• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 31 Mei 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Antam Mencatat Pertumbuhan Laba Tahun Berjalan hingga Tiga Digit

by redaksi
4 April 2026
in Berita
0
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) mencatat pertumbuhan laba tahun berjalan hingga tiga digit yakni menjadi sebesar Rp7,92 triliun pada 2025.

Berdasarkan laporan keuangan ANTM, dikutip Selasa (31/3/2026), laba tahun berjalan Antam mencapai Rp7,92 triliun pada 2025, melonjak 106% dibandingkan Rp3,85 triliun pada 2024. EBITDA juga naik 56% menjadi Rp10,51 triliun.

Pertumbuhan profitabilitas tercermin dari laba usaha yang melonjak 180% menjadi Rp8,40 triliun, serta laba kotor yang naik 111% menjadi Rp13,68 triliun. Pada saat yang sama, beban keuangan turun 30% menjadi Rp167,10 miliar, memperkuat efisiensi struktur keuangan.

RelatedPosts

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

Jamkrindo Lakukan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Raja Ampat

Transaksi Luar Negeri Melonjak, Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok

Direktur Utama Antam, Untung Budiharto mengatakan perusahaan mencatatkan pendapatan dan laba bersih tertinggi sepanjang sejarah, didorong oleh penguatan operasional serta lonjakan kontribusi dari segmen emas dan nikel.

Kinerja ini sekaligus mempertegas ketergantungan Antam pada pasar dalam negeri yang menyumbang hampir seluruh penjualan. Selain itu, efektivitas strategi hilirisasi dan dominasi pasar domestik, di tengah tekanan volatilitas harga komoditas global.

Menurutnya, kinerja tersebut mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan operasional dan pengelolaan keuangan.

“Kinerja operasional yang optimal menjadi kontributor utama dalam memperkuat kinerja keuangan Perusahaan, didukung dengan pengelolaan keuangan yang prudent dalam menjaga soliditas struktur neraca dan posisi keuangan,” ujarnya dalam siaran pers.

Dari sisi top line, pendapatan Antam tumbuh 22% menjadi Rp84,64 triliun. Penjualan domestik mencapai Rp81,10 triliun atau sekitar 96% dari total, menegaskan kuatnya basis pasar dalam negeri.

Segmen emas tetap menjadi tulang punggung dengan kontribusi sekitar 79% terhadap total penjualan. Nilai penjualan emas mencapai Rp66,47 triliun, naik 15% secara tahunan, seiring tingginya permintaan domestik terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai.

Volume penjualan emas tercatat sebesar 37.365 kg, menunjukkan daya serap pasar domestik yang solid.

Sementara itu, segmen nikel menyumbang 18% terhadap total pendapatan dengan nilai Rp14,85 triliun, meningkat 56% dibandingkan tahun sebelumnya.

Produksi bijih nikel melonjak 62% menjadi 16,11 juta wet metric ton, dengan penjualan naik 75% menjadi 14,58 juta wet metric ton, menjadi yang tertinggi dalam lebih dari satu dekade.

Segmen bauksit dan alumina juga menunjukkan akselerasi, dengan penjualan naik 62% menjadi Rp2,92 triliun. Produksi bauksit melonjak 112% dan penjualannya naik 157%, mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Di sisi neraca, total aset Antam meningkat 18% menjadi Rp52,53 triliun. Ekuitas tumbuh 14% menjadi Rp36,60 triliun. Arus kas operasi naik 53% menjadi Rp5,62 triliun, sementara kas dan setara kas melonjak 77% menjadi Rp8,43 triliun.

Penguatan fundamental ini juga diiringi dengan percepatan investasi hilirisasi. Antam tengah mengembangkan proyek manufaktur emas di Gresik, proyek ekosistem baterai kendaraan listrik di Halmahera Timur, serta proyek Smelter Grade Alumina Refinery di Mempawah yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2026.

Selain itu, perusahaan mencatat perbaikan kinerja ESG dengan penurunan skor risiko menjadi 33,36 dari sebelumnya 42,06, mencerminkan penguatan tata kelola dan manajemen risiko.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

CEO Danantara, Rosan P. Roeslani akan Memanfaatkan Kebijakan WFH dan B50 untuk Mendorong Investasi di Sektor Energi Bersih

Next Post

CEO Danantara Rosan Roeslani Menilai Minat Investasi dari Jepang dan Korea Selatan Tetap Menunjukkan Tren Kuat

Related Posts

Telkomsat Gunakan Slot Orbit Satelit Bekas Indosat
Anak Perusahaan

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

4 Mei 2026
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat
Berita

Jamkrindo Lakukan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Raja Ampat

4 Mei 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Transaksi Luar Negeri Melonjak, Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok

4 Mei 2026
Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu
Anak Perusahaan

Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu

4 Mei 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Di Hari Pendidikan Nasional, Proyek Sekolah Rakyat Halmahera Barat Dapat Dukungan Penuh Pemerintah Daerah

4 Mei 2026
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar
Anak Perusahaan

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif di Indonesia, IAS dan IVENDO Sepakati Kerjasama

4 Mei 2026
Next Post
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara Rosan Roeslani Menilai Minat Investasi dari Jepang dan Korea Selatan Tetap Menunjukkan Tren Kuat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

No Content Available
Telkomsat Gunakan Slot Orbit Satelit Bekas Indosat
Anak Perusahaan

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

by redaksi
4 Mei 2026
0

PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) sebagai salah satu operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat peranannya dalam...

Read more
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat

Jamkrindo Lakukan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Raja Ampat

4 Mei 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Transaksi Luar Negeri Melonjak, Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok

4 Mei 2026
Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu

Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu

4 Mei 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia

WhatsApp Resmi Bank Syariah Nasional: Cara Aman Mengakses Layanan Bank Syariah di 2026

4 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In