“Proyek tahun ini yang signifikan juga ad Proyek Johor di Australia yang signifikan,” ujar Rosan dalam Indonesia Economic Outlook 2026, di Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Dia menjelaskan Proyek Johor yang merupakan investasi di bidang agrikultur ini memiliki total nilai investasi sebesar Rp84 triliun. Selain itu, menurutnya Danantara juga berinvestasi pada Proyek Fukuoka, yaitu pengembangan data center platform bersama global operator. Nilai investasi dari proyek ini adalah sebesar Rp21 triliun.
Menurut Rosan, proyek-proyek tersebut diproyeksikan mampu menciptakan lebih dari 600.000 lapangan kerja baru di berbagai wilayah Indonesia.
“Total proyeknya US$26 miliar, kurang lebih ini akan memperkerjakan 600 ribu orang, menciptakan 600 ribu lapangan pekerjaan. Ini yang dari 20 ini sudah 7 yang sudah dilakukan groundbreaking nya dan inshaallah berikutnya akan disusul 14 lagi,” ucapnya.
Dalam paparannya, Rosan menyebutkan bahwa enam proyek telah memasuki tahap groundbreaking pada 6 Februari 2026 dengan nilai investasi sekitar US$7 miliar. Sementara, 14 proyek lainnya akan menyusul dengan total investasi sekitar US$19 miliar.
Sumber Bisnis, edit koranbumn
















