Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat ada 21 unit rumah instan sederhana sehat (RISHA) untuk relokasi hunian warga terdampak bencana gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat sudah terbangun. Pembangunan yang dilakukan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) selaku kontraktor ini nantinya akan merampungkan 200 unit RISHA di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.
Memastikan pembangunan rampung tepat waktu akhir Januari 2023, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto datang ke lokasi meninjau jalannya pekerjaan hunian tahan gempa tersebut dengan didampingi Arviga Bigwanto, General Manager Divisi Operasi I Brantas Abipraya dan Syafriandy Manager Operasi 2 Divisi Operasi 1.
Dibangun dengan tipe 36 di atas lahan 75 meter persegi, di dalam RISHA ini tersedia ruang keluarga, dua kamar tidur, kamar mandi dan dapur. Dengan struktur tahan gempa RISHA, teknologi ini adalah perwujudan sebuah rumah dengan desain modular yaitu konsep yang membagi sistem menjadi bagian-bagian kecil (modul) dengan ukuran yang efisien agar dapat dirakit menjadi sejumlah besar produk yang berbeda-beda. Selain tahan gempa, keunggulan dari hunian tetap RISHA ini dapat dibangun dengan cepat.
Abipraya akan terus berupaya, memberikan yang terbaik dengan berkontribusi penuh untuk pembangunan kembali Cianjur dan membangkitkan kembali semangat masyarakat yang menjadi korban gempa.















