Indonesia Re melalui Indonesia Re Institute terus berkomitmen memperkuat ketahanan industri perasuransian melalui penguatan pengetahuan, riset, dan kolaborasi strategis.
Indonesia Re Institute melalui iLearn Program kembali menggelar iLearn Thematic Webinar pada Rabu, 21 Januari 2026. Webinar yang bertajuk ‘Managing NatCat Exposure: Risk Modelling and Insurance Solutions for a Resilient Future’ ini diselenggarakan dengan mengundang para pakar dan profesional di bidang kebencanaan, di antaranya adalah Dr. Muhammad Rais Abdillah, S.Si., M.Sc. – Kepala Program Studi Sarjana Meteorologi, ITB; dan Prof. Dr. Syamsidik, S.T., M.Sc. – Direktur Tsunami and Disaster Mitigation Research Center, Universitas Syiah Kuala. Bertindak sebagai Moderator adalah Fiza Wira Atmaja, Head of Industry Research Department, Indonesia Re. Hadir pula memberikan sambutan pada kesempatan ini Beatrix Santi Anugrah – Direktur Pengembangan dan Teknologi Informasi, Indonesia Re,
Webinar perdana iLearn Program di tahun 2026 ini mendapatkan sambutan hangat dari para audiens, di mana hal ini terlihat dari jumlah pendaftar webinar yang melebihi 1.400 orang dan jumlah pertanyaan pada sesi Q&A yang melebihi 70 pertanyaan.
Webinar ini secara mendalam menegaskan bahwa pengelolaan risiko bencana membutuhkan pendekatan kolaboratif yang mengintegrasikan data, teknologi, kebijakan, dan solusi pembiayaan risiko yang inovatif.
Pada akhirnya, melalui webinar ini, diharapkan industri perasuransian dapat memperkuat perannya dalam mitigasi risiko bencana, mempersempit protection gap, serta membangun ketahanan bencana nasional yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
Sumber IG IndonesiaRe















