• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 23 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Pelindo Lanjutkan Kembali Proyek Terminal Kalibaru di Pelabuhan Tanjung Priok

by redaksi
13 Oktober 2022
in Berita
0
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menggenjot kembali proyek Terminal Kalibaru di Pelabuhan Tanjung Priok pasca pandemi. Proyek tersebut semestinya bisa rampung sebelum 2020 tetapi mengalami penundaan.

Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono mengatakan semestinya terminal tersebut sudah rampung di bawah pada 2020 karena kapasitas Pelabuhan Tanjung Priok yang sudah di atas 70 persen. Idealnya, apabila kapasitas pelabuhan utama sudah mencapai 70 persen, maka perlu ada penambahan kapasitas lewat terminal baru. Hal itu untuk mencegah penumpukan kapal saat jadwal kapal yang sebelummya mengalami penundaan masuk secara bersamaan.

RelatedPosts

Dirut Bulog, Ahmad Rizal Mengungkapkan Rencana Merger dengan Bapanas

PLN Menggratiskan Biaya Listrik untuk Huntara Korban Banjir Sumatra Selama 6 Bulan

KAI Lakukan Migrasi Sistem untuk Memastikan Keandalan Layanan Menjalang Periode Angkutan Lebaran

Dia menargetkan pada akhir bulan ini proyek terminal tersebut sudah bisa mulai konstruksi. Pembangunan akan dimulai untuk Terminal Container 2 senilai Rp4 triliun, terminal produk 1, dan sebagian lahan reklamasi terminal kontainer 3.

“Terminal Kalibaru lelang baru selesai, kemungkinan jalan baru bisa akhir bulan ini konstruksinya. Memang ada delay terus, mestinya udah jadi sebelum 2020,” ujarnya, Rabu (12/10/2022).

Dalam kondisi pandemi, Arif mengatakan kondisi Tanjung Priok sempat tidak terlalu padat.

“Saya tidak mengatakan untung covid-19. Tapi mungkin kalau nggak ada Covid-19, Tanjung Priok udah macet. Karena antara kapasitas dan trafik di atas 70 persen. Itu udah sekitar 2018-2019. Nah kalau gak ada Covid-19 terus naik, ini Priok sudah mendekati kapasitas,” jelasnya.

Rencananya terminal Kalibaru ini akan difokuskan untuk peti kemas termasuk produk terimal minyak dan gas skala besar.

Dengan menggenjot terminal Kalibaru, Arif meyakinkan bahwa terminal tersebut akan dibangun dengan melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk bisa diselaraskan dengan Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat. Pelabuhan Patimban sebelumnya juga direncanakan untuk menjadi substitusi bagi pelabuhan Tanjung Priok.

“Saat membuat rencana ini, kami mengkombinasikan kapasitas Priok. Kapan CT 2 dan CT 3 dibangun melihat juga Patimban. Supaya ada pilihan mau Patimban atau Priok,” ujarnya.

Arif tetap menilai adanya Pelabuhan Patimban dan lengkapnya Tanjung Priok akan bagus untuk terbentuknya ekosistem pelabuhan. Sehingga pengguna jasa bisa memiliki lebih banyak pilihan.

“Kami juga akan ngatur. Itu kenapa kami berhenti nantinya di pengembangan CT 3 di Terminal Kalibaru, karena Priok dikembangkan tapi tetep harus ada pilihannya di Patimban,” imbuhnya.

Proyek Kalibaru yang dibangun ini akan mencakup pembangunan New Priok Container Terminal Two (CT2) dan New Priok Container Terminal Three (CT3) serta area untuk Product Terminal 1 (PT1) dan Product Terminal 2 (PT2).

Pembangunan Terminal Kalibaru tahap selanjutnya meliputi area reklamasi dan breakwater seluas total 178 hektar untuk CT2, CT3, PT1, PT2 serta area pendukung.

Sebelumnya, Arif menyebut pengerjaan proyek rencananya dilanjutkan pada kuartal I/2021. IPC juga telah melakukan Perjanjian Konsesi Terminal Kalibaru dengan Pemerintah pada 2015 terkait pengoperasian (Commercial Operation) CT2 dan PT1 untuk mulai beroperasi pada 2023.

Seperti halnya CT1 yang kini sudah beroperasi, CT2 dan CT3 juga diproyeksikan memiliki kapasitas peti kemas masing-masing sebanyak 1,5 juta TEUs per tahun. Kedua terminal peti kemas ini kedepannya juga akan dibangun dengan kedalaman minus 16 sampai 20 meter dari permukaan laut, sehingga bisa memfasilitasi masuknya kapal peti kemas generasi baru dengan kapasitas di atas 10 ribu TEUs.

Adapun Keberlanjutan pembangunan Terminal Kalibaru merupakan bagian dari pengembangan hard infrastructure yang terus dilakukan. Untuk kemudahan akses operasional Terminal Kalibaru, Pelindo akan mengembangkan New Priok East Access (NPEA) sebagai akses masuk melalui pintu timur. Akses NPEA akan tersambung dengan Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC) yang menghubungkan Pelabuhan Tanjung Priok dengan kawasan industri di timur Jakarta.

Sumber Bisnis, edit  koranbumn

Previous Post

Tempatkan Kantor di 11 negara, BNI Gencar Garap Potensi Pasar Investasi Global hingga Ekspor-Impor dengan

Next Post

PLN Batam Bersama Kementerian ESDM dan Pengusaha Bahas Penyesuaian Tarif Listrik Industri

Related Posts

BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

Dirut Bulog, Ahmad Rizal Mengungkapkan Rencana Merger dengan Bapanas

22 Januari 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

PLN Menggratiskan Biaya Listrik untuk Huntara Korban Banjir Sumatra Selama 6 Bulan

22 Januari 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

KAI Lakukan Migrasi Sistem untuk Memastikan Keandalan Layanan Menjalang Periode Angkutan Lebaran

22 Januari 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Perkuat Budaya Keselamatan Kerja yang Profesional dan Kolaboratif, Jasa Marga Gelar Apel Peringatan Bulan K3 Nasional 2026

22 Januari 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

PosIND Gelar RAPIM Q4 2026, Perkuat Logistik untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

22 Januari 2026
PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan
Berita

PEMA dan PGN Perkuat Sinergi Percepatan Hilirisasi Gas Bumi untuk Bangkitkan Ekonomi Aceh

22 Januari 2026
Next Post
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN Batam Bersama Kementerian ESDM dan Pengusaha Bahas Penyesuaian Tarif Listrik Industri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

ICT Goes to School Langkah Pertamina Memperkuat Ketahanan Digital Generasi Alpha dari Risiko Adiksi Game

3 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina dan Kemenhut Optimalkan Fungsi Hutan Khusus

1 hari ago
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

Dari Belitung Timur untuk Indonesia Emas 2045, TIMAH Gelar Pelatihan Gernas Tastaka Fase 2 untuk Guru SD Belitung Timur

21 jam ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Mengungkap Proses Peletakan Batu Pertama Proyek Sampah Menjadi Energi Listrik Mulai Bertahap pada Maret-Juni 2026

3 hari ago
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

Dirut Bulog, Ahmad Rizal Mengungkapkan Rencana Merger dengan Bapanas

by redaksi
22 Januari 2026
0

Perum Bulog akan mengalami transformasi dengan menjadi lembaga pangan mandiri yang langsung berada di bawah Presiden. Hal ini seiring rencana penggabungan...

Read more
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN Menggratiskan Biaya Listrik untuk Huntara Korban Banjir Sumatra Selama 6 Bulan

22 Januari 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

KAI Lakukan Migrasi Sistem untuk Memastikan Keandalan Layanan Menjalang Periode Angkutan Lebaran

22 Januari 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Perkuat Budaya Keselamatan Kerja yang Profesional dan Kolaboratif, Jasa Marga Gelar Apel Peringatan Bulan K3 Nasional 2026

22 Januari 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

PosIND Gelar RAPIM Q4 2026, Perkuat Logistik untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

22 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In