• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 11 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Krakatau Steel Siap Penuhi Lonjakan Permintaan Menuju Indonesia Emas 2045

by redaksi
10 Januari 2026
in Berita, Korporasi
0
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menyambut proyeksi lonjakan konsumsi baja nasional yang akan didorong oleh implementasi Proyek Strategis Nasional (PSN) periode 2025–2029. Dengan kata lain, PSN dipandang sebagai katalis terkuat bagi kebangkitan industri baja. Proyeksi tersebut disampaikan oleh Pengamat Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji, berdasarkan kajian material flow terhadap struktur PSN terbaru.

Widodo menegaskan bahwa PSN bukan hanya program pembangunan fisik, tetapi fondasi percepatan industrialisasi yang akan menempatkan baja sebagai komponen paling strategis dalam pembangunan ekonomi Indonesia.

RelatedPosts

IDM Catat 285 Ribu Wisatawan Berkunjung ke Taman Wisata Candi Selama Masa Libur Nataru

PTDI Tuntaskan Program Restorasi CN235-100M TNI AU, Bantu Perkuat Kesiapan Operasional Alutsista

BULOG Kawal Keberhasilan Swasembada Pangan dan Pecahkan Rekor Penyerapan Gabah

“PSN 2025–2029 tidak sekadar membangun proyek publik, tetapi membuka struktur permintaan baja baru yang berasal dari tumbuhnya kawasan industri, logistik, manufaktur, dan hilirisasi. Ketika infrastruktur publik terhubung dengan kawasan industri, multiplier konsumsi baja akan bergerak bertahap menuju level negara industri,” ujar Widodo Setiadharmaji.

PSN Sebagai Fondasi Pertumbuhan Permintaan Baja Nasional

Kenaikan konsumsi baja nasional dari 15,1 juta ton (2018) menjadi 17,6 juta ton (2023) menunjukkan tren pertumbuhan jangka panjang yang stabil. Dengan proyeksi mencapai 19,6 juta ton pada 2025, kebutuhan baja yang terus meningkat ini akan diperkuat oleh PSN 2025–2029 yang mencakup tujuh kelompok strategis di antaranya sektor pangan, air, energi, hilirisasi, transformasi digital, pembangunan manusia, kawasan industri, dan konektivitas.

Dari seluruh PSN, kebutuhan baja terbesar berasal dari pembangunan kawasan industri & KEK (12,4 juta ton) serta proyek konektivitas—jalan, rel, pelabuhan, bandara, dan utilitas kawasan (8,9 juta ton). Kedua kategori ini merupakan fondasi ekspansi sektor manufaktur dan logistik nasional.

PSN berfungsi sebagai public investment trigger, yakni investasi publik yang memicu peningkatan investasi swasta dalam skala besar. Multiplier effect ini akan mendorong permintaan baja dalam berbagai sektor seperti perumahan modern, pabrik, pusat logistik, data center, dan industri berat.

Indonesia Menuju Konsumsi Baja 100 Juta Ton

Kajian Widodo Setiadharmaji memproyeksikan bahwa konsumsi baja Indonesia akan tumbuh bertahap sebagai berikut ini:

2026–2029: naik dari 23 juta ton menjadi 32 juta ton

2030–2034: rata-rata 36 juta ton per tahun

2035–2039: rata-rata 59,5 juta ton per tahun

2040–2045: berpotensi menembus 100 juta ton per tahun

Menyikapi hal tersebut, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (IDX: KRAS) sebagai BUMN strategis dan produsen baja terintegrasi menegaskan kesiapan penuh dalam mendukung pelaksanaan PSN tersebut. Dengan proyeksi tersebut, Krakatau Steel menyatakan komitmennya sebagai tulang punggung pemenuhan baja nasional.

“PSN 2025–2029 merupakan momentum untuk memperkuat daya saing industri baja Indonesia dan memastikan kedaulatan industri dalam negeri. Kami siap bertransformasi dan memperluas kapasitas agar Indonesia tidak lagi bergantung pada baja impor,” ujar Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Krakatau Steel memandang tren ini sebagai peluang strategis untuk memperkuat kapasitas produksi nasional dan untuk menekan impor. Melalui proyeksi tersebut, Krakatau Steel memastikan kebutuhan baja PSN, hilirisasi, dan ekspansi kawasan industri dapat dipenuhi melalui standar kualitas tinggi dan kemampuan produksi yang terintegrasi.

Mewujudkan Kemandirian Industri Baja Nasional

Agenda pembangunan nasional tertuang dalam Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Hal ini meliputi penguatan industrialisasi, efisiensi logistik, dan integrasi kawasan sebagai prioritas utama untuk memperkuat fondasi ekonomi Indonesia.

Dalam kerangka ini, industri baja memiliki peran penting sebagai material dasar bagi seluruh rantai pembangunan, mulai dari infrastruktur, industri manufaktur, energi, hingga hilirisasi mineral. Konektivitas yang semakin baik dan kawasan industri yang semakin terintegrasi akan menciptakan permintaan baja yang lebih besar dan lebih stabil, sekaligus membuka ruang bagi Indonesia untuk memperkuat kemandirian industri.

Sejalan dengan arah tersebut, Krakatau Steel berperan sebagai aktor strategis dalam memastikan ketersediaan baja nasional yang berkualitas tinggi untuk seluruh kebutuhan pembangunan. Dengan transformasi yang saat ini tengah dijalankan, Krakatau Steel berada pada posisi yang tepat untuk mendukung implementasi Asta Cita, mulai dari penyediaan baja bagi PSN hingga peningkatan kapasitas pasokan untuk sektor hilirisasi dan manufaktur.

Di tengah agenda besar pembangunan menuju Indonesia Emas 2045, Krakatau Steel akan terus memperkuat kontribusinya sebagai tulang punggung kedaulatan industri dan katalis bagi percepatan pertumbuhan ekonomi berbasis industri. Hal ini sejalan dengan ASTA CITA Presiden Prabowo Subianto demi kemakmuran rakyat Indonesia. Dan keberhasilan tersebut tak lepas dengan dukungan Danantara ke depannya.

Sumber Krakatau Steel

Previous Post

Danantara Telah Menerbitkan Surat Utang senilai total Rp11,38 triliun

Next Post

WORSKHOP BUMN DAN ANAK USAHA BUMN 13 FEBRUARI 2026 : APAKAH KERUGIAN BUMN BUKAN LAGI KERUGIAN NEGARA?

Related Posts

IDM Catat 285 Ribu Wisatawan Berkunjung ke Taman Wisata Candi Selama Masa Libur Nataru
Berita

IDM Catat 285 Ribu Wisatawan Berkunjung ke Taman Wisata Candi Selama Masa Libur Nataru

11 Januari 2026
PTDI Tuntaskan Program Restorasi CN235-100M TNI AU, Bantu Perkuat Kesiapan Operasional Alutsista
Berita

PTDI Tuntaskan Program Restorasi CN235-100M TNI AU, Bantu Perkuat Kesiapan Operasional Alutsista

11 Januari 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Kawal Keberhasilan Swasembada Pangan dan Pecahkan Rekor Penyerapan Gabah

11 Januari 2026
PNM Telah Berikan Keringanan kepada 109.733 Debitur Terdampak Corona
Berita

374.839 Pohon Ditanam PNM, Jejak Nyata Hijaukan Negeri di Hari Gerakan Satu Juta Pohon

11 Januari 2026
Layanan Plastic & Surgery Berkelas Dunia Hadir di The Sanur, InJourney Hospitality Perkuat Health & Wellness Destination Indonesia
Berita

Layanan Plastic & Surgery Berkelas Dunia Hadir di The Sanur, InJourney Hospitality Perkuat Health & Wellness Destination Indonesia

11 Januari 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru, Dukung Program Pemerintah Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah

11 Januari 2026
Next Post

WORSKHOP BUMN DAN ANAK USAHA BUMN 13 FEBRUARI 2026 : APAKAH KERUGIAN BUMN BUKAN LAGI KERUGIAN NEGARA?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Merger BUMN Pelabuhan, Pelindo II Jadi Surviving Entity

Dirut Pelindo, Arif Suhartono Ungkap Transformasi Pelabuhan untuk Pangkas Port Stay

24 jam ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

BNI Mengumumkan Pengalihan Saham Seri B Milik Danantara kepada BP BUMN

2 hari ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia Meminta Waktu Sekitar 1 bulan Mematangkan Detail Proyek Gasifikasi Batu Bara menjadi DME

2 hari ago

BSI Gerak Cepat Pulihkan 145 Outlet di Aceh, Fasilitasi Penukaran Uang Rusak Milik Korban Banjir

2 hari ago
IDM Catat 285 Ribu Wisatawan Berkunjung ke Taman Wisata Candi Selama Masa Libur Nataru
Berita

IDM Catat 285 Ribu Wisatawan Berkunjung ke Taman Wisata Candi Selama Masa Libur Nataru

by redaksi
11 Januari 2026
0

Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 menghadirkan lonjakan jumlah wisatawan dibanding hari biasa. InJourney Destination Management (IDM) mencatat total...

Read more
PTDI Tuntaskan Program Restorasi CN235-100M TNI AU, Bantu Perkuat Kesiapan Operasional Alutsista

PTDI Tuntaskan Program Restorasi CN235-100M TNI AU, Bantu Perkuat Kesiapan Operasional Alutsista

11 Januari 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Kawal Keberhasilan Swasembada Pangan dan Pecahkan Rekor Penyerapan Gabah

11 Januari 2026
PNM Telah Berikan Keringanan kepada 109.733 Debitur Terdampak Corona

374.839 Pohon Ditanam PNM, Jejak Nyata Hijaukan Negeri di Hari Gerakan Satu Juta Pohon

11 Januari 2026
Layanan Plastic & Surgery Berkelas Dunia Hadir di The Sanur, InJourney Hospitality Perkuat Health & Wellness Destination Indonesia

Layanan Plastic & Surgery Berkelas Dunia Hadir di The Sanur, InJourney Hospitality Perkuat Health & Wellness Destination Indonesia

11 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In