• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 11 Februari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Danantara Investasikan Rp20 triliun untuk Mengembangkan Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi

by redaksi
11 Februari 2026
in Berita
0
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menggelontorkan dana hingga Rp20 triliun untuk mengembangkan proyek peternakan ayam terintegrasi, guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Danantara telah melakukan groundbreaking fase I di enam lokasi pada Jumat (6/2/2026). Pelaksanaan ini mundur dari jadwal awal yang semula direncanakan pada 28 Januari 2026.

RelatedPosts

Asuransi Jasindo Dorong Mahasiswa Universitas Padjadjaran Sadar Manajemen Risiko

Sambut Chinese New Year 2026 dengan Ragam Perayaan Istimewa Bersama InJourney Hospitality

WIKA Beton Bukukan Kontrak Baru senilai Rp4 triliun Sepanjang Tahun 2025

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Suganda mengatakan bahwa hilirisasi ayam bukan hanya untuk meningkatkan produksi, melainkan membangun ekosistem perunggasan nasional yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Hilirisasi ayam terintegrasi ini merupakan inisiatif langsung Bapak Menteri Pertanian [Andi Amran Sulaiman] sebagai langkah strategis negara untuk memastikan swasembada protein berjalan berkelanjutan, merata, dan berpihak pada peternak rakyat,” kata Agung dalam keterangan tertulis, dikutip pada Minggu (8/2/2026).

Disebutkan, proyek bernilai jumbo tersebut ditujukan untuk memperkuat swasembada protein nasional sekaligus mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Terlebih, kebutuhan tambahan untuk MBG diperkirakan mencapai 1,1 juta ton daging ayam dan 774.000 ton telur per tahun.

Adapun, proyek ini mencakup pembangunan ekosistem perunggasan terintegrasi dari hulu hingga hilir, mulai dari pembibitan, pakan, kesehatan hewan, pengolahan, hingga logistik dan pemasaran.

Selain investasi yang dikucurkan Danantara senilai Rp20 triliun, pemerintah juga membuka akses kredit usaha rakyat (KUR) hingga Rp50 triliun bagi peternak dan koperasi, termasuk melalui skema Koperasi Desa (KopDes) Merah Putih.

Agung menyebut ekosistem yang dibangun mencakup penguatan pembibitan ayam dari hulu, yakni Grand Parent Stock (GPS), Parent Stock (PS), dan Final Stock (FS).

Selanjutnya, pengembangan pakan berbasis bahan baku dalam negeri, peningkatan kesehatan hewan, pembangunan rumah potong hewan unggas (RPHU), gudang rantai dingin (cold chain), pengolahan daging dan telur, serta logistik dan pemasaran.

Sementara itu, Direktur Utama ID Food Gimoyo menjelaskan BUMN Pangan nantinya akan menyerap hasil produksi peternak rakyat dan menjaga harga di pasar stabil.

Pada tahap awal, pengembangan dilakukan di enam lokasi, yakni Malang (Jawa Timur), Bone (Sulawesi Selatan), Gorontalo Utara, Paser (Kalimantan Timur), Sumbawa (NTB), dan Lampung Selatan, sebelum diperluas ke total 30 titik nasional.

Sementara itu, CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menuturkan Danantara saat ini mendukung enam proyek hilirisasi strategis dengan nilai investasi sekitar US$7 miliar yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Proyek hilirisasi selalu menjadi prioritas Bapak Presiden. Karena itu percepatan terus dilakukan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh ekonomi masyarakat,” ujar Rosan.

Ke depan, pemerintah memproyeksikan tambahan produksi sebesar 1,5 juta ton daging ayam dan 1 juta ton telur per tahun melalui proyek ini. Hilirisasi ayam terintegrasi juga diperkirakan menciptakan sekitar 1,46 juta lapangan kerja baru serta meningkatkan pendapatan bruto peternak hingga Rp81,5 triliun per tahun.

Selain itu, pasokan protein tersebut diharapkan menopang kebutuhan sekitar 82,9 juta penerima manfaat MBG, sekaligus berkontribusi menurunkan angka stunting dan kemiskinan.

Di samping itu, hilirisasi ayam terintegrasi ini juga menjadi pondasi jangka panjang penguatan ketahanan pangan, peningkatan kesejahteraan peternak, dan pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang sehat dan unggul.

Pandangan Masyarakat soal MBG

Survei Indikator Politik Indonesia mengungkapkan 72,8% masyarakat mengaku puas dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Laporan survei Indikator yang dilakukan secara tatap muka kepada 1.220 orang pada periode 15–21 Januari 2026 menunjukkan bahwa sebanyak 12,2% responden mengaku sangat puas dan 60,6% cukup puas. Sementara itu, 19,9% menyatakan kurang puas, 4,5% tidak puas sama sekali, dan 2,8% tidak menjawab.

Survei dengan metode multistage random sampling tersebut menunjukkan bahwa program yang telah dimulai sejak Januari 2025 lalu itu, telah diterima cukup luas oleh publik. Meski demikian, masih terdapat sekitar seperempat responden yang menyuarakan ketidakpuasan.

Dari sisi gender, tingkat kepuasan relatif seimbang. Perempuan sedikit lebih tinggi dengan 73,3% menyatakan puas, dibanding laki-laki sebesar 72,3%.

Berdasarkan kelompok generasi, Gen Z menjadi kelompok paling puas dengan tingkat kepuasan mencapai 80,7%. Disusul milenial 72% dan Gen X sebesar 70%. Kelompok baby boomers mencatat tingkat kepuasan paling rendah di antara generasi, meski tetap mayoritas, yakni 67,3%.

Dilihat dari latar etnis, responden Bugis (80,3%), Melayu (77,7%), dan Jawa (74,5%) menunjukkan tingkat kepuasan tinggi. Sebaliknya, etnis Batak (60,3%) dan Madura (59,5%) mencatat kepuasan relatif lebih rendah dibanding kelompok lain.

Menurut latar pendidikan, lulusan SD ke bawah justru mencatat tingkat kepuasan tertinggi sebesar 75%. Lulusan SLTP dan SLTA juga menunjukkan kepuasan di kisaran 74%. Sementara responden berpendidikan perguruan tinggi memiliki tingkat kepuasan lebih rendah, yakni 62,9%.

Dari sisi pekerjaan, buruh kasar, sopir, dan pekerja sektor keamanan termasuk yang paling puas (75,7%), disusul petani dan nelayan (73,1%). Sebaliknya, karyawan swasta mencatat kepuasan paling rendah, hanya 57,1%.

Berdasarkan tingkat penghasilan, responden berpendapatan Rp1–2 juta per bulan menunjukkan kepuasan tertinggi (77,8%). Kelompok berpendapatan di bawah Rp1 juta justru paling rendah tingkat kepuasannya, yakni 58,3%.

Secara geografis, warga desa lebih puas (74,8%) dibanding warga kota (70,7%). Wilayah dengan tingkat kepuasan tertinggi tercatat di Kalimantan (80,9%) dan Bali-Nusa Tenggara (79,3%). Jawa Barat juga tinggi dengan 77,8%. Sebaliknya, Jakarta menjadi wilayah dengan tingkat kepuasan terendah, hanya 52,4%, dengan tingkat ketidakpuasan hampir seimbang.

Lebih lanjut, mayoritas atau 60% warga lebih setuju program MBG diberikan kepada seluruh anak di Indonesia.

Namun di balik tingginya tingkat kepuasan, laporan tersebut menyoroti persoalan kepercayaan publik terhadap tata kelola program. Indikator menemukan mayoritas responden belum yakin Program Makan Bergizi Gratis sepenuhnya bebas dari praktik korupsi.

Hanya 33,8% responden yang menyatakan sangat percaya atau percaya bahwa program tersebut tidak dikorupsi. Sebaliknya, 61,7% mengaku kurang percaya atau tidak percaya sama sekali, sementara 4,6% tidak menjawab.

Tingkat kepercayaan ini relatif merata antara laki-laki dan perempuan. Namun secara generasi terlihat jurang persepsi, Gen Z menjadi kelompok paling percaya dengan 39,5% menyatakan yakin program tidak dikorupsi. Sebaliknya, generasi milenial dan Gen X didominasi sikap skeptis, dengan lebih dari separuh menyatakan kurang atau tidak percaya.

Dilihat dari latar etnis, responden Bugis (42,1%) dan Jawa (30,7%) termasuk yang relatif lebih percaya, sementara etnis Madura dan Betawi menunjukkan tingkat ketidakpercayaan yang lebih tinggi, masing-masing di atas 65%.

Menurut tingkat pendidikan, semakin tinggi pendidikan, kecenderungan skeptisisme makin besar. Responden lulusan perguruan tinggi hanya 24,2% yang percaya program tidak dikorupsi, sedangkan 74,7% menyatakan kurang atau tidak percaya.

Dari sisi pekerjaan, petani, peternak, dan nelayan menjadi kelompok paling percaya (44,1%). Sebaliknya, pekerja formal seperti pegawai negeri/BUMN dan karyawan swasta didominasi ketidakpercayaan, dengan angka di atas 60%.

Berdasarkan pendapatan, kelompok berpenghasilan di atas Rp4 juta per bulan mencatat tingkat kepercayaan terendah, hanya sekitar seperempat yang yakin program bersih dari korupsi. Kelompok berpendapatan Rp1–2 juta sedikit lebih percaya, namun tetap didominasi sikap ragu.

Kesenjangan kepercayaan juga tampak secara geografis. Warga desa lebih percaya (38,9%) dibanding warga kota (28,6%). Wilayah dengan tingkat kepercayaan tertinggi tercatat di Bali–Nusa Tenggara (50%) dan Kalimantan (39,1%). Sebaliknya, Jawa Barat dan Sumatera menunjukkan tingkat ketidakpercayaan paling tinggi, dengan lebih dari dua pertiga responden menyatakan ragu atau tidak percaya.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Moody’s Menurunkan Outlook Kredit BUMN yang Memiliki Keterkaitan Erat dengan Pemerintah

Next Post

KAI Menargetkan 11 rangkaian Kereta Baru dari INKA Beroperasi Sebelum Juli 2026

Related Posts

Menteri Erick Thohir Rombak Direksi dan Dewan Komisaris Asuransi Jasa Indonesia
Berita

Asuransi Jasindo Dorong Mahasiswa Universitas Padjadjaran Sadar Manajemen Risiko

11 Februari 2026
Aksi Nyata InJourney Hospitality, Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SDN Tenjolaut Sukabumi
Berita

Sambut Chinese New Year 2026 dengan Ragam Perayaan Istimewa Bersama InJourney Hospitality

11 Februari 2026
Butuh Tambah Belanja Modal, Wijaya Karya Beton  Lepas Saham Treasury
Anak Perusahaan

WIKA Beton Bukukan Kontrak Baru senilai Rp4 triliun Sepanjang Tahun 2025

11 Februari 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

Konsolidasi Industri Maritim Diperkuat, PAL Indonesia Gandeng Krakatau Steel dan BKI

11 Februari 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
Berita

Bio Farma Gelar “Mudik Aman Berbagi Harapan 2026”: Sediakan 11 Bus Gratis ke Kuningan, Wonogiri, Yogyakarta, dan Surabaya

11 Februari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Debut INACRAFT 2026, UMKM Binaan Pertamina Bukukan Transaksi Rp10,4 Miliar

11 Februari 2026
Next Post
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

KAI Menargetkan 11 rangkaian Kereta Baru dari INKA Beroperasi Sebelum Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Strategi IBC Penuhi Permintaan Kendaraan Listrik Tumbuh 4 Kali Lipat pada 2025

IBC Memastikan Produksi Baterai EV di Karawang Telah Memiliki Pembeli

6 hari ago
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Dukung Kelancaran Penyaluran Manfaat Pensiun, TASPEN Ajak Peserta Untuk Autentikasi Awal Bulan

5 hari ago
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Jasa Raharja Gelar Aksi Nasional ‘Glow Up Lingkungan: Bersih Itu Keren!’, Dukung Gerakan Indonesia ASRI

3 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Jasa Marga Perkenalkan Aplikasi Travoy untuk Mendukung Pengalaman Berkendara Pecinta Otomotif dan Pengguna Jalan Tol

1 hari ago
Menteri Erick Thohir Rombak Direksi dan Dewan Komisaris Asuransi Jasa Indonesia
Berita

Asuransi Jasindo Dorong Mahasiswa Universitas Padjadjaran Sadar Manajemen Risiko

by redaksi
11 Februari 2026
0

Tidak hanya siap menghadapi dunia kerja, mahasiswa Indonesia juga dituntut untuk siap dalam menghadapi berbagai risiko yang terjadi di sistem...

Read more
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa

Berita Singkat BUMN : BTN, PTPN 1 Reg 7, PTPN 1 Reg 8, PLN ES, Persero Batam, IKI, SIER, Waskita, Jasa Marga, Dahana, ASDP, PTPN 4, PTPP, Pelindo, Holding Perkebunan PTPN 3, Krakatau Steel, BULOG

11 Februari 2026
Aksi Nyata InJourney Hospitality, Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SDN Tenjolaut Sukabumi

Sambut Chinese New Year 2026 dengan Ragam Perayaan Istimewa Bersama InJourney Hospitality

11 Februari 2026
Butuh Tambah Belanja Modal, Wijaya Karya Beton  Lepas Saham Treasury

WIKA Beton Bukukan Kontrak Baru senilai Rp4 triliun Sepanjang Tahun 2025

11 Februari 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

Konsolidasi Industri Maritim Diperkuat, PAL Indonesia Gandeng Krakatau Steel dan BKI

11 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In