Nindya Karya tampilkan artikel ilmiah dalam ajang The 10th International Conference on Civil Engineering (ICOCE 2026) yang diselenggarakan pada 28–30 Maret 2026 di Singapura. Forum ini merupakan forum internasional yang mempertemukan peneliti dan praktisi dari berbagai negara untuk berbagi inovasi serta bertukar gagasan melalui sesi keynote, presentasi ilmiah, dan diskusi akademik.
Dengan paper berjudul “Towards Construction 5.0 in the Global South: A Systematic Review of Digital Innovation and Adoption Barriers”, Nindya Karya yang diwakilkan oleh Akhria Meinasari (Staf Riset & Pengembangan Teknologi) mempresentasikan paper setelah melalui proses seleksi kompetitif di antara ratusan paper dan tampil bersama peneliti dari 21 negara lainnya.
Paper ini membahas kesenjangan transformasi digital konstruksi di negara Global South serta tantangan adopsi teknologi menuju Construction 5.0 yang berorientasi pada manusia (human-centric), berkelanjutan (sustainable), dan tangguh (resilient). Paper ini juga akan dipublikasikan dalam seri buku Springer Lecture Notes in Civil Engineering yang terindeks pada EI Compendex, Scopus, Inspec, SCImago, dan ZbMATH.
Turut berpartisipasi juga dalam konferensi ini, Senior Vice President Riset & Teknologi Informasi Andri Rohim dan Vice President Riset & Pengembangan Arum Sari Trihadiningsih.
Partisipasi ini menegaskan pentingnya pengembangan kebijakan teknologi di industri konstruksi Indonesia yang berbasis riset sebagai landasan pengambilan keputusan strategis dalam menghadapi dinamika global, sekaligus mendorong transformasi industri menuju ekosistem konstruksi yang lebih inovatif, adaptif, dan berdaya saing internasional. Keterlibatan ini juga menjadi inisiatif Nindya Karya untuk berkontribusi dalam pengembangan pengetahuan konstruksi di tingkat global.
Partisipasi dalam ajang internasional ini merupakan wujud komitmen Nindya Karya dalam meningkatkan daya saing industri nasional serta mendorong inovasi berkelanjutan di sektor konstruksi.
Sumber IG Nindya Karya













