PT PAL Indonesia meraih Sertifikat Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) Tahun 2025 sebagai pengakuan atas keberhasilan perusahaan dalam menjalankan transformasi digital industri maritim. Sertifikat tersebut diterima dalam rangkaian Workshop Factory Transformasi Industri 4.0 Sektor ILMATE yang digelar Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian.
Sertifikat INDI 4.0 diserahkan kepada Senior Executive Vice President (SEVP) Transformasi Management PT PAL Indonesia, Agus Santoso, dalam kegiatan yang berlangsung di Astra Honda Motor Safety Riding & Training Center, Jumat (6/2). Workshop ini diselenggarakan bersama PT Astra Honda Motor sebagai National Lighthouse Industry 4.0.
Agus Santoso mengatakan, pencapaian tersebut menjadi validasi atas komitmen PT PAL Indonesia dalam menjalankan transformasi digital secara menyeluruh. Menurut dia, digitalisasi di lingkungan PT PAL tidak hanya berfokus pada adopsi teknologi, tetapi juga perubahan cara kerja industri untuk meningkatkan keandalan dan daya saing produk. “Transformasi digital kami arahkan untuk memastikan proses produksi yang semakin presisi, andal, dan kompetitif, khususnya dalam pengembangan produk pertahanan maritim,” ujar Agus.
Workshop tersebut menjadi forum pembelajaran lintas industri yang mempertemukan perusahaan-perusahaan National Lighthouse untuk berbagi praktik terbaik penerapan industri 4.0. Forum ini juga membahas penguatan budaya kerja, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penerapan teknologi digital dalam proses manufaktur.
Dalam forum tersebut, PT PAL Indonesia dinilai berhasil mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses bisnis industri manufaktur berskala besar yang memiliki tingkat kompleksitas dan risiko tinggi. Integrasi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan keandalan proses produksi di sektor industri strategis.
Sertifikat INDI 4.0 merupakan hasil penilaian atas tingkat kematangan penerapan industri 4.0 yang mencakup aspek manajemen dan organisasi, sumber daya manusia, teknologi, serta operasi dan layanan. Penilaian ini mencerminkan kesiapan perusahaan dalam memanfaatkan digitalisasi untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan bisnis.
Sebagai industri strategis nasional, PT PAL Indonesia memandang implementasi industri 4.0 sebagai fondasi penting untuk menjawab tantangan kompleks industri pertahanan maritim yang terus berkembang. Digitalisasi diharapkan mampu mendukung keandalan proses produksi sekaligus memperkuat daya saing industri nasional di tingkat global.
Melalui partisipasi dalam program joint partnership bersama Direktorat Jenderal ILMATE dan PT Astra Honda Motor, PT PAL Indonesia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong percepatan transformasi industri nasional. Pertukaran praktik dan pembelajaran antarindustri dipandang krusial untuk membangun ekosistem industri digital yang tangguh dan berkelanjutan.
Dengan diraihnya Sertifikat INDI 4.0 Tahun 2025, PT PAL Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat transformasi digital sebagai bagian dari peningkatan kinerja bisnis dan penguatan industri maritim nasional berbasis teknologi.
Tentang PT PAL Indonesia: PT PAL Indonesia merupakan perusahaan manufaktur bidang maritim terbesar di Indonesia. Kami memiliki keunggulan bisnis pada kapabilitas rancang (desain) bangun kapal perang, kapal niaga, dan rekayasa umum (general engineering). Selain itu, kami juga terbilang andal dalam pemeliharaan & perbaikan (harkan) serta overhaul produk-produk maritim baik kapal perang, kapal selam, kapal niaga, serta general engineering produk energi dan elektrifikasi.
















