• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 29 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Rencana IPO BUMN: ASDP Ditunda, Palm Co dan Pupuk Kaltim Didorong Direalisasikan

by redaksi
29 Maret 2023
in Berita, Korporasi
0
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah memutuskan untuk menunda rencana aksi penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) pada tahun ini. Hal itu lantaran belum ada arahan dari Menteri Badan Usaha Milik Rakyat (BUMN) Erick Thohir. Meski begitu, rencana IPO perusahaan pelat merah lainnya seperti Palm CO dan Pupuk Kaltim terus dikebut.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin menuturkan perusahaan pelat merah jasa penyeberangan perairan tersebut tidak akan melanjutkan rencana melantai di Bursa Efek Indonesia. “IPO ditunda, tidak jadi tahun ini,”  tutur Shelvy .

RelatedPosts

Dari Surabaya, uRBan Iftar Fair 2026 Sukses Perkuat Ekosistem UMKM dan Akselerasi Ekonomi Kerakyatan

Arus Balik Lebaran Terkendali, 60 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jawa dari Sumatera

BULOG dan ID FOOD Siapkan 100.000 Paket Sembako Mendukung Acara Bazar Dari Istana Untuk Rakyat di Monas

Hal ini lantaran, ASDP sebagai perusahaan pelat merah belum mendapatkan jatah untuk IPO tahun ini. “Karena sesuai arahan dari Menteri BUMN, tidak termasuk prioritas IPO,” tambah Shelvy.

Salah satu perusahaan pelat merah yang tahun ini dapat jatah untuk melakukan IPO adalah PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) yang telah digelar pada bulan Februari lalu.Lalu akan disusul oleh PT Pertamina Hulu Energy (PHE) yang juga dikabarkan mendapat jatah IPO tahun ini.

Seperti diberitakan Bisnis sebelumnya, Di antara BUMN dan entitas afiliasinya, sejumlah perusahaan yang sudah menyatakan minat dan tengah mempersiapkan diri untuk IPO di antaranya terdapat PT Pertamina Geothermal Energy, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pupuk Kaltim, PT Perkebunan Nusantara III (Persero), hingga PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

Lantaran, ASDP yang sempat merencanakan aksi penawaran umum perdana atau IPO tahun 2022, urung dilakukan. Sembari menunggu IPO, ASDP akan mengejar progres akusisi sejumlah perusahaan penyeberangan.

“Kemarin kami sempat mau berencana tahun ini, tetapi ada beberapa BUMN juga yang memang mau IPO. Pemegang saham punya skala prioritas,jadi kami diminta unutk persiapkan tahun depan,” ujar Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi kepada Bisnis Indonesia beberapa waktu lalu.

Sementara untuk Holding BUMN Perkebunan PTPN III (Persero) menargetkan aksi penggalangan dana publik salah satu subholding-nya, Palm Co, melalui initial public offering (IPO) dapat terealisasi pada kuartal IV/2023. Dana IPO yang dibidik mencapai Rp8 triliun.

Sekretaris Perusahaan PTPN III Bambang Agustian menjelaskan bahwa proses pembentukan Palm Co masih berlangsung. Palm Co nantinya akan menaungi bisnis perkebunan sawit PTPN.

“Rencana dana yang digalang dalam IPO Palm Co yaitu diproyeksikan sebesar Rp6 triliun sampai Rp8 triliun. Saat ini masih dalam proses pembentukan Palm Co dan IPO Palm Co direncanakan dilakukan di kuartal keempat 2023,” kata Bambang kepada Bisnis, Rabu (15/3/2023).

Dia menjelaskan bahwa dana hasil IPO akan dipakai untuk meningkatkan nilai tambah aset perkebunan PTPN. Berdasarkan laporan tahunan PTPN III, luas perkebunan sawit yang dimiliki mencapai 560.078 hektare (ha) per Desember 2021. Sebanyak 463.848 ha di antaranya merupakan tanaman menghasilkan dan 42.023 ha merupakan tanaman belum menghasilkan.

PTPN III juga bakal menggunakan dana IPO untuk optimalisasi peningkatan margin EBITDA, meningkatkan ekuitas perusahaan melalui pertumbuhan profitabilitas, mendorong investasi, dan mengurangi utang.

“Kami juga akan memakai dana IPO untuk meningkatkan aspek ESG dan ketahanan pangan serta energi,” tambah Bambang.

Rencana IPO ini juga didukung dengan prospek bisnis sawit yang masih positif ke depannya. Bambang mengatakan sawit merupakan pemasok lebih dari 30 persen pasokan minyak nabati dunia. Permintaan minyak sawit dan turunannya juga meningkat karena permintaan dari sektor pangan dan energi yang terus tumbuh.

Sementara itu , perusahaan BUMN lainnya yakni PT Pupuk Kalimantan Timur atau Pupuk Kaltim (PKT) menargetkan seluruh proses IPO akan rampung pada semester I/2023. Adapun perseroan menargetkan dana yang akan dihimpun mencapai US$500 juta atau sekitar Rp7,8 triliun.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Achmad Bakir Pasaman mengatakan, sebagian dana IPO yang didapat, nantinya akan dipergunakan untuk pembangunan pabrik pupuk ammonia dan urea di Papua Barat. Adapun Pupuk Indonesia sudah mengeluarkan surat agar Pupuk Kaltim segera merealisasikan proyek tersebut.

Selain dari dana IPO, Bakir mengatakan Pupuk Kaltim bersama Pupuk Indonesia akan mencari alternatif pendanaan paling murah. Bakir tidak menyebut maksud dari pendanaan paling murah, tetapi Bakir menepis kemungkinan dana berasal dari Penanaman Modal Negara (PMN).

“Kalau memang IPO ini dilaksanakan itu kan pendanaannya digunakan untuk mengembangkan investasi,” ujar Bakir Januari lalu.

Adapun proyek pabrik Papua Barat ini menjadi salah satu prioritas Pupuk Indonesia di 2023. Hal ini karena proyek ini sudah masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dalam pemberitaan Bisnis beberapa waktu lalu, Wakil Menteri BUMN I Pahala N Mansury menyampaikan Pupuk Kaltim paling cepat melakukan registrasi untuk IPO ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada kuartal I/2023.

“Untuk PHE sudah mendaftarkan rencana IPO-nya ke OJK pada Desember 2022 ini. Yang lain seperti Palm Co dan PKT maksimal akan mengajukan pendaftaran ke OJK pada kuartal I/2023. Targetnya di semester I/2023 seluruh proses IPO ini sudah selesai,” jelasnya kala itu.

IPO Pupuk Kaltim merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi pupuk nasional. Rencana IPO Pupuk Kaltim dinilai dapat meningkatkan kapasitas produksi, sehingga ketersediaan pupuk bagi terciptanya ketahanan pangan dapat terwujud.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Redaksi dan Manajemen Koranbumn.com Mengucapkan Selamat Hari Jadi Perum Perhutani yang ke-62

Next Post

LPEI Optimistis Bisnis Perusahaan akan Terus Tumbuh

Related Posts

Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Dari Surabaya, uRBan Iftar Fair 2026 Sukses Perkuat Ekosistem UMKM dan Akselerasi Ekonomi Kerakyatan

29 Maret 2026
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah
Berita

Arus Balik Lebaran Terkendali, 60 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jawa dari Sumatera

29 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG dan ID FOOD Siapkan 100.000 Paket Sembako Mendukung Acara Bazar Dari Istana Untuk Rakyat di Monas

29 Maret 2026
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

Tol IKN Difungsionalkan Saat Lebaran 2026, Perkuat Mobilitas Balikpapan–Samarinda–PPU

29 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

28 Maret 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

3.712 Surat Jaminan Diterbitkan, Jasa Raharja Pastikan Kemudahan Penanganan Korban Kecelakaan di Masa Idulfitri 2026

28 Maret 2026
Next Post
Indonesia Eximbank Terbitkan Obligasi dan Sukuk Mudharabah Rp148 M

LPEI Optimistis Bisnis Perusahaan akan Terus Tumbuh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

2 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

International Women’s Day, PLN Perkuat Lingkungan Kerja Inklusif bagi Perempuan

5 hari ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Berawal dari Hobi Memasak dan Traveling, Produk Kriya Bertema Kuliner Nusantara Yummy Craft Terus Berkembang Berkat Pemberdayaan BRI

3 hari ago
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

Len Pamerkan Teknologi “Otak” Kapal Perang untuk Perkuat Pertahanan Indonesia

4 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Dari Surabaya, uRBan Iftar Fair 2026 Sukses Perkuat Ekosistem UMKM dan Akselerasi Ekonomi Kerakyatan

by redaksi
29 Maret 2026
0

Bank Mandiri membukukan hasil positif dari penyelenggaraan uRBan Iftar Fair 2026 di Surabaya sebagai wadah pemberdayaan UMKM binaan, yang tergabung...

Read more
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah

Arus Balik Lebaran Terkendali, 60 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jawa dari Sumatera

29 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG dan ID FOOD Siapkan 100.000 Paket Sembako Mendukung Acara Bazar Dari Istana Untuk Rakyat di Monas

29 Maret 2026
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

Tol IKN Difungsionalkan Saat Lebaran 2026, Perkuat Mobilitas Balikpapan–Samarinda–PPU

29 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

28 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In