• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 8 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Prospek Telkom Indonesia Diprediksi Masih Positif Tahun Ini

by redaksi
17 Juni 2020
in Berita, Korporasi
0
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 Fokus memanfaatkan tren kenaikan pengguna data, prospek PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM), diprediksi masih akan positif tahun ini. Dimana, momentum tekanan persebaran virus Korona atau Covid-19 yang berpotensi melemahkan perekonomian dunia hingga ekonomi Tanah Air, justru jadi peluang bagi emiten tersebut.

Analis Ciptadana Sekuritas Gani mengungkapkan, adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan kerja dari rumah (WFH) diperkirakan dapat membantu meningkatkan penggunaan jasa telekomunikasi. Selain itu, terkait rencana pembagian dividen membuat saham TLKM turut menarik dilirik.

RelatedPosts

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

“Untuk sentimen ke harga saham, ada dividen yang akan diputuskan 19 Juni 2020, mungkin ini bisa menjadi katalis jangka pendek untuk harga sahamnya,” kata Gani .

Upaya emiten untuk menjalin kerjasama dengan Netflix juga diyakini bakal berdampak positif bagi kinerja TLKM ke depan, apalagi di tengah tren digital saat ini. Meskipun begitu, Gani meramalkan dengan melemahnya ekonomi Tanah Air dan global, maka pendapatan segment entreprise TLKM diprediksi bakal mengalami penurunan tahun ini.

Tahun lalu, kontribusi segmen enterprise yakni 13,8% terhadap pendapatan, dengan komposisi porsi pelanggan korporasi mencapai 56%, pemerintah 29% dan UMKM 15%. Meskipun begitu, segmen terbesar berasal dari segmen mobile yang berkontribusi 65,1% terhadap pendapatan TLKM tahun lalu, sedangkan segmen consumer berkontribusi 13,1%.

“Laba TLKM diperkirakan tumbuh 18,97 triliun, sedangkan untuk pendapatan tumbuh menjadi Rp 137,85 triliun akhir tahun ini,” ungkap Gani.

Proyeksi tersebut menunjukkan bahwa pendapatan TLKM berpotensi naik 1,62% dari capaian tahun lalu yakni Rp 135,67 triliun. Sementara itu, laba diprediksi naik 1,66% dari capaian 2019 yakni Rp 18,66 triliun.

Di sisi lain, Gani juga menilai posisi utang TLKM masih aman dengan posisi debt equity ratio (DER) yang dianggap masih rendah. Sekedar mengingatkan, tahun ini TLKM memiliki surat utang jatuh tempo dengan total mencapai Rp 496 miliar dari beberapa produk MTN-nya.

Analis Samuel Sekuritas Indonesia Selvi Ocktaviani menjelaskan dalam risetnya 11 Juni 2020, bahwa tahun ini strategi TLKM adalah fokus meningkatkan produktifitas konsumer dan mendorong rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU).

Bahkan dampak PSBB dan WFH diyakini bakal meningkatkan trafik data konsumen, sekalipun mengganggu pendapatan segmen pendapatan enterprise. TLKM diyakini bakal fokus menjaga pelanggan segmen high value, termasuk dengan mengeluarkan fitur kuota ketengan, khusus mengakses aplikasi Youtube, Instagram, Facebook dan kuota utama.

“Kami optimis pendapatan TLKM bisa tumbuh 6% yoy didukung kenaikan trafik data, disertai pertumbuhan laba bersih 9,8% yoy dengan marjin 14,3%,” jelas Selvi dalam risetnya.

Ditambah lagi, tahun ini emiten tersebut menargetkan penambahan jumlah penggunaan Indihome sebanyak 700 ribu, walaupun prediksi Samuel Sekuritas Indonesia tahun ini sebesar 20% menjadi 1,4 juta pengguna. Kebanyakan akan didukung oleh himbauan WFH dan belajar dari rumah, serta terbukanya peluang kerjasama dengan Netflix.

Untuk itu, Gani masih mempertahankan outlook-nya terhadap saham TLKM dengan rekomendasi beli dan target harga Rp 3.900 per saham. Sejalan, Selvi juga merekomendasikan beli dengan target harga Rp 4.300 per saham.

Mengutip RTI, pada perdagangan Selasa (16/6) saham TLKM berhasil ditutup menguat di level Rp 3.200 per saham atau naik sebanyak 3,56% dari penutupan hari sebelumnya.

Sumber Kontan, edit koranbumn
Previous Post

BRI Pastikan Tetap Lakukan Ekspansif, Meski Sedang Ada Pandemi

Next Post

Sambut Kenormalan Baru, Pegadaian akan Gencar Lakukan Kolaborasi

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

7 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

7 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

7 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% Selama Ramadan

7 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Resmi Melepas Kontainer Ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

7 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Anak Perusahaan

BRI Manajemen Investasi Targetk AUM Sebesar Rp500 miliar pada Tahun Pertama Peluncuran ETF Berbasis Emas

7 Maret 2026
Next Post
Kolaborasi Dahana – Pegadaian Gelar TMO Chapter Februari 2020

Sambut Kenormalan Baru, Pegadaian akan Gencar Lakukan Kolaborasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Hadiri Rakor Lintas Sektoral, Dirut Pertamina Pastikan Mudik Idulfitri 1447 H Nyaman dengan Pasokan Energi Aman

4 hari ago
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Indonesia: Konsolidasi Galangan Kapal Libatkan Industri Pendukung Maritim Dalam Negeri

3 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026, Berangkat 17 Maret

4 hari ago
Terkait Pembayaran Klaim, OJK Tunggu Kepastian Kementerian BUMN

Bisa Diperdagangkan di BEI, OJK Menerbitkan Aturan ETF Emas untuk Diversifikasi Investasi

3 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

by redaksi
7 Maret 2026
0

Sovereign Wealth Fund (SWF) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia memastikan telah berada di pasar modal Tanah Air meski tidak muncul di...

Read more
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

7 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

7 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% Selama Ramadan

7 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Resmi Melepas Kontainer Ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

7 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In