Menurutnya, kerja sama antara SMBC Indonesia dan Pegadaian menjadi bagian dari penguatan kemitraan strategis antara Indonesia dan Jepang, sekaligus mendukung nawacita dan agenda pembangunan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam perluasan akses keuangan yang berkelanjutan dan penguatan ekosistem industri keuangan nasional.
“Kerja sama ini sekaligus menjadi bukti atas komitmen kami dalam mendukung institusi nasional PT Pegadaian melalui pemanfaatan kekuatan jaringan global SMBC Group dan keunggulan lokal dari SMBC Indonesia,” ujar Henoch dalam keterangannya, dikutip Sabtu (11/4/2026).
Dia menambahkan bahwa melalui kemitraan ini, SMBC Indonesia memperkuat posisinya sebagai institusi perbankan yang memiliki kapabilitas global dengan pemahaman lokal yang mendalam. Sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan ekosistem emas, inklusi keuangan, serta penciptaan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi perekonomian Indonesia.
SMBC Indonesia bersama Pegadaian akan melakukan pengembangan kerangka pembiayaan berkelanjutan, seperti fasilitas tematik dalam bentuk social loans untuk mendukung pembiayaan sektor-sektor berdaya guna sosial tinggi.
Selain itu, lanjutnya, potensi instrumen seperti orange loan sebagai bagian dari solusi pembiayaan berbasis ESG yang memiliki fokus pada pemberdayaan perempuan.
Pendekatan tersebut digunakan untuk memastikan bahwa setiap aktivitas pembiayaan memberikan kontribusi yang berstandar global serta terukur, terhadap aspek sosial dan lingkungan.
Selain itu, kolaborasi yang terjalin turut menjadi bukti konkret atas kepercayaan pelaku industri atas implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dari SMBC Indonesia dalam portofolio pembiayaannya.
Berdasarkan catatan Bisnis.com, Selasa (17/2/2026), lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings, mempertahankan peringkat PT Bank SMBC Indonesia Tbk. di level AAA (Idn) untuk peringkat jangka panjang nasional dengan outlook stabil. Lembaga itu juga mempertahankan peringkat jangka pendek nasional bank tersebut di F1+(idn).
Lembaga itu menilai peringkat Bank SMBC Indonesia terutama ditopang oleh dukungan induk usaha. Fitch meyakini ada kemungkinan dukungan luar biasa jika diperlukan dari induk utama, yaitu Sumitomo Mitsui Financial Group, Inc. (SMFG), dan pada akhirnya dari pemerintah Jepang.
Sebagai informasi, Bank SMBC Indonesia dimiliki 91% oleh Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) yang sepenuhnya berada di bawah SMFG.
Sumber Bisnis, edit koranbumn
















