PT SIER menggelar Townhall Meeting 2026 sebagai momentum penguatan arah strategis perusahaan di tengah tantangan global yang kian dinamis. Kegiatan yang berlangsung di Hall Basroni Rizal, Wisma SIER pada, Selasa (31/3/2026) ini, dihadiri oleh jajaran pimpinan Holding BUMN Danareksa serta manajemen SIER.
Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Utama PT Danareksa (Persero), Yadi Jaya Ruchandi, Direktur Investasi 1 Holding BUMN Danareksa Chris Soemijantoro, serta Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati. Turut hadir kepala divisi dan kepala departemen di lingkungan PT SIER.
Dalam arahannya, Yadi menekankan pentingnya seluruh insan perusahaan untuk memahami posisi dan pijakan saat ini. Ia mengingatkan bahwa kondisi global tengah menghadapi ketidakpastian yang tinggi, dipicu oleh memanasnya situasi geopolitik internasional yang berdampak langsung pada stabilitas ekonomi dunia.
“Dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Gejolak geopolitik global memberikan efek nyata, termasuk terhadap pergerakan investasi,” ujarnya.
Meski demikian, Yadi optimistis terhadap potensi besar yang dimiliki Jawa Timur sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional. Untuk itu, ia mendorong SIER agar mampu beradaptasi dan melakukan transformasi strategi agar tetap kompetitif.
“Potensi Jawa Timur luar biasa. Karena itu, cara main kita harus berubah. SIER harus berevolusi menjadi strategic industrial enabler, dengan pendekatan yang lebih agresif dan berbasis demand,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya soliditas seluruh elemen dalam ekosistem Holding BUMN Danareksa. Menurutnya, keberhasilan SIER tidak hanya berdampak pada perusahaan semata, tetapi juga menjadi bagian penting dari kinerja dan kontribusi holding secara keseluruhan terhadap perekonomian nasional.
“Kita ini berada di satu kapal yang sama. Keberhasilan SIER adalah detak jantung bagi ekosistem Danareksa. Kekuatan bersama inilah yang akan menjadi energi besar untuk mendorong kemajuan ekonomi Indonesia,” pungkasnya.
Sumber IG SIER















