• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 19 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Terdampak Pandemi Covid-19, Kinerja PGN Diprediksi dalam Tekanan pada Tahun Ini

by redaksi
14 April 2020
in Berita, Kinerja & Investasi
0
PGN Siapkan Laksanakan Gasifikasi 52 Pembangkit Listrik PLN
0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kinerja PT Perusahaan Gas Negara Tbk. pada tahun ini diprediksi dalam tekanan akibat sentimen penyebaran Covid-19. Penyebaran virus corona ini dinilai menurunkan permintaan dan menahan ekspansi perseroan. Namun, analis masih mempertahankan rekomendasi beli untuk saham emiten bersandi PGAS itu.

Analis Kresna Securities Timothy Gracianov mengatakan  permintaan yang surut mungkin akan bertahan cukup lama akibat penyebaran Covid-19 dan beragam dampak turunannya. Volume distribusi gas perseroan pada 2020 diperkirakan turun di kisaran 860 bbutd (Billion British thermal units per day)

RelatedPosts

Pertamina Patra Niaga Bergerak Lebih Fleksibel dengan Inovasi Block Mode

BNI Tebar ‘THR’ Dividen buat Investor, Dibayarkan 7 April 2026

Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran , KIW Kembali Selenggarakan Program Mudik Gratis Tahun 2026

Perlambatan itu pun terjadi bersamaan dengan perubahan dalam Perjanjian Jual Beli Gas  dengan PLN. Perubahan perjanjian disebut bisa berdampak pada penyerapan gas yang lebih rendah.

Sesungguhnya efek sentimen penyebaran Covid-19 sudah terasa sejak Februari, ketika PGAS hanya mencatat 876 bbtud dalam volume distribusi periode itu, lebih rendah 1,4 persen dibandingkan dengan volume distribusi periode Januari yang mencapai 888 bbutd.

“Maret mungkin bisa lebih buruk, karena pelanggan komersial, industri, dan listrik mengurangi penggunaan gas,” ujar Timothy seperti dikutip dari publikasi risetnya, Senin (13/4/2020).

Adapun, emiten berpelat merah itu telah menurunkan perkiraan volume distribusi gasnya- tidak termasuk gas olahan- menjadi di kisaran 900-925 bbutd dibandingkan dengan panduan sebelumnya sebesar 950-980 bbtud.

Selain itu, perseroan memangkas 25-35 persen operational expenditure (opex), menjadi sebesar US$460-US$530 juta dari semula US$717 juta. PGAS pun menurunkan alokasi capital expenditure (capex) menjadi hanya sebesar US$350-US$500 juta dibandingkan dengan rencana sebelumnya sebesar US$500-US$700 juta.

Kepala Riset Maybank Kim Eng Securities Isnaputra Iskandar mengatakan dalam publikasi risetnya bahwa pihaknya merevisi perkiraan penjualan dan laba inti perseroan menjadi sebesar US$2,811 juta dan US$94 juta.

Sebelumnya, dia memperkirakan penjualan PGAS pada tahun ini akan mencapai US$3,940 juta dan laba inti akan mencapai US$246 juta.

Selain itu, penerapan penurunan harga gas untuk tujuh sektor industri sebesar US$6 per mmbtu juga mungkin akan diperluas ke sektor listrik yang memberikan kontribusi sekitar 41,8 persen dari volume distribusi PGAS pada 2019.

Akibatnya, margin perseroan mungkin akan terkoreksi menjadi US$1,5 per mmbtu dari daripada margin tahun lalu sebesar US$2,1 per mmbtu.

Proyeksi penghasilan yang lebih rendah juga dikarenakan Isnaputra memprediksi bisnis oil and gas perseroan tidak akan mendapatkan laba karena rendahnya harga minyak tahun ini. Setiap penurunan margin distribusi sebesar US$0,1 per mmbtu diprediksi menurunkan perkiraan laba tahun 2020 Maybank Kim Eng Securities sebesar 27 persen..

“Kami juga memangkas perkiraan EPS FY20-21 sebesar 62-65 persen karena margin dan volume distribusi gas yang lebih rendah,” ujar Isnaputra seperti dikutip dari publikasi risetnya, Senin (13/4/2020).

Di sisi lain, kedua sekuritas tersebut masih mempertahankan rekomendasi beli untuk saham PGAS. Timothy menargetkan harga saham PGAS dapat menuju Rp1.500 per saham.

Kendati demikian, Isnaputra merevisi target harga PGAS menjadi sebesar Rp1.150 per saham daripada target sebelumnya sebesar Rp2.600 per saham.

Pada penutupan perdagangan Senin (13/4/2020) PGAS parkir di level Rp830 per saham, melemah 0,6 persen. Sepanjang tahun berjalan 2020, saham berkapitalisasi pasar Rp20,12 triliun itu telah bergerak melemah 61,75 persen.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Presiden Jokowi Terbitkan Keppres Covid-19 Sebagai Bencana Nasional

Next Post

Pegadaian Catat Peningkatan Transaksi 25% Melalui Layanan Digital Service

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

Pertamina Patra Niaga Bergerak Lebih Fleksibel dengan Inovasi Block Mode

19 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Tebar ‘THR’ Dividen buat Investor, Dibayarkan 7 April 2026

19 Maret 2026
Kawasan Industri Wijayakusuma Sumbang Rp650 Juta untuk Penanganan Covid-19
Berita

Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran , KIW Kembali Selenggarakan Program Mudik Gratis Tahun 2026

19 Maret 2026
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat
Berita

Jamkrindo Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Safari Ramadan

19 Maret 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Pererat Silaturahmi, Safari Ramadan PTBA Jadi Jembatan Kebaikan

19 Maret 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB
Berita

Sambut Idulfitri, TIMAH Serahkan Ratusan Paket Sembako di Bangka Selatan

19 Maret 2026
Next Post
Kolaborasi Dahana – Pegadaian Gelar TMO Chapter Februari 2020

Pegadaian Catat Peningkatan Transaksi 25% Melalui Layanan Digital Service

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat

Jamkrindo Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Safari Ramadan

3 jam ago
ITDC Sedang Memproduksi Film “Akad”

Ramadan, Nyepi, dan Idulfitri 1447H, Hotel di Kawasan ITDC Hadirkan Promo Spesial

1 hari ago
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Dukungan Nyata Jasa Raharja Bagi Pendidikan Generasi Emas Indonesia

5 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Menunjuk Zhejiang Weiming Garap Proyek Waste to Energy Bogor Raya

4 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

Pertamina Patra Niaga Bergerak Lebih Fleksibel dengan Inovasi Block Mode

by redaksi
19 Maret 2026
0

PT Pertamina Patra Niaga (PPN) memainkan peran vital sebagai penjaga ketahanan energi nasional, utamanya menjelang arus mudik dan libur Idulfitri...

Read more
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Tebar ‘THR’ Dividen buat Investor, Dibayarkan 7 April 2026

19 Maret 2026
Kawasan Industri Wijayakusuma Sumbang Rp650 Juta untuk Penanganan Covid-19

Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran , KIW Kembali Selenggarakan Program Mudik Gratis Tahun 2026

19 Maret 2026
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat

Jamkrindo Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Safari Ramadan

19 Maret 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Pererat Silaturahmi, Safari Ramadan PTBA Jadi Jembatan Kebaikan

19 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In