Dari sisi pendanaan, Bank Mandiri berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp2.105.764 miliar pada Desember 2025, tumbuh 23,9% secara tahunan.
Namun demikian, rasio dana murah atau CASA Ratio bank only tercatat sebesar 70,8%, turun dibandingkan 80,3% pada Desember 2024, seiring dengan dinamika struktur pendanaan dan kondisi pasar.
Kualitas aset Bank Mandiri tetap terjaga di tengah ekspansi kredit. Rasio kredit bermasalah (NPL gross) berada di level 0,96% pada Desember 2025, membaik dibandingkan 0,97% pada Desember 2024.
Sementara itu, NPL Coverage Ratio bank only tercatat sebesar 253%, mencerminkan tingkat pencadangan yang masih memadai untuk mengantisipasi potensi risiko kredit.
Dari sisi profitabilitas, net interest margin (NIM) bank only BMRI berada pada level 4,89% pada Desember 2025, relatif stabil dibandingkan periode sebelumnya meski lebih rendah dibandingkan posisi Desember 2024.
Efisiensi operasional menunjukkan perbaikan, tercermin dari rasio BOPO bank only yang turun menjadi 60,3% dari 63,5% pada September 2025. Namun meningkat dari Desember 2024 yakni 56,5%.
Adapun tingkat pengembalian kepada pemegang saham atau Return on Equity (ROE) BMRI tercatat sebesar 23,2%, meningkat dibandingkan 21,2% pada September 2025, Adapun pada Desember 2024 yakni 24,2%. Dari sisi permodalan, Capital Adequacy Ratio (CAR) berada di level 20,4%.
Sumber Bisnis, edit koranbumn














