M
Berita

Kolaborasi Indonesia Eximbank dan IIF untuk Memperkuat Standar ESG dan Menyelaraskan Standar OECD

4 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Hadiri Rakor Lintas Sektoral, Dirut Pertamina Pastikan Mudik Idulfitri 1447 H Nyaman dengan Pasokan Energi Aman

4 Maret 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Bidik Wealth Management Tumbuh 15% di 2026, BTN Lengkapi Layanan Consumer Banking dan Siapkan UMKM Naik kelas

4 Maret 2026
Next Post

Keunggulan Helikopter Serbu Bell-412 EPI untuk TNI AD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Integrasikan 1.231 Anak ke Stunting Action Hub, Langkah Nyata Telkom Dorong Penurunan Stunting Berbasis Data

3 hari ago
BSN Gandeng Muhammadiyah untuk Mengakselerasi Inklusi Keuangan Syariah

BSN Gandeng Muhammadiyah untuk Mengakselerasi Inklusi Keuangan Syariah

7 hari ago
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Komitmen Wujudkan Layanan Prima, TASPEN Gelar Inisiatif Culture Program and Learning Platform 2026

7 hari ago
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

Penguat Industri Maritim Nasional Melalui Konsolidasi Galangan Kapal Dalam Negeri

5 hari ago
Mitratel Bukukan Kenaikan Pendapatan 12,9 Persen Hingga Juli 2020
Anak Perusahaan

Kolaborasi Strategis Mitratel dan AALTO Terkait Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi hingga 2027

by redaksi
4 Maret 2026
0

 PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) dan AALTO HAPS Limited (AALTO), anak usaha Airbus, menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) untuk melanjutkan...

Read more
Terkait Pembayaran Klaim, OJK Tunggu Kepastian Kementerian BUMN

Bisa Diperdagangkan di BEI, OJK Menerbitkan Aturan ETF Emas untuk Diversifikasi Investasi

4 Maret 2026
Antisipasi DBD di Tengah Covid-19, Elnusa Fogging Lingkungan Warga Sekitar

Amankan Kinerja Bisnis, Elnusa Mengantisipasi Dampak Penutupan Selat Hormuz

4 Maret 2026
Indonesia Eximbank Terbitkan Obligasi dan Sukuk Mudharabah Rp148 M

Kolaborasi Indonesia Eximbank dan IIF untuk Memperkuat Standar ESG dan Menyelaraskan Standar OECD

4 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Hadiri Rakor Lintas Sektoral, Dirut Pertamina Pastikan Mudik Idulfitri 1447 H Nyaman dengan Pasokan Energi Aman

4 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In