Mengacu mobile positioning data (MPD) selama 17 hari, yang terhitung sejak tanggal 13 Maret—29 Maret 2026, realisasi pergerakan Lebaran 2026 turun menjadi 147,55 juta pergerakan orang, dari tahun sebelumnya yang mencapai 154,62 juta orang.
Dudy menyampaikan, pihaknya masih harus melakukan kajian lebih lanjut untuk memastikan penyebab terjadinya penurunan jumlah pemudik.
“Kondisi tahun kemarin dan tahun ini, mungkin terdapat kondisi-kondisi yang di mana masyarakat menyikapi untuk melakukan perjalanan, memiliki pertimbangan-pertimbangan,” ujarnya dalam Penutupan Posko Pusat Angkutan Lebaran 2026 di Kantor Kemenhub, Senin (30/3/2026).
Meski lebih rendah dari realisasi tahun lalu, jumlah ini melampaui prediksi awal pergerakan orang selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang sebanyak 143,92 juta orang.
Secara umum, Dudy menyampaikan bahwa terdapat beberapa capaian dan evaluasi selama masa angkutan lebaran 2026.
Di samping pergerakan orang, Dudy melaporkan secara umum jumlah total angkutan umum pada masa Lebaran tahun ini sebanyak 23,54 juta penumpang atau naik sebesar 10,87% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 21,23 Juta penumpang.
Secara perinci, moda angkutan jalan sebanyak 3,89 Juta penumpang atau mengalami kenaikan sebesar 11,64% dibandingkan 2025, yaitu 3,49 Juta penumpang. Kemudian angkutan laut tercatat mengangkut sebanyak 2,02 Juta penumpang atau naik 9,86% dari 2025, yaitu 1,84 Juta penumpang.
Selanjutnya, Menhub mencatat jumlah pemudik yang menggunakan angkutan udara sebanyak 4,77 Juta penumpang, atau naik sebesar 6,97% dari 2025, yaitu 4,47 juta penumpang.
Pada moda kereta api sebanyak 7,31 Juta penumpang, mengalami kenaikan sebesar 10,13% dibandingkan 2025 yaitu 6,64 juta penumpang. Sementara untuk moda penyeberangan sebanyak 5,52 Juta penumpang atau naik sebesar 15,36% dibandingkan 2025, yaitu 4,79 juta penumpang.
Sejalan dengan penurunan pergerakan masyarakat, terjadi penurunan angka kecelakaan pada Lebaran tahun ini sebesar 6,31%, serta penurunan kecelakaan dan juga fatalitas turun hingga 31,19%.
“Harapannya bahwa untuk ke depan kita akan semakin terus memperbaiki dan tentu meningkatkan keselamatan dari para pemudik yang melakukan perjalanan selama Lebaran dan juga event-event besar lainnya,” tutupnya.
Sumber Bisnis, edit koranbumn














