TransformasiDigital yang berhasil dilakukan oleh Jasa Tirta I tentunya membawa risiko keamanan sistem informasi elektronik dari ancaman dan serangan siber. Sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE), tentunya menjadi kebutuhan Perusahaan untuk memitigasi risiko keamanan Infrastruktur Informasi Vital (IIV) yang dikelola.
Untuk itu, PJT I melakukan pengukuran tingkat kematangan keamanan siber melalui assessment Cyber Security Maturity (CSM). Dari hasil assesment diketahui bahwa tingkat kematangan tersebut berada di level 4 atau masuk dalam tingkatan Implementasi Terkelola.
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) telah memverifikasi hasil assesment CSM Jasa Tirta I dan menetapkan level maturitas 4,19 dari skala 5. Penilaian ini diberikan atas kesiapan penyelenggaraan sistem elektronik dalam menerapkan keamanan siber atas proses bisnis perusahaan dalam hal ini tata kelola, identifikasi, proteksi, deteksi dan respon yang dilaksanakan secara berkesinambungan.
Penyerahan sertifikat dilaksanakan di Kantor Pusat PJT I dan diserahkan langsung oleh Direktur Keamanan Siber dan Sandi – Klaster Energi & Sumber Daya Alam BSSN, Holmi Noviana dan diterima oleh Direktur Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya dan Manajemen Risiko Bapak Mukhamad Taufiq pada 12 September 2022.
Hasil ini menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan sistem keamanan siber dalam rangka melindungi data elektronik sebagai bagian dari proses bisnis Perusahaan. Dalam kesempatan ini, BSSN juga memberikan sejumlah rekomendasi lanjutan guna meningkatkan proteksi keamanan siber perusahaan kedepannya.
















