• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 9 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

WIKA Terancam Rugi hingga Rp5,01 triliun Terkait dengan Sengketa Konstruksi Kereta Cepat Whoosh

by redaksi
15 November 2025
in Berita
0
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
0
SHARES
62
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Polemik utang Kereta Cepat Whoosh menjadi risiko guncangan keuangan bagi PT Wijaya Karya Tbk. (WIKA) yang terlibat dalam megaproyek yang menghubungkan Jakarta-Bandung tersebut.

WIKA yang merupakan emiten konstruksi pelat merah tengah menghadapi ancaman rugi jumbo hingga Rp5,01 triliun terkait dengan sengketa konstruksi.

RelatedPosts

Mandiri Institute: Penguatan Lapangan Kerja Berkualitas Kunci Dorong Resiliensi Kelas Menengah

Kembangkan Sumber Daya Manusia, BSN Rangkul Universitas Terbuka

Harwan Muldidarmawan Paparkan Peran Compliance dan Ethics sebagai Kunci Keberlanjutan Organisasi di Universitas Gadjah Mada

Salah satu BUMN Karya tersebut memiliki dua peran dalam proyek Whoosh, yakni sebagai investor di PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dengan porsi 32% saham atau senilai Rp6,1 triliun dan kontraktor lokal utama yang tergabung dalam konsorsium bersama sejumlah kontraktor China.

Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito menjelaskan dalam kapasitasnya sebagai kontraktor, perseroan menangani sekitar 25% pekerjaan konstruksi, termasuk fondasi, timbunan dan galian tanah.

Namun, selama proses pembangunan, WIKA memiliki klaim atas cost overrun senilai Rp5,01 triliun. Klaim yang masuk piutang dalam penyelesaian kontrak (PDPK) itu tengah diajukan kepada PT Kereta Cepat Indonesia (KCIC).

KCIC selaku pengelola kereta cepat Whoosh, merupakan perusahaan patungan antara  China dan PSBI dengan kepemilikan saham mencapai 60%.

“Memang dari segi konstruksi pun kami rugi cukup besar juga. Kalau dispute ini tidak disetujui, tentu kami akan menelan kerugian cukup besar,” ucap Agung, Rabu (12/11/2025).

Adapun proses pengajuan klaim tengah berproses di Singapore International Arbitration Centre (SIAC). Meski demikian, manajemen belum dapat menyimpulkan seberapa besar persentase keberhasilan atas sengketa tersebut.

Di sisi lain, WIKA juga mencatat kerugian operasional dari posisinya sebagai investor PSBI. Hal itu dikarenakan pendapatan tiket kereta cepat belum sesuai proyeksi awal, sehingga eksposur finansial dari proyek ini dinilai cukup besar.

Agung menambahkan bahwa polemik kereta cepat saat ini sedang ditangani oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia, selaku holding BUMN.

Menurutnya, terdapat kemungkinan KCIC akan direstrukturisasi atau kepemilikan pemegang saham PSBI akan diambilalih pemerintah. Jika terealisasi, WIKA diyakini meraih dampak positif dari langkah tersebut.

“Kami sedang menunggu. Tentunya, kalau ini diambil oleh pemerintah akan berdampak positif buat WIKA. Di mana tadi kami sampaikan bahwa eksposur WIKA di kereta cepat sebagai investor kira-kira Rp6,1 triliun, belum lagi terkait dengan dispute konstruksi yang kami masih mengalami kerugian,” ucapnya.

Menilik kinerja keuangan sepanjang Januari-September 2025, WIKA telah menderita rugi bersih Rp3,21 triliun. Kondisi tersebut sangat kontras dibandingkan periode sama tahun lalu yang mampu laba hingga Rp741,43 miliar.

Kisruh utang proyek Kereta Cepat bahkan membuat Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia untuk ikut turun tangan.

Seperti diketahui, Whoosh menelan biaya investasi sekitar US$7,27 miliar atau Rp120,44 triliun. Mayoritas atau sekitar 75% proyek tersebut dibiayai melalui pinjaman dari China Development Bank (CDB), dengan bunga sebesar 2% per tahun. Utang pembangunan Whoosh dilakukan dengan skema bunga tetap (fixed) selama 40 tahun pertama.

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria mengatakan akan berfokus pada aspek operasional Whoosh. Di sisi lain, pemerintah akan bertanggung jawab pada sisi infrastruktur.

“Mana yang porsinya Danantara tentu akan dilakukan oleh Danantara, terutama sekali berkaitan operasional daripada Whoosh dan juga ada porsinya pemerintah yang berkaitan dengan infrastruktur,” kata Dony saat ditemui di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Dony menjelaskan alasan Danantara bertanggung jawab terhadap sisi operasional itu sejalan dengan disampaikan Presiden Prabowo Subianto. Terlebih, dia menyebut Whoosh telah memberikan segudang manfaat untuk masyarakat hingga perekonomian negara.

“Jadi kami bertanggung jawab terhadap operasional daripada Whoosh supaya bagaimana Whoosh lebih optimal lagi memberikan layanan yang lebih baik lagi, dan tentu saja mudah-mudahan ke depannya membawa penumpang lebih banyak lagi,” tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berharap bisa ikut terlibat dalam rencana negosiasi pembayaran utang Kereta Cepat Whoosh antara Indonesia dengan Pemerintah China.

Pemerintah saat ini juga tengah merencanakan untuk mengirim tim negosiasi yang telah ditunjuk untuk mengurus perihal rencana restrukturisasi skema pembayaran utang pembangunan Kereta Cepat Whoosh tersebut ke China.

Purbaya yang merupakan mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini juga berharap dirinya turut serta dilibatkan dalam pembicaraan dengan Pemerintah China dan perusahaan-perusahaan mitra yang tergabung dalam Konsorsium PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC).

“Tapi nanti akan didiskusikan dan mungkin Indonesia akan kirim tim ke China lagi kan, untuk diskusi seperti apa nanti pembayaran [utang Whoosh] persisnya. Kalau itu saya diajak biar saya tahu diskusinya seperti apa nanti,” ucap Purbaya, Senin (10/11/2025).

Dirinya juga angkat bicara mengenai rencana yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto untuk menggunakan dana sitaan dari para koruptor dalam rangka pembayaran utang Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh.

Purbaya menjelaskan, pemerintah saat ini masih berdiskusi lebih lanjut mengenai rencana penggunaan harta pengembalian atas hasil tindak pidana korupsi tersebut. Saat ini, rencana tersebut menurutnya masih baru dalam bentuk garis besar semata

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Pemberitahuan Pelaksanaan Operasional dan Perubahan serta Penyesuaian Sehubungan dengan Pengalihan Hak dan Kewajiban Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kepada PT Bank Syariah Nasional (BSN) dalam Rangka Pemisahan

Next Post

AirNav Indonesia Siap Layani Kenaikan Penerbangan Nataru 2025/2026

Related Posts

Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Mandiri Institute: Penguatan Lapangan Kerja Berkualitas Kunci Dorong Resiliensi Kelas Menengah

9 April 2026
Berita

Kembangkan Sumber Daya Manusia, BSN Rangkul Universitas Terbuka

9 April 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

Harwan Muldidarmawan Paparkan Peran Compliance dan Ethics sebagai Kunci Keberlanjutan Organisasi di Universitas Gadjah Mada

9 April 2026
ITDC Sedang Memproduksi Film “Akad”
Berita

GT World Challenge Asia 2026 Kembali ke Mandalika, Sajikan Duel Kecepatan dan Atraksi Budaya Imersif

9 April 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Dirut BTN Nixon LP Napitupulu Memastikan Ekspansi ke Bisnis Asuransi Batal Dilaksanakan

9 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera
Berita

BP BUMN Mempercepat Konsolidasi 15 BUMN Sektor Logistik menjadi Satu Badan Usaha

9 April 2026
Next Post
Airnav Terus Pantau Perkembangan Dampak Erupsi Gunung Merapi

AirNav Indonesia Siap Layani Kenaikan Penerbangan Nataru 2025/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

PTBA Cetak Pertumbuhan Operasional, Produksi dan Penjualan Meningkat di Tengah Dinamika Harga Global 2025

4 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Sinergi KAI, Kementerian PKP, dan Danantara Berlanjut ke Bandung: Kawasan Kiaracondong Bakal Disulap Jadi Hunian Vertikal TOD bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

3 hari ago
ID FOOD Siap Dukung Penguatan Pertanian Wilayah Indonesia Timur

ID Food Berencana Divestasi 3 Pabrik Gula akan Dikelola Sinergi Gula Nusantara

7 hari ago
Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG

IFG Perkuat Komitmen Transformasi dan Konsolidasi Asuransi di Tengah Tekanan Global

3 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Mandiri Institute: Penguatan Lapangan Kerja Berkualitas Kunci Dorong Resiliensi Kelas Menengah

by redaksi
9 April 2026
0

Resiliensi ekonomi Indonesia di tengah dinamika global terus terjaga baik ditopang oleh solidnya konsumsi rumah tangga yang berkontribusi sebesar 54%...

Read more

Kembangkan Sumber Daya Manusia, BSN Rangkul Universitas Terbuka

9 April 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Harwan Muldidarmawan Paparkan Peran Compliance dan Ethics sebagai Kunci Keberlanjutan Organisasi di Universitas Gadjah Mada

9 April 2026
ITDC Sedang Memproduksi Film “Akad”

GT World Challenge Asia 2026 Kembali ke Mandalika, Sajikan Duel Kecepatan dan Atraksi Budaya Imersif

9 April 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Dirut BTN Nixon LP Napitupulu Memastikan Ekspansi ke Bisnis Asuransi Batal Dilaksanakan

9 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In