• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Pengerjaan Lebih Cepat 6 Bulan, PTDI Akan Serahkan CN295 Polisi Udara Akhir Juli Ini

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita, Kinerja & Investasi
0
0
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Saat Kelestarian Hutan Menjadi Kunci, PNM Mengajak Menjaga Bersama Kehidupan

Teras Balongan, Pusat Oleh-Oleh Makanan Khas Pesisir UMKM Indramayu

Jasa Marga Perbarui Aplikasi Travoy dengan Beragam Inovasi Fitur Terlengkap untuk Tingkatkan Pengalaman Berkendara yang Optimal di Jalan Tol

PT Dirgantara Indonesia  (PTDI) akan menyerahkan pesawat angkut medium CN295 pesanan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) pada akhir bulan ini (Juli 2018). Pesawat saat ini sudah berada di hanggar Delivery Center PTDI dan siap dikirimkan.
Dari pantauan tim redaksi Angkasa Review langsung di PTDI pada minggu ini, tampak pesawat berkelir Direktorat Polisi Udara (Ditpolud) pesanan Polri yang pertama ini sudah siap digunakan. Pesawat pun sudah menjalani beberapa kali penerbangan uji dipimpin Kepala Pilot Uji PTDI Capt. Esther Gayatri Saleh.
Capt. Esther mengatakan, pesawat saat ini sedang persiapan untuk menjalani IMAA Acceptance dan Customer Acceptance yang akan dilaksanakan minggu depan. “Kami sedang menyiapkan hal itu agar semua berjalan working properly,” ujarnya.
Manajer Program CN295 PTDI Ibnugroho Onto Wicaksono mengatakan, sebelum diserahterimakan CN295 Polisi Udara akan melewati proses IMAA (Indonesian Military Airworthiness Authority) Acceptance oleh Kementerian Pertahanan. “Polri memang meminta bantuan Kemhan untuk proses IMAA CN295 ini,” ujar Ibnu.
Menilik tampilan dari luar, tidak ada beda dari sisi konstruksi antara CN295 Polisi Udara dengan sembilan unit CN295 yang lebih dahulu dimiliki oleh TNI Angkatan Udara. Hanya coraknya saja yang beda. Sementara untuk kabin, Polri memesan konfigurasi 50 tempat duduk (2-2 berderet ke belakang). Konfigurasi ini merupakan konfigurasi passenger (penumpang).
Polri sendiri memesan empat modul konfigurasi untuk kabin CN295-nya, terdiri dari modul VIP, Passenger, Paratroops, dan Medivac. Modul-modul ini telah disiapkan oleh PTDI dan akan diserahkan bersamaan dengan penyerahan pesawat.
Sobat AR, Ibnugroho kepada Angkasa Review menjelaskan, keempat modul kabin dapat dibongkar-pasang untuk digunakan sesuai kebutuhan. Penggantian modul ini bersifat quick-change, hanya butuh waktu 2-3 jam saja dan dapat dilakukan dengan mudah.
“Kecuali untuk mengubah konfigurasi dari passenger ke paratroops, butuh waktu lebih lama karena harus mencopot bagian lapisan dinding kabin terlebih dahulu,” ujarnya. Bila kapasitas untuk modul passenger adalah 50 orang, maka dengan modul paratroops kapasitas menjadi 70 orang dengan konfigurasi duduk menyamping tiga deret ke belakang.
Yang membanggakan, dalam pengerjaan pesanan CN295 Polisi Udara ini, tim PTDI ternyata berhasil menyelesaikannya enam bulan lebih cepat dari waktu yang ditentukan.
“Pengerjaan untuk Polisi Udara ini lebih cepat 6 bulan dari jadwal yang ditentukan. Dalam kontrak, kita harus menyerahkan pesawat ini ke Polri pada Januari 2019. Namun harapan kami, pada 30 Juli ini pesawat sudah bisa kami serahkan,” ujar Ibnu.
Ibnu mengakui, CN295 bukan sepenuhnya buatan PTDI. Berbeda dengan CN235 dan NC212i yang produksinya kini sudah sepenuhnya dilaksanakan di Bandung, untuk produksi CN295 ini PTDI masih bekerja sama dengan Airbus Defence and Space (ADS) di Spanyol.
“Jadi 295 ini merupakan kolaborasi antara PTDI dan ADS. Untuk sub-assembly dilakukan di Spanyol dan memakan waktu selama satu tahun. Kemudian setelah sub-assy ini selesai, maka untuk final-assy-nya dikirim ke indonesia. Nah ini butuh waktu enam bulan sampai diserahkan kepada pemesan. Sehingga total pengerjaan 18 bulan,” terangnya.
Ditambahkan, PTDI berkontribusi membuat komponen untuk CN295 ini sebanyak 25%. Setelah menjalani pengecekan akhir di Spanyol, seluruh komponen CN295 ini dikirim dalam bentuk gelondongan ke Bandung menggunakan kontainer-kontainer besar via laut. Di Kota Dirgantara inilah CN295 ini menjalani perakitan akhir, uji terbang, acceptance, hingga diserahkan kepada pemesannya dalam hal ini Polri.
Sumber Situs Web PTDI/angkasareview.com

Previous Post

Workshop BUMN dan Anak Perusahaan BUMN di Bulan Juli 2018

Next Post

ANTAM dan POS INDONESIA Melanjutkan Kerjasama Penjualan Emas

Related Posts

PNM Telah Berikan Keringanan kepada 109.733 Debitur Terdampak Corona
Berita

Saat Kelestarian Hutan Menjadi Kunci, PNM Mengajak Menjaga Bersama Kehidupan

28 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Teras Balongan, Pusat Oleh-Oleh Makanan Khas Pesisir UMKM Indramayu

28 Maret 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Jasa Marga Perbarui Aplikasi Travoy dengan Beragam Inovasi Fitur Terlengkap untuk Tingkatkan Pengalaman Berkendara yang Optimal di Jalan Tol

27 Maret 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”
Berita

Sisa 28 Persen, Masyarakat Diminta Segera Manfaatkan Diskon Transportasi Sebelum Habis

27 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

27 Maret 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB
Berita

Lewat TJSL, TIMAH Perkuat Upaya Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

27 Maret 2026
Next Post

ANTAM dan POS INDONESIA Melanjutkan Kerjasama Penjualan Emas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

PNM Telah Berikan Keringanan kepada 109.733 Debitur Terdampak Corona

Saat Kelestarian Hutan Menjadi Kunci, PNM Mengajak Menjaga Bersama Kehidupan

2 jam ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Tetap Siaga di Hari Raya, Kilang Pertamina Patra Niaga Balikpapan Beroperasi Normal Saat Idul Fitri

3 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

2 hari ago
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung

Berbagi Keberkahan, ANTAM Laksanakan Safari Ramadan 1447H di Wilayah Operasi

7 hari ago
PNM Telah Berikan Keringanan kepada 109.733 Debitur Terdampak Corona
Berita

Saat Kelestarian Hutan Menjadi Kunci, PNM Mengajak Menjaga Bersama Kehidupan

by redaksi
28 Maret 2026
0

Peringatan Hari Hutan Sedunia menjadi momentum untuk kembali mengingatkan bahwa hutan bukan sekadar bentang alam, tetapi ruang hidup yang menopang...

Read more
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Teras Balongan, Pusat Oleh-Oleh Makanan Khas Pesisir UMKM Indramayu

28 Maret 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Jasa Marga Perbarui Aplikasi Travoy dengan Beragam Inovasi Fitur Terlengkap untuk Tingkatkan Pengalaman Berkendara yang Optimal di Jalan Tol

27 Maret 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Sisa 28 Persen, Masyarakat Diminta Segera Manfaatkan Diskon Transportasi Sebelum Habis

27 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In