• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 4 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Peringkat Baa2 Versi Moody’s untuk PGN, Profil Keuangan dan Kemampuan Likuiditas yang Kuat

by redaksi
26 Juni 2020
in Berita, Kinerja & Investasi
0
PGN Siapkan Laksanakan Gasifikasi 52 Pembangkit Listrik PLN
0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Moody’s Investors Services menegaskan kembali peringkat Baa2 untuk peringkat obligor PT Perusahaan Gas Negara Tbk. serta surat utang senior tidak dijamin yang telah diterbitkan oleh perseroan.

Analis Senior Moody’s Abhishek Tyagi menyampaikan bahwa penegasan peringkat tersebut mencerminkan posisi profil keuangan dan kemampuan likuiditas perseroan yang kuat.

RelatedPosts

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

“Profil keuangan dan likuiditas perseroan yang kuat diperkirakan dapat mengimbangi potensi pelemahan kinerja dari sisi penurunan permintaan gas dan margin distribusi yang lebih rendah,” katanya dikutip dari riset, Rabu (24/6/2020).

Selain itu, dia menilai dua faktor tersebut juga akan membantu perseroan menghadapi berbagai ketidakpastian, khususnya terkait rencana pemerintah untuk menurunkan harga jual gas ke level US$6/mmbtu.

Kapabilitas PGN dalam menentukan harga jual gas kini memang berada dalam tanda tanya. Pemerintah melakukan intervensi pada tahun lalu untuk menurunkan harga jual gas, kepada sekitar 60 persen pelanggan perseroan.

Hal ini terjadi seiring dengan kontraksi permintaan gas di Indonesia. Dengan demikian, Moody’s memperkirakan hal ini akan menurunkan kemampuan kredit perseroan pada 2020. Namun, secara umum, posisi perseroan masih akan berada di atas batas aman.

Di sisi lain, profitabilitas perseroan di segmen hulu juga akan terdampak dari sisi penurunan harga minyak dan rencana penghematan belanja modal. Hal ini akan menurunkan kemampuan produksi perseroan.

Metrik kredit PGN diperkirakan akan berada pada level rendah selama 12 bulan—18 bulan ke depan. Posisi rasio retained cash flow (RCF) terhadap utang akan berada di kisaran 15 persen hingga 20 persen. Adapun, rasio interest coverage perseroan akan berada di kisaran 4 kali —4,5 kali.

Di sisi lain, Tyagi menjelaskan peringkat Baa2 mencerminkan posisi standalone credit profile (SCP) perseroan yang bertahan pada peringkat Baa3.

Sumber Peringkat itu juga mencerminkan ekspektasi Moody’s terkait kemungkinan adanya dukungan kuat dari pemerintah kepada perseroan saat dibutuhkan. Dukungan itu, kemungkinan besar akan diberikan melalui PT Pertamina (Persero).

Tyagi menjelaskan Moody’s menyematkan outlook stabil terhadap perseroan karena posisi likuiditasnya yang kuat. Perseroan diperkirakan masih memiliki ruang finansial untuk menghadapi tantangan pada tahun ini.

Selain itu, Moody’s memperkirakan PGN akan mampu mempertahankan dominasinya sebagai perusahaan distribusi dan transmisi gas di Indonesia. PGN juga masih akan berperan penting dalam mendukung rencana-rencana strategis pemerintah.

Dia menuturkan peringkat PGN dapat dikerek apabila peringkat sovereign pemerintah Indonesia membaik dan PGN mampu mempertahankan SCP-nya. Namun, diperkirakan hal ini tidak akan datang dalam waktu dekat.

Menurutnya, penurunan peringkat dapat terjadi jika yang terjadi adalah sebaliknya alias peringkat sovereign Indonesia menurun. Penurunan itu hampir dapat dipastikan akan menurunkan peringkat PGN.

Selain itu, peringkat PGN dapat diturunkan apabila ada penurunan profil keuangan secara material. Hal ini akan terjadi apabila rasio utang terhadap kapitalisasi melampaui 60 persen—65 persen, atau rasio RCF terhadap utang turun ke bawah 12 persen.

Sebelumnya, pada Juli 2018 Moody’s Investors Service juga menegaskan peringkat penerbit dan surat utang senior tanpa jaminan PGN di posisi Baa2.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Aplikasi Travelation, Disambut Baik Penumpang Pesawat Wilayah Operasional Angkasa Pura II

Next Post

Dapat Penempatan Dana Pemerintah,BRI Rencana Lakukan Ekspansi Kredit

Related Posts

Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

4 Juni 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

4 Juni 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Dorong Gen Z Kenal Keuangan Syariah, BSI Sasar Pelajar dan Sekolah

4 Juni 2026
INTI Kembangkan Produksi Perangkat Telekomunikasi Network Terminal Equipment
Berita

Susunan Direksi INTI Terkini

4 Juni 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

4 Juni 2026
Next Post
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020

Dapat Penempatan Dana Pemerintah,BRI Rencana Lakukan Ekspansi Kredit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI Siap Integrasikan UMKM Garap Potensi Halal Indonesia

3 hari ago
PINDAD Laksanakan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025, Tetapkan Direksi & Komisaris Baru

PINDAD Laksanakan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025, Tetapkan Direksi & Komisaris Baru

4 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Percepat Pemulihan Infrastruktur Air Bersih Pascabencana di Sumatera Barat

2 hari ago
RUPST Defend ID Tahun Buku 2025, PAL Indonesia Bukukan Kenaikan Signifikan Laba Bersih

RUPST Defend ID Tahun Buku 2025, PAL Indonesia Bukukan Kenaikan Signifikan Laba Bersih

4 hari ago
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

by redaksi
4 Juni 2026
0

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (“ADHI”) turut mendukung penguatan ketahanan energi nasional melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG)...

Read more
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

4 Juni 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Dorong Gen Z Kenal Keuangan Syariah, BSI Sasar Pelajar dan Sekolah

4 Juni 2026
INTI Kembangkan Produksi Perangkat Telekomunikasi Network Terminal Equipment

Susunan Direksi INTI Terkini

4 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In