Menurutnya, proses rekrutmen dilakukan secara hati-hati untuk memastikan perusahaan diisi oleh sumber daya manusia yang memiliki kapasitas dan integritas yang memadai.
“Kami juga sedang melakukan proses seleksi yang ketat berkaitan dengan sumber daya manusia yang nanti akan bergabung dengan Danantara Sumberdaya Indonesia,” kata Dony dalam konferensi pers Danantara Sumberdaya Indonesia, Minggu (31/5/2025).
Dia menjelaskan proses seleksi masih berlangsung dan perusahaan segera mengumumkan sejumlah nama baru yang akan menjadi bagian dari tim Danantara. Pengumuman tersebut diperkirakan dilakukan dalam waktu dekat.
“Insyaallah mudah-mudahan nanti minggu depan akan ada beberapa nama lagi yang akan diumumkan oleh Danantara menjadi bagian daripada tim,” ujarnya.
Selain mempersiapkan jajaran SDM, Danantara juga tengah membangun sistem teknologi yang akan mendukung operasional perusahaan. Pengembangan sistem tersebut dilakukan untuk memastikan pengelolaan sumber daya alam dapat berjalan secara efektif, transparan, dan akuntabel.
Menurut Dony, aspek tata kelola, kualitas sumber daya manusia, dan dukungan teknologi menjadi fondasi utama yang sedang disiapkan perusahaan sebelum menjalankan mandat pengelolaan sumber daya alam secara penuh.
Dia menegaskan Danantara ingin memastikan amanah yang diberikan masyarakat untuk mengelola sumber daya alam Indonesia dapat dijalankan dengan baik dan memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi negara.
“Kami dari Danantara Indonesia akan berupaya sebaik mungkin dan dapat diawasi oleh masyarakat Indonesia dalam implementasi program ini,” kata Dony.
Pemerintah sebelumnya menetapkan masa transisi implementasi kebijakan tersebut berlangsung selama sekitar enam hingga tujuh bulan, mulai 1 Juni hingga 31 Desember 2026.
Dalam periode tersebut, berbagai persiapan kelembagaan, termasuk pembentukan organisasi, penguatan tata kelola, pengembangan teknologi, serta perekrutan SDM, akan terus dilakukan sebelum operasional berjalan secara penuh.
Sumber Bisnis, edit koranbumn
















