Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pemalang melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyerahkan bantuan pinjaman modal lunak sebesar Rp 255 Juta kepada 14 mitra binaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bertempat di Aula Gedung Tumpangsari, Selasa (13/12).
Program tersebut menjadi bentuk kepedulian Perhutani terhadap masyarakat khususnya para mitra usaha kecil yang bergerak di sektor perdagangan, peternakan, dan industri demi membantu perkembangan usaha serta meningkatkan perekonomian.
Administratur KPH Pemalang, Akhmad Taufik memberikan bantuan secara lansung kepada mitra binaan disaksikan Wakil Administratur, Kepala Seksi Keuangan SDM Umum, Kasi Pembinaan SDH dan KSS Kemitraan Produktif.
Dalam kesempatannya, Akhmad Taufik menyampaikan bahwa bantuan dana Tangggung Jawab Sosial dan Lingkungan merupakan program Perhutani demi meningkatkan perekonomian masyarakat salah satunya pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah.
“Program ini sangat membantu masyarakat kecil untuk mengembangkan Home Industry, dengan tambahan modal kami berharap usaha dapat berkembang sehingga perekonomianya pun meningkat. Persyaratan program ini juga tidak rumit dan memudahkan masyarakat,” ungkapnya.
Mewakili penerima bantuan pinjaman modal lunak dari TJSL-PUMK, Heryanti yang merupakan penggerak Home Industri, mengucapkan terima kasih kepada pihak Perhutani KPH Pemalang yang telah memberikan dana pinjaman lunak dari Program TJSL-PUMK. “Pinjaman ini sangat bermanfaat untuk mengembangkan usaha kami. Semoga Perhutani kedepannya bertambah maju dan sukses,” tuturnya. (Kom-PHT/Pml/Kpn)
Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan salurkan bantuan dana pinjaman dalam program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) kepada 2 mitra binaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebesar Rp 40 juta, Selasa (13/12).
Turut hadir dalam penyerahan, Kepala Seksi PSDH dan Perhutanan Sosial, Kasmijan, KSS Kemitraan Produktif dan jajaran.
Administratur KPH Mantingan melalui Kepala Seksi PSDH dan PS, Kasmijan menyampaikan harapan semoga bantuan TJSL ini dapat membantu serta membesarkan usaha yang sedang dijalankan para mitra UMKM. “Jangan sampai bantuan ini sia-sia karena tidak dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha tetapi untuk kegiatan lain yang tidak produktif,” ujarnya.
Salah satu penerima bantuan TJSL, Novi menyampaikan terima kasihnya kepada Perhutani karena usaha jamunya mendapatkan bantuan pinjaman modal sebesar Rp 20 juta dengan bunga sangat ringan sekali. “Semoga untuk tahun-tahun ke depan bantuannya bisa lebih besar lagi,” ungkapnya. (Kom-PHT/Mnt/Sgt)















