Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, sovereign wealth fund milik pemerintah Indonesia, akan mengambil alih tiga perusahaan manajemen aset milik tiga bank nasional.
Ketiga perusahaan tersebut adalah PT BRI Manajemen Investasi (BRI MI), PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI), dan PT BNI Aset Management (BNI AM).
Masing-masing induk usaha dari ketiga entitas itu, menyampaikan akuisisi yang dilakukan oleh PT Danantara Asset Management itu bertujuan menciptakan perusahaan manajemen aset dengan daya saing yang kuat.
“Transaksi afiliasi ini diharapkan akan meningkatkan potensi sinergi bisnis dan melengkapi kapabilitas yang ada, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan optimal,” jelas induk usaha BRI MI, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dalam keterangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI).
Adapun nilai total akuisisi dari ketiga perusahaan manajemen aset tersebut yaitu sebesar Rp2,3 triliun. Dengan rincian BRI MI Rp975 miliar, MMI Rp1,02 triliun, dan BNI AM Rp359,6 miliar.
Danantara Asset Management telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PPJB) untuk menjadi pemegang saham mayoritas di 3 perusahaan tersebut, pada 1 April 2026.
Laporan Bloomberg menyebut akuisisi itu sejalan dengan rencana Danantara menggabungkan bisnis (merger) 3 perusahaan manajemen aset pelat merah ini, menjadi satu entitas tunggal dengan “daya saing yang kuat” di dalam negeri dan regional.
Namun belum ada konfirmasi resmi dari Danantara terkait rencana penggabungan usaha tersebut.
Sumber Idnfinancials.com














