• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 3 Februari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

ANTAM, IBC, dan Huayou Perkuat Ekosistem Baterai Terintegrasi Nasional melalui Kolaborasi Strategis Global

by redaksi
2 Februari 2026
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

– PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC), bersama mitra strategis global Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd. menegaskan komitmen bersama dalam mempercepat pengembangan ekosistem baterai terintegrasi di Indonesia melalui penandatanganan Framework Agreement (FA) sebagai kerangka kerja awal percepatan Program Hilirisasi Nikel dan investasi ekosistem baterai terintegrasi.

 

RelatedPosts

KAI Angkut 983.036 Ton Barang Non Batu Bara Selama Januari 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional

Dorong Keselamatan Berkendara di Area Tambang, PTBA Sukses Gelar Kompetisi Safety Driving

Infrastruktur Terintegrasi Pertamina di Indramayu Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Wilayah Jawa Barat Hingga Jakarta

Kolaborasi strategis ini melibatkan HYD Investment Limited, sebuah konsorsium dari Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd. dan EVE Energy Co., Ltd., serta PT Daaz Bara Lestari Tbk, sebagai bagian dari upaya membangun rantai pasok baterai terintegrasi dari hulu hingga hilir di Indonesia, mulai dari pengelolaan sumber daya nikel, pengolahan dan pemurnian, hingga produksi baterai.

 

Direktur Utama IBC, Aditya Farhan Arif, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan Indonesia sebagai pemain utama dalam industri baterai terintegrasi global.

 

“IBC dibentuk untuk memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi menjadi pusat industri baterai terintegrasi yang berdaya saing global dan berkelanjutan. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen kuat seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem industri nasional bernilai tambah tinggi,” ujar Aditya.

 

Dari sisi hulu, ANTAM menegaskan perannya sebagai penyedia bahan baku strategis yang dikelola secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Direktur Utama ANTAM, Untung Budiharto, menekankan bahwa kerja sama ini sejalan dengan mandat ANTAM dalam memperkuat hilirisasi mineral nasional.

 

“ANTAM memandang kolaborasi ini sebagai bagian dari transformasi strategis untuk memastikan sumber daya mineral Indonesia memberikan nilai tambah maksimal di dalam negeri. Melalui sinergi dengan IBC dan mitra global seperti Huayou, kami berkomitmen mendukung pengembangan ekosistem baterai terintegrasi yang berkelanjutan, berdaya saing, dan sejalan dengan kepentingan strategis nasional,” ujar Untung.

 

Sementara itu, Presiden Direktur Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd., Chen Xuehua, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis dalam rantai pasok global baterai terintegrasi, baik dari sisi sumber daya maupun visi kebijakan industrialisasi.

 

“Huayou melihat Indonesia sebagai mitra strategis jangka panjang dalam pengembangan industri baterai global. Melalui kerja sama ini, kami berkomitmen menghadirkan teknologi, pengalaman industri, serta praktik keberlanjutan global untuk mendukung pengembangan ekosistem baterai terintegrasi di Indonesia,” ujar Chairman Huayou.

 

Sebagai entitas yang ditugaskan pemerintah untuk mengembangkan industri baterai nasional, IBC berperan sebagai penghubung dan orkestrator sinergi antara industri dalam negeri dan mitra global, termasuk dalam aspek teknologi, serta tata kelola proyek. Kolaborasi ini juga membuka peluang alih teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia nasional.

 

Ekosistem baterai terintegrasi yang direncanakan mencakup pengembangan fasilitas baterai yang akan didetailkan lebih lanjut pada studi kelayakan dengan potensi target kapasitas hingga 20 GWh dan nilai investasi ekosistem baterai terintegrasi ini mencapai 5-6 miliar dolar AS. Proyek ini diproyeksikan menciptakan ribuan lapangan kerja, memperkuat struktur industri nasional, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan agenda transisi energi Indonesia.

 

Framework Agreement ini menjadi dasar bagi penyusunan studi kelayakan bersama dan perjanjian definitif yang akan dilaksanakan secara bertahap. ANTAM, IBC, dan Huayou berkomitmen memastikan seluruh tahapan pengembangan proyek dijalankan sesuai prinsip tata kelola yang baik, keberlanjutan, dan kepentingan strategis nasional.

Previous Post

Hilirisasi Petrokimia Diperkuat, Polytama Andalkan Bahan Baku Kilang Pertamina

Next Post

PINDAD Laksanakan Rapat Kerja 2026, Wujudkan Pindad yang Kuat, Kompetitif dan Berkelanjutan

Related Posts

Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

KAI Angkut 983.036 Ton Barang Non Batu Bara Selama Januari 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional

2 Februari 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Dorong Keselamatan Berkendara di Area Tambang, PTBA Sukses Gelar Kompetisi Safety Driving

2 Februari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Infrastruktur Terintegrasi Pertamina di Indramayu Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Wilayah Jawa Barat Hingga Jakarta

2 Februari 2026
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Awali Tahun 2026, Len Industri Tingkatkan Penguatan Eksekusi, Budaya Kerja dan Kolaborasi

2 Februari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

CEO Danantara, Rosan Roeslani Pastikan Belum Ada Pembicaraan Resmi Terkait Perombakan Direksi Bank BUMN

2 Februari 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Perkuat Integrasi Transportasi Pusat Kota Melalui Pembangunan Stasiun Bawah Tanah Glodok-Kota MRT Jakarta

2 Februari 2026
Next Post
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan

PINDAD Laksanakan Rapat Kerja 2026, Wujudkan Pindad yang Kuat, Kompetitif dan Berkelanjutan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Petrokimia Gresik Edukasi Masyarakat Terkait Penyebaran Virus Corona

Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat 40 ribu ton, Perkuat Pasokan Bahan Baku NPK Nasional

4 hari ago
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Bukti Pembinaan Usia Dini Berbuah Prestasi, Tim Basket Binaan PTBA Raih Juara Galaxy Stars Rising Cup 2025

5 hari ago
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Dukung Pariwisata Halal Dunia, BSI Tebar Promo Menarik di Garuda Umrah Travel Fair (GUTF) 2026

6 hari ago
12 Putra-putri Papua Ikuti Program Induksi Perekrutan Pupuk Indonesia

Pupuk Indonesia Perluas Kerjasama Global dengan Aljazair, Wamentan Sudaryono Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan

7 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

KAI Angkut 983.036 Ton Barang Non Batu Bara Selama Januari 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional

by redaksi
2 Februari 2026
0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja positif angkutan barang pada Januari 2026. Sepanjang periode tersebut, KAI mengangkut sebanyak 983.036...

Read more
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Dorong Keselamatan Berkendara di Area Tambang, PTBA Sukses Gelar Kompetisi Safety Driving

2 Februari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Infrastruktur Terintegrasi Pertamina di Indramayu Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Wilayah Jawa Barat Hingga Jakarta

2 Februari 2026
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

Awali Tahun 2026, Len Industri Tingkatkan Penguatan Eksekusi, Budaya Kerja dan Kolaborasi

2 Februari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara, Rosan Roeslani Pastikan Belum Ada Pembicaraan Resmi Terkait Perombakan Direksi Bank BUMN

2 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In