• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 8 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Telkom Indonesia Bukukan Pendapatan Rp 135,57 Triliun Sepanjang Tahun 2019

by redaksi
28 Mei 2020
in Berita
0
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) membukukan pendapatan Rp 135,57 trilliun sepanjang 2019. Jumlah ini naik 3,7% dibanding pendapatan tahun 2018 yang sebesar Rp 130,78 triliun.

Emiten berkode saham TLKM ini turut mencatatkan peningkatan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) sebesar 9,5% year on year (yoy) menjadi Rp 64,83 triliun. Laba bersih TLKM juga naik 3,5% yoy menjadi Rp 18,66 triliun.

RelatedPosts

Hutama Karya Bersama Hakaaston Percepat Pemeliharaan Jalan Tol Trans Sumatera Jelang Mudik Lebaran 2026

Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub

Perkuat Fundamental Bisnis dan Infrastruktur, PGN Catat Pertumbuhan Pendapatan 5% Sepanjang 2025

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, kontributor utama pertumbuhan ini adalah bisnis digital Telkomsel dan IndiHome yang meningkat signifikan. Memang, pendapatan bisnis digital Telkomsel naik 23,1% yoy menjadi Rp 58,24 triliun,  berkebalikan dengan pendapatan telepon yang turun 16,8% yoy ke Rp 27,98 triliun dan pendapatan Short Messaging Services (SMS) yang merosot 23,1% yoy menjadi Rp 7,06 triliun.

Menurut Ririek, kenaikan pendapatan bisnis digital Telkomsel terdorong oleh semakin besarnya kebutuhan layanan data di tengah masifnya gaya hidup digital. Buktinya, trafik data Telkomsel melesat 53,6% yoy menjadi 6.558 petabyte (PB).

Terlebih lagi, Telkomsel masih menjadi operator seluler dengan basis pelanggan terbesar di Indonesia, yakni 171,1 juta pelanggan dengan pengguna mobile data sebanyak 110,3 juta pelanggan.

Per akhir 2019, kontribusi bisnis digital terhadap pendapatan Telkomsel juga naik menjadi 64%, dari 53% pada tahun sebelumnya. “Ini seiring dengan pengembangan berbagai layanan digital seperti Digital Lifestyle, Digital Advertising, Big Data, Digital Enterprise Solution, dan Mobile Payment,” tutur Ririek dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/5).

Ririek menyampaikan, pada 2019, Telkomsel juga berhasil melakukan pengendalian biaya dengan baik sehingga mampu meningkatkan margin EBITDA menjadi 54,0% dari tahun sebelumnya 53,2%.

Tak mau ketinggalan, bisnis segmen consumer Telkom, yakni IndiHome juga mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 28,1% yoy menjadi Rp 18,3 triliun pada 2019. Jumlah pelanggan IndiHome tumbuh 37,2% secara tahunan menjadi 7 juta pelanggan per akhir tahun lalu. “Profitabilitas IndiHome juga semakin baik dengan EBITDA margin mencapai 33,9%, mendekati standar profitabilitas global,” kata Ririek.

Pada segmen enterprise, Telkom mengubah kebijakan bisnis dengan berfokus pada lini bisnis yang memiliki profitabilitas lebih tinggi yang bersifat recurring. Telkom mengutamakan layanan enterprise solutions seperti enterprise connectivity, data center, dan cloud.

Sebaliknya, Telkom mengurangi dan tidak memprioritaskan solusi bisnis yang memiliki tingkat margin relatif rendah dan non-recurring. Alhasil, sepanjang 2019 profil bisnis segmen enterprise menjadi lebih baik dengan pendapatan sebesar Rp 18,7 triliun atau setara 14% terhadap pendapatan konsolidasian.

Segmen wholesale and international business pada tahun 2019 turut menunjukkan kinerja yang cukup baik dan menjadi enabler bagi segmen lainnya. Di segmen ini, Telkom memberikan layanan kepada operator telekomunikasi, internet service provider, dan digital player baik domestik maupun global. Pendapatan segmen ini tumbuh 5,2% yoy menjadi Rp 10,61 triliun atau berkontribusi 8% terhadap pendapatan konsolidasian.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Tutup Defisit APBN 2020, Pemerintah akan Terbitkan Utang Sebesar Rp 990,1 Triliun

Next Post

Usai WFH, PLN akan Terapkan Masuk Kantor Tiga Tahapan Batasi Jumlah Karyawan

Related Posts

Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Bersama Hakaaston Percepat Pemeliharaan Jalan Tol Trans Sumatera Jelang Mudik Lebaran 2026

8 Maret 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub

8 Maret 2026
PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan
Anak Perusahaan

Perkuat Fundamental Bisnis dan Infrastruktur, PGN Catat Pertumbuhan Pendapatan 5% Sepanjang 2025

8 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Dorong Transaksi Digital Saat Lebaran, BYOND dan E-Channel BSI Siap Hadapi Lonjakan Transaksi

8 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

Bukukan Laba Rp57,13 triliun, BRI Mempertimbankan Menaikkan Dividen 2025

8 Maret 2026
Remunerasi 2019, BNI Naik BTN Turun
Berita

Respons HimbaraTerkait Langkah Menkeu Purbaya Perpanjang Penempatan Dana hingga September 2026

8 Maret 2026
Next Post
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Usai WFH, PLN akan Terapkan Masuk Kantor Tiga Tahapan Batasi Jumlah Karyawan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Inisiatif CSR PIEP Raih Pengakuan Global melalui Golden Peacock Global CSR Award 2025

7 hari ago
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Dorong Transaksi Digital Saat Lebaran, BYOND dan E-Channel BSI Siap Hadapi Lonjakan Transaksi

21 menit ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Jasa Marga Mencatat Core Profit Stabil sebesar Rp3,7 triliun Sepanjang 2025

4 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Simak, Jasa Marga Bakal Gratiskan 4 ruas tol di Trans Jawa pada Periodet Lebaran 2026

3 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Bersama Hakaaston Percepat Pemeliharaan Jalan Tol Trans Sumatera Jelang Mudik Lebaran 2026

by redaksi
8 Maret 2026
0

Menjelang periode Mudik Lebaran 2026, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) bersama anak usahanya,...

Read more
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub

8 Maret 2026
PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan

Perkuat Fundamental Bisnis dan Infrastruktur, PGN Catat Pertumbuhan Pendapatan 5% Sepanjang 2025

8 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Dorong Transaksi Digital Saat Lebaran, BYOND dan E-Channel BSI Siap Hadapi Lonjakan Transaksi

8 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Bukukan Laba Rp57,13 triliun, BRI Mempertimbankan Menaikkan Dividen 2025

8 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In