• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 22 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Danantara Mulai Mengkaji 18 Proyek Hilirisasi Prioritas senilai Rp618,13 triliun

by redaksi
25 Juli 2025
in Berita, Korporasi
0
Harapan Ekonom Terkait Tata Kelola hingga Calon Bos Danantara
0
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Dirut Bulog, Ahmad Rizal Mengungkapkan Rencana Merger dengan Bapanas

PLN Menggratiskan Biaya Listrik untuk Huntara Korban Banjir Sumatra Selama 6 Bulan

KAI Lakukan Migrasi Sistem untuk Memastikan Keandalan Layanan Menjalang Periode Angkutan Lebaran

Badan Pengelola Investasi Danantara mulai mengkaji dokumen pra studi kelayakan (pra feasibility study/FS) untuk 18 proyek hilirisasi prioritas senilai US$38,63 miliar atau sekitar Rp618,13 triliun.

Adapun, dokumen itu diterima dari kajian awal Satgas Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional yang diketuai oleh Bahlil Lahadalia. Sebanyak 18 proyek prioritas itu mencakup hilirisasi mineral dan batu bara (minerba) hilirisasi pertanian, hilirisasi kelautan dan perikanan, transisi energi, dan ketahanan energi.

CEO Danantara Rosan Roeslani menuturkan, pihaknya terbuka untuk membiayai 18 proyek prioritas itu. Namun, hal itu bakal diputuskan jika proyek yang ditawarkan memenuhi kriteria Danantara, misalnya besaran potensi pembukaan lapangan kerja baru dari proyek.

Dia pun menyebut, setelah mengkaji pra FS, pembiayaan untuk proyek bisa langsung oleh Danantara ataupun dari badan usaha milik negara (BUMN) yang berkaitan dengan proyek.

“Sebetulnya pembiayaannya itu kita terbuka, ya. Jadi bisa dengan dari Danantara, bisa melalui BUMN yang ada, atau bisa juga kerja sama antara BUMN yang ada dengan Danantara investasi,” ujar Rosan dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa (22/7/2025).

Selain itu, Rosan juga menyebut Danantara bisa menggandeng pihak swasta untuk pembiayaan proyek hilirisasi prioritas tersebut. Menurutnya, pihak swasta itu pun bisa berasal dari dalam dan luar negeri.

Apalagi, Rosan menilai saat ini pihaknya membutuhkan kerja sama di bidang teknologi untuk mengeksekusi investasi hilirisasi. Dia berpendapat selama ini pihak yang memiliki kemampuan teknologi mumpuni mayoritas adalah perusahaan luar negeri.

“Karena kami juga ingin memastikan pada saat investasi, teknologi yang kita pakai adalah teknologi yang terbaik. Jadi, mungkin teknologi yang terbaik itu masih dimiliki atau dikuasai oleh pihak asing. Jadi, kita ingin juga teknologi dipergunakan,” jelas Rosan.

Lebih lanjut, Rosan mengatakan bahwa kontribusi investasi di bidang hilirisasi meningkat cukup signifikan.

“Kurang lebih dari investasi yang masuk di kloter kedua atau kalau dalam 1 semester, itu kurang lebih kontribusinya dari Rp950 triliun lebih itu mencapai 30%, itu berdasarkan dari hilirisasi,” katanya.

Pria yang juga menjabat sebagai menteri investasi dan hilirisasi itu pun menyebutkan, selama 4 bulan Danantara diluncurkan, telah mendapatkan pendanaan melalui kerja sama dengan dana kekayaan (sovereign wealth fund) negara lain sebesar US$7 miliar.

“Dari US$7 miliar itu dengan Qatar US$4 miliar, kemudian dengan CIC [China Investment Corporation] US$2 juta dan juga kemudian dengan RDIF [Russian Direct Investment Fund], dan kita sedang ada pembicaraan dengan sovereign wealth fund lainnya untuk bersama-sama untuk berinvestasi terutama di Indonesia,” imbuhnya.

Di samping itu, Danantara juga mendapat pinjaman sebesar US$10 miliar dari 12 bank. Rosan menyebut 12 bank itu berasal dari luar negeri.

“Semuanya bank-bank dari luar negeri semua dan ini adalah menunjukkan bahwa memang dari bank asing pun, dan pinjaman itu diberikan hanya berdasarkan tanpa kita istilahnya memberikan jaminan apapun,” ucap Rosan.

Daftar 18 Proyek Hilirisasi Prioritas

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Satgas Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional Bahlil Lahadalia memerinci kategori dari 18 proyek hilirisasi prioritas senilai investasi sebesar US$38,63 miliar atau sekitar Rp618,13 triliun itu.

Pria yang juga menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu mengatakan, dari 18 proyek tersebut, mayoritas atau sebanyak delapan proyek merupakan sektor hilirisasi mineral dan batu bara (minerba).

Bahlil mengatakan, total investasi untuk proyek hilirisasi minerba sebanyak US$20,1 miliar atau Rp321,8 triliun. Adapun, potensi serapan tenaga kerja dari proyek ini mencapai 104.974 orang.

Lalu, investasi di sektor ketahanan energi sebanyak dua proyek. Nilai investasi dari kedua proyek ini mencapai US$14,5 miliar atau Rp232 triliun dengan potensi serapan tenaga kerja 50.960 orang.

Kemudian, untuk investasi di sektor transisi energi mencapai dua proyek. Adapun, nilai investasi dari kedua proyek itu mencapai US$2,5 miliar atau Rp40 triliun dengan potensi penyerapan tenaga kerja 29.652 orang.

Selanjutnya, untuk hilirisasi kelautan dan perikanan mencapai tiga proyek. Nilai investasi dari ketiga proyek itu mencapai US$1,08 miliar atau Rp17,22 triliun dengan potensi pembukaan lapangan kerja 67.100 orang.

Terakhir, untuk hilirisasi pertanian mencapai tiga proyek dengan nilai investasi US$444,3 juta atau Rp7,11 triliun. Adapun, potensi pembukaan lapangan kerja untuk ketiga proyek itu mencapai 23.950 orang.

Berdasarkan data yang diterima Bisnis, proyek hilirisasi minerba mencakup industri smelter aluminium, industri dimethyl ether (DME), industri aspal buton, industri mangan sulfat, dan industri stainless steel slab.

Lalu, industri turunan tembaga, industri besi baja, dan industri chemical grade alumina.

Sementara untuk proyek hilirisasi pertanian mencakup industri oleoresin, industri oleofood, dan industri kelapa, sedangkan untuk hilirisasi sektor kelautan dan perikanan mencakup proyek industri chlor-alkali, industri fillet tilapia, dan industri carrageenan
(rumput laut).

Adapun, untuk investasi ketahanan energi mencakup proyek industri oil refinery (kilang minyak) dan industri oil storage. Sementara untuk investasi transisi energi mencakup proyek industri modul surya dan industri bioavtur.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Pegadaian Hadirkan Beasiswa untuk Wirausaha Muda Terpilih

Next Post

Kereta Api Lokal Mengantar Harapan: Meningkatkan Mobilitas Masyarakat Aglomerasi di Wilayah KAI Daop 2 Bandung

Related Posts

BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

Dirut Bulog, Ahmad Rizal Mengungkapkan Rencana Merger dengan Bapanas

22 Januari 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

PLN Menggratiskan Biaya Listrik untuk Huntara Korban Banjir Sumatra Selama 6 Bulan

22 Januari 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

KAI Lakukan Migrasi Sistem untuk Memastikan Keandalan Layanan Menjalang Periode Angkutan Lebaran

22 Januari 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Perkuat Budaya Keselamatan Kerja yang Profesional dan Kolaboratif, Jasa Marga Gelar Apel Peringatan Bulan K3 Nasional 2026

22 Januari 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

PosIND Gelar RAPIM Q4 2026, Perkuat Logistik untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

22 Januari 2026
PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan
Berita

PEMA dan PGN Perkuat Sinergi Percepatan Hilirisasi Gas Bumi untuk Bangkitkan Ekonomi Aceh

22 Januari 2026
Next Post
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Kereta Api Lokal Mengantar Harapan: Meningkatkan Mobilitas Masyarakat Aglomerasi di Wilayah KAI Daop 2 Bandung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Salurkan Hibah Teknologi Tepat Guna untuk 100 UMK Program UMK Academy

2 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Pemulihan Operasional Terus Dilakukan, KAI Tetap Utamakan Keselamatan

4 hari ago
Direktur M. Jamil Jadi Salah Satu Panelis pada ADW’s Procurement Talks 20.20

Semen Baturaja Terdampak Larangan Angkutan Batu Bara di Sumsel

2 hari ago
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Bukan Sekadar Seremonial, PTBA Jadikan Bulan K3 Nasional Momentum Bangun Budaya Keselamatan Kerja

2 hari ago
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

Dirut Bulog, Ahmad Rizal Mengungkapkan Rencana Merger dengan Bapanas

by redaksi
22 Januari 2026
0

Perum Bulog akan mengalami transformasi dengan menjadi lembaga pangan mandiri yang langsung berada di bawah Presiden. Hal ini seiring rencana penggabungan...

Read more
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN Menggratiskan Biaya Listrik untuk Huntara Korban Banjir Sumatra Selama 6 Bulan

22 Januari 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

KAI Lakukan Migrasi Sistem untuk Memastikan Keandalan Layanan Menjalang Periode Angkutan Lebaran

22 Januari 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Perkuat Budaya Keselamatan Kerja yang Profesional dan Kolaboratif, Jasa Marga Gelar Apel Peringatan Bulan K3 Nasional 2026

22 Januari 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

PosIND Gelar RAPIM Q4 2026, Perkuat Logistik untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

22 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In