• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 1 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Bank Indonesia Paparkan Indikasi Ekonomi Indonesia bisa Segera Membaik

by redaksi
21 April 2020
in Berita
0
Bank Indonesia Rilis Cadangan Devisa Februari Turun Jadi 130,4 Miliar Dolar AS
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menyusul revisi prospek utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat Standard and Poor’s (S&P) menjadi negatif, Bank Indonesia menyampaikan sejumlah indikasi perekonomian Indonesia bakal membaik dalam waktu yang tidak lama.

Pada Jumat (17/4/2020), S&P menyampaikan telah merevisi outlook utang jangka panjang Indonesia menjadi negatif dari sebelumnya stabil. Kendati demikian, peringkat utang jangka panjang Indonesia dipertahankan di BBB dan AAA untuk utang jangka pendek.

RelatedPosts

Penataan Terarah, Presiden Prabowo Subianto Menginstruksikan KAI Lakukan Inventarisasi Permukiman Warga di Bantaran Rel

Hingga 2026, Agrinas Pangan Nusantara akan Mengoperasikan 3.505 KopDes Merah Putih di Jawa Timur dan Jawa Tengah

Mandiri Utama Finance Optimistis Pembiayaan Kendaraan Listrik Memiliki Prospek Positif pada 2026

Dalam keterangan resminya, Jumat (17/4), Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memaparkan indikasi perekonomian Indonesia bakal kembali ke trajectory yang lebih berkelanjutan terlihat pada hasil asesmen terkini BI usai Rapat Dewan Gubernur (RDG) 13-14 April 2020.

“Outlook negatif ini diyakini bukan cerminan dari permasalahan ekonomi yang bersifat fundamental, tetapi lebih dipicu oleh kekhawatiran S&P terhadap risiko pemburukan risiko kondisi eksternal dan fiskal akibat pandemi Covid-19 yang bersifat temporer,” paparnya.

Dari sisi pertumbuhan ekonomi, dampak negatif kontraksi ekonomi global dan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 diproyeksi terjadi terutama pada kuartal II/2020 dan kuartal III/2020, sebelum membaik pada kuartal IV/2020. Pertumbuhan ekonomi akan melambat menjadi 2,3 persen pada 2020 dan meningkat pada tahun depan.

Dari sisi eksternal, berkurangnya kebutuhan impor barang dan jasa transportasi serta pembayaran imbal hasil investasi akan memangkas defisit transaksi berjalan. Dengan demikian, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) 2020 diproyeksi tetap baik sehingga dapat memperkuat ketahanan sektor eksternal.

Kemudian, cadangan devisa (cadev) pada akhir April 2020 diyakini meningkat sehingga dapat menambah penguatan ketahanan sektor eksternal. Per Maret 2020, cadev Indonesia tercatat senilai US$121 miliar atau setara pembayaran 7 bulan impor dan kewajiban utang luar negeri pemerintah.

Kondisi ini akan berdampak positif terhadap nilai tukar rupiah, yang diperkirakan menguat ke level Rp15.000 per dolar AS pada akhir 2020. Adapun inflasi diprediksi dalam kisaran sasaran 3 persen plus minus 1 persen pada tahun ini dan 2021.

Di sektor keuangan, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan Februari 2020 tetap tinggi, yakni di posisi 22,27 persen. Hal ini didukung rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) yang rendah, yaitu 2,79 persen gross dan 1,04 persen net.

Bank sentral juga mengemukakan kepercayaan investor internasional berangsur pulih seperti ditunjukkan oleh keberhasilan pemerintah menerbitkan obligasi global dengan nilai besar dan harga wajar pada April 2020, di tengah kondisi yang masih dipenuhi ketidakpastian.

Secara khusus, S&P menyoroti peran BI dalam mendukung upaya mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan meredakan guncangan ekonomi serta keuangan. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 memberikan kewenangan kepada BI untuk membeli surat berharga pemerintah di pasar perdana apabila permintaan pasar dinilai tidak memadai.

BI menuturkan hal ini dapat membantu pemerintah dalam mengelola biaya pinjaman ketika pasar keuangan sedang mengalami gangguan ekstrim. Kebijakan yang sama juga disebut diterapkan oleh sejumlah negara maju sejak krisis 2008.

Lantaran kewenangan ini hanya digunakan saat situasi pasar keuangan sedang tertekan, bank sentral menegaskan dampaknya terhadap inflasi dan nilai tukar relatif terkendali.

Sebelumnya, S&P menyatakan ada sejumlah risiko yang dihadapi oleh Indonesia sehubungan wabah virus corona.

“Outlook negatif mencerminkan ekspektasi kami bahwa Indonesia menghadapi risiko fiskal dan eksternal tambahan terkait dengan pandemi Covid-19 dalam 24 bulan ke depan,” terang S&P, Jumat (17/4).

S&P mengemukakan langkah-langkah fiskal yang berani dari Pemerintah Indonesia akan membantu menstabilkan ekonomi dan mendukung respons kesehatan masyarakat yang lebih kuat.

Tetapi, hal itu akan menambah jumlah utang publik. Padahal, posisi utang luar negeri Indonesia telah melemah setelah rupiah terdepresiasi cukup dalam.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Dampak Virus Corona, SKK Migas Revisi Outlook Lifting Migas 2020

Next Post

Imbas Wabah Corona, PTPP Buka Peluang Revisi Kinerja di Tahun Ini

Related Posts

Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Penataan Terarah, Presiden Prabowo Subianto Menginstruksikan KAI Lakukan Inventarisasi Permukiman Warga di Bantaran Rel

1 April 2026
Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, Resmi Mengundurkan Diri
Berita

Hingga 2026, Agrinas Pangan Nusantara akan Mengoperasikan 3.505 KopDes Merah Putih di Jawa Timur dan Jawa Tengah

1 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Anak Perusahaan

Mandiri Utama Finance Optimistis Pembiayaan Kendaraan Listrik Memiliki Prospek Positif pada 2026

1 April 2026
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
Berita

Kemenhub Melaporkan Jumlah Pergerakaan Pemudik Periode Lebaran 2026 Mencapai 147,55 Juta Orang

1 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

Pertamina Patra Niaga Jaga Energi untuk Negeri dengan Dukungan Armada Logistik Laut di Tengah Dinamika Global

31 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Presiden Prabowo Subianto Memaparkan Pencapaian Danantara dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang

31 Maret 2026
Next Post
Kerja Sama PTPP dan Pelindo Energi Logistik Terkait Partner Strategis untuk Proyek-proyek LNG

Imbas Wabah Corona, PTPP Buka Peluang Revisi Kinerja di Tahun Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

The Revival of an Icon: Grand Hotel De Djokja Siap Menyambut Tamu Mulai 16 Maret 2026 di Jantung Malioboro

The Revival of an Icon: Grand Hotel De Djokja Siap Menyambut Tamu Mulai 16 Maret 2026 di Jantung Malioboro

7 hari ago
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Mudik Bersama BUMN 2026, SIG Berangkatkan 1.653 Pemudik ke 10 Provinsi

2 hari ago
Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, Resmi Mengundurkan Diri

Hingga 2026, Agrinas Pangan Nusantara akan Mengoperasikan 3.505 KopDes Merah Putih di Jawa Timur dan Jawa Tengah

58 menit ago
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan

1 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Penataan Terarah, Presiden Prabowo Subianto Menginstruksikan KAI Lakukan Inventarisasi Permukiman Warga di Bantaran Rel

by redaksi
1 April 2026
0

Peninjauan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di kawasan bantaran rel sekitar Stasiun Pasarsenen, Jakarta Pusat, pada Kamis (26/3) menjadi awal...

Read more
Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, Resmi Mengundurkan Diri

Hingga 2026, Agrinas Pangan Nusantara akan Mengoperasikan 3.505 KopDes Merah Putih di Jawa Timur dan Jawa Tengah

1 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Mandiri Utama Finance Optimistis Pembiayaan Kendaraan Listrik Memiliki Prospek Positif pada 2026

1 April 2026
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Kemenhub Melaporkan Jumlah Pergerakaan Pemudik Periode Lebaran 2026 Mencapai 147,55 Juta Orang

1 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Patra Niaga Jaga Energi untuk Negeri dengan Dukungan Armada Logistik Laut di Tengah Dinamika Global

31 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In