• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 21 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Saka Energi dalam Posisi Sulit

by redaksi
3 Mei 2020
in Anak Perusahaan, Berita
0
Saka Energi dalam Posisi Sulit
0
SHARES
30
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Moody’s Investor Service menurunkan peringkat PT Saka Energi Indonesia menjadi B1 dari Ba2. Pada saat yang sama Moody’s juga memangkas peringkat obligasi senior tanpa jaminan menjadi B1 dari Ba2.

Tak hanya itu, Moody’s juga mengubah outlook Saka Energi menjadi negatif. Salah satu faktor yang mengubah pandangan Moody’s adalah potensi likuiditas Saka yang melemah.

RelatedPosts

Gandeng KCI, BSN Permudah Pembayaran Tiket Kereta dan Layanan Keuangan Syariah

BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi Pemudik

ITDC Dukung Konektivitas Sosial Masyarakat melalui Program Mudik Gratis BUMN 2026 yang Aman dan Berkelanjutan

Ini karena keputusan Mahkamah Agung pada yang membuat Saka harus membayar US$ 127,7 juta kepada otoritas pajak sesuai keputusan Mahkamah Agung pada Januari 2020. Saka Energi telah membayar kewajiban tersebut pada 15 April 2020. Kewajiban pajak ini terkait pembelian 65% saham Blok Pangkah oleh Saka dari Hess Corporation pada tahun 2014.

“Pembayaran Saka ke otoritas pajak akan melemahkan posisi likuiditasnya di saat kondisi bisnis, harga dan pembatasan investasi yang sedang tidak mendukung. Hal ini juga akan memperburuk profil operasinya,” jelas Vikas Halan, Senior Vice President Moody’s dalam rilis pada Kamis (30/4).

Tanpa pertumbuhan anorganik, Moody’s memperkirakan hidup Saka dengan cadangan yang ada hanya kurang dari lima tahun. Belanja modal sebesar US$ 150 juta – US$ 200 juta pada tahun 2020 hanya akan memungkinkan perusahaan untuk fokus mempertahankan operasi yang ada di ladang minyak dan gas. Produksi Saka akan menurun menjadi 30-31 ribu barel minyak per hari (kboepd) pada 2020 dari 51,5 kboepd pada 2017.

Saka memang akan mendapat manfaat dari peningkatan hak kerjanya di blok gas Muriah hingga 100% dari 20% pada tahun 2020. Tapi Moody’s memperkirakan, produksi dari blok gas akan kurang dari 1,5 kboepd mengingat tantangan operasional di bidang ini.

Dengan demikian, metrik kredit Saka akan tetap lemah selama 12-18 bulan ke depan. Arus kas ditahan dan disesuaikan/utang pada 8% -10% dan
EBITDA/bunga disesuaikan sekitar 4x-5x. Ini dengan proyeksi, Saka membayar kewajiban pajak penuh pada tahun 2020 menggunakan kas internal karena jalan hukum terus berjalan. Dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) akan mengamankan pinjaman jatuh tempo pada Januari 2021.

Batas harga gas di Indonesia US$ 6 per million british thermal units tidak akan material dan mempengaruhi pendapatan dan arus kas Saka. Moody’s berharap Saka akan menerima kompensasi dari pemerintah untuk kekurangan meskipun ada ketidakpastian regulasi pada mekanisme dan proses penggantian.

Perubahan pandangan dan peringkat atas Saka Energi ini mencerminkan bagaimana kepentingan PGN cukup penting. “Penurunan peringkat mencerminkan pandangan kami bahwa Saka memiliki kepentingan strategis bagi induk usahanya yakni PGN  cukup besar,” kata Vikas, pimpinan analis Moody untuk Saka.

Sejak Februari 2020, PGN merestrukturisasi dan merampingkan anak perusahaan yang fokus pada midstream dan hilir.

Sebelumnya, operasi hulu Saka Energi berfungsi sebagai sumber bahan baku untuk mengamankan pasokan pipa gas PGN. Sejak reorganisasi pada tahun 2018, kepentingan strategi PGAS di Saka menjadi berkurang. Ini terjadi karena pemerintah Indonesia mengalihkan kepemilikan saham PGAS ke Pertamina. Sementara produksi gas Pertamina sangat luas dan bisa memenuhi bahan baku pipa gas PGAS. Sehingga menggusur Saka yang juga biasa memasok gas ke PGN.

Meski begitu Moody’s menilai, Saka masih didukung induk usaha yang kuat jika default. PGN juga masih terlibat dalam keuangan dan manajemen operasi Saka.

sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Bisnis Penerbangan Penumpang Anjlok, Angkasa Pura II Genjot Bisnis Angkutan Kargo di Tengah Pandemi COVID-19

Next Post

Jasa Marga Bukukan Pendapatan Tol Rp10,13 Triliun Sepanjang Tahun 2019

Related Posts

Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia
Anak Perusahaan

Gandeng KCI, BSN Permudah Pembayaran Tiket Kereta dan Layanan Keuangan Syariah

21 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi Pemudik

21 Maret 2026
ITDC Sedang Memproduksi Film “Akad”
Berita

ITDC Dukung Konektivitas Sosial Masyarakat melalui Program Mudik Gratis BUMN 2026 yang Aman dan Berkelanjutan

21 Maret 2026
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung
Berita

Berbagi Keberkahan, ANTAM Laksanakan Safari Ramadan 1447H di Wilayah Operasi

21 Maret 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Berangkatkan 1.496 Peserta, KESDM Bersama PLN dan BUMN Energi Fasilitasi Mudik Gratis ke 20 Rute Tujuan

21 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Presiden Imbau Hemat Energi, Pertamina Bagi Tips Masak yang Lebih Efisien

21 Maret 2026
Next Post
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Jasa Marga Bukukan Pendapatan Tol Rp10,13 Triliun Sepanjang Tahun 2019

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Presiden Prabowo Subianto Dorong Lompatan Kinerja Danantara, Targetkan Pengelolaan Aset Negara Berikan Kontribusi Lebih Besar

5 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

SEBARAN 5.0: Ketika 1.000 Anak Yatim Bebas Memilih Sendiri Baju Lebaran Impian Mereka

4 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Jasa Marga Akan Berlakukan Empat Ruas Tol Fungsional untuk Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026

6 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Jasamarga Jogja Bawen Peroleh Kredit Sindikasi Rp17,92 Triliun untuk Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen

2 hari ago
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia
Anak Perusahaan

Gandeng KCI, BSN Permudah Pembayaran Tiket Kereta dan Layanan Keuangan Syariah

by redaksi
21 Maret 2026
0

PT Bank Syariah Nasional (BSN) dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait pemanfaatan layanan perbankan...

Read more
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi Pemudik

21 Maret 2026
ITDC Sedang Memproduksi Film “Akad”

ITDC Dukung Konektivitas Sosial Masyarakat melalui Program Mudik Gratis BUMN 2026 yang Aman dan Berkelanjutan

21 Maret 2026
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung

Berbagi Keberkahan, ANTAM Laksanakan Safari Ramadan 1447H di Wilayah Operasi

21 Maret 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Berangkatkan 1.496 Peserta, KESDM Bersama PLN dan BUMN Energi Fasilitasi Mudik Gratis ke 20 Rute Tujuan

21 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In