Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan dan menjaga integritas lembaga pengelola investasi .
Pelantikan tersebut juga melibatkan unsur pejabat dari Kementerian Keuangan dan Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara. Pemerintah menekankan pentingnya peran dewan pengawas dalam memastikan tata kelola investasi yang kredibel.
“Investasi adalah instrumen untuk pembangunan ekonomi, maka peranan Dewan Pengawas ini sangat krusial untuk mewujudkan tata kelola investasi yang prudent dan kredibel,” ujar Menteri Keuangan.
Dalam arahannya, pemerintah menegaskan posisi INA sebagai katalis investasi nasional sekaligus mitra strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi. Lembaga ini diharapkan mampu menarik investasi dan memperkuat pembiayaan sektor prioritas.
Pemerintah juga mendorong sinergi antara INA dan Danantara sebagai co-partner dalam membangun portofolio investasi. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat pembiayaan proyek strategis serta mendukung agenda prioritas nasional.
Selain itu, dewan pengawas diharapkan menjaga arah strategis INA agar tetap selaras dengan prioritas pembangunan, sekaligus membuka peluang investasi yang lebih progresif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Melalui penguatan struktur pengawasan ini, pemerintah menargetkan peningkatan profesionalisme, integritas, serta efektivitas tata kelola INA dalam jangka panjang.
Sumber Bisnis, edit koranbumn














