• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 9 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Danantara Tengah Mengkaji Masuk ke Industri Tekstil Melalui Pembentukan BUMN Khusus

by redaksi
9 April 2026
in Berita
0
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara tengah mengkaji peluang masuk kembali ke industri tekstil melalui pembentukan BUMN khusus. Langkah ini dipertimbangkan sebagai bagian dari strategi memperkuat sektor padat karya dan menjaga daya saing industri nasional.

Chief Operating Officer BPI Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyatakan bahwa hingga saat ini pemerintah masih melakukan kajian mendalam sebelum mengambil keputusan.

RelatedPosts

Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal

PAL Dorong Kepastian Regulasi Industri Strategis dalam Revisi UU PSDN

Proyek Tol Harbour Road II senilai Rp5,82 triliun, WIKA Telah Merealisasikan Progres Fisik Mencapai 32,31% untuk Porsi Pekerjaan yang Ditangani

“BUMN tekstil masih kita pelajari. Kita melihat dulu mencermati market sizing-nya seperti apa,” ujarnya jelang rapat terbatas bersama Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Menurut Dony, salah satu pertimbangan utama pemerintah adalah besarnya kontribusi industri tekstil terhadap penciptaan lapangan kerja.

Dia menjelaskan bahwa industri tersebut merupakan salah satu sektor yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Karena itu, menurutnya, keterlibatan BUMN diarahkan pada industri yang memberikan dampak ekonomi signifikan, terutama dalam hal pembukaan lapangan pekerjaan.

Selain itu, dia menilai sektor tekstil sejak lama menjadi salah satu kekuatan industri Indonesia sehingga tetap memiliki relevansi strategis untuk dikembangkan.

“Kita tahu dari dulu tekstil ini salah satu kekuatan Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, pemerintah membuka kemungkinan untuk masuk ke sektor tersebut apabila pelaku swasta dinilai belum cukup kuat menopang industri secara optimal.

Dony menyatakan bahwa langkah tersebut dapat dipertimbangkan apabila sektor swasta tidak cukup kuat, namun saat ini pemerintah masih mempelajari berbagai kemungkinan yang ada.

Kendati demikian, dia menegaskan bahwa setiap keputusan akan didasarkan pada perhitungan bisnis yang matang, bukan sekadar intervensi tanpa dasar ekonomi.

“Semua tentu hitungannya profesional. Kita nggak mau sekadar masuk kemudian kita nggak kompetitif atau tidak memiliki kemampuan untuk bersaing, percuma,” tegasnya.

Terkait kemungkinan pengambilalihan aset perusahaan tekstil swasta, termasuk yang sebelumnya beroperasi besar seperti Sritex, Dony menyebut hal tersebut masih menjadi bagian dari opsi yang dikaji.

Dia mengatakan bahwa sejumlah opsi tengah dipertimbangkan dan seluruhnya akan dihitung secara profesional untuk menentukan langkah yang paling tepat.

Dony menilai Indonesia masih memiliki sejumlah keunggulan kompetitif di sektor tekstil, mulai dari biaya tenaga kerja hingga ukuran pasar domestik yang besar.

Menurutnya, Indonesia memiliki keunggulan kompetitif dari sisi biaya tenaga kerja serta besarnya ukuran pasar domestik.

Namun, dia juga menekankan pentingnya perbaikan regulasi, terutama terkait pengendalian impor agar industri dalam negeri dapat bersaing secara sehat.

“Masalah impor, bocoran-bocorannya itu harus diproteksi sehingga perusahaan dalam negeri mampu bersaing,” ujarnya.

Meski begitu, pemerintah belum menetapkan target waktu pembentukan BUMN tekstil. Dony menegaskan bahwa kajian masih berlangsung dan harus bersaing dengan prioritas restrukturisasi BUMN lainnya.

Saat ditanya apakah keputusan akan diambil tahun ini, Dony menyatakan bahwa pemerintah masih mempelajari berbagai opsi secara bertahap dan belum ada kepastian mengenai waktu pengambilan keputusan.

Dia menambahkan bahwa Danantara saat ini menangani penataan lebih dari 1.000 entitas BUMN sehingga proses penentuan prioritas menjadi sangat krusial. Menurutnya, sekitar 1.100 perusahaan BUMN harus ditata dan dirapikan satu per satu sehingga perlu penentuan prioritas dalam proses tersebut.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa jika nantinya diputuskan untuk membentuk BUMN tekstil, pemerintah memastikan jumlahnya tidak akan banyak. Dony menegaskan bahwa entitas yang dibentuk nantinya hanya akan satu.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

PAL Dorong Kepastian Regulasi Industri Strategis dalam Revisi UU PSDN

Next Post

Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal

9 April 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PAL Dorong Kepastian Regulasi Industri Strategis dalam Revisi UU PSDN

9 April 2026
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

Proyek Tol Harbour Road II senilai Rp5,82 triliun, WIKA Telah Merealisasikan Progres Fisik Mencapai 32,31% untuk Porsi Pekerjaan yang Ditangani

9 April 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
Berita

Krakatau Baja Konstruksi Rampungkan Mushola Modular dan Gedung Serba Guna Modular di Tapanuli Selatan

9 April 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”
Berita

Kuota Diskon Transportasi Habis Terjual, PELNI Sukses Layani 467 Ribu Penumpang

9 April 2026
Terkait Pembayaran Klaim, OJK Tunggu Kepastian Kementerian BUMN
Berita

OJK Mengungkapkan Pernyataan Standar PSAK 117 Menjadi Kendala Sejumlah Perusahaan Asuransi

9 April 2026
Next Post
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Merger BUMN Pelabuhan, Pelindo II Jadi Surviving Entity

Pelindo Sinergi Lokaseva Raih Penghargaan Indonesia Fire Safety Excellence Award (IFSEA) 2026

13 jam ago
Bank Indonesia Rilis Cadangan Devisa Februari Turun Jadi 130,4 Miliar Dolar AS

Bank Indonesia Melaporkan Posisi Cadangan Devisa Capai US$148,2 Miliar pada Akhir Maret 2026

3 jam ago
ID FOOD Siap Dukung Penguatan Pertanian Wilayah Indonesia Timur

ID Food Mengajukan Dukungan Pemerintah Berupa Subsidi Bunga hingga Subsidi Logistik sebagai Penyangga Ketahanan Pangan Nasional

9 jam ago
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

TASPEN Group Hadirkan Program Bedah Rumah Gratis, Wujud Nyata Kepedulian bagi ASN dan Masyarakat

2 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal

by redaksi
9 April 2026
0

PT Pertamina (Persero) memfasilitasi 1.346 sertifikasi UMKM sepanjang Januari–Maret 2026, mencakup NIB, sertifikasi halal, HaKI, SPPL, dan lainnya, sebagai upaya...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Tengah Mengkaji Masuk ke Industri Tekstil Melalui Pembentukan BUMN Khusus

9 April 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Dorong Kepastian Regulasi Industri Strategis dalam Revisi UU PSDN

9 April 2026
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC

Proyek Tol Harbour Road II senilai Rp5,82 triliun, WIKA Telah Merealisasikan Progres Fisik Mencapai 32,31% untuk Porsi Pekerjaan yang Ditangani

9 April 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

Krakatau Baja Konstruksi Rampungkan Mushola Modular dan Gedung Serba Guna Modular di Tapanuli Selatan

9 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In