Dari tahun 1992 hingga akhir Mei 2020, jumlah mitra binaan Surveyor Indonesia meningkat menjadi 3.125 UKM yang tersebar di 14 Provinsi yaitu Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Sumatra Selatan, Kalimantan Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, DKI Jakarta, Sulawesi Tenggara, Banten dan Sulawesi Selatan, dengan total dana penyaluran sebesar Rp75 Miliar.
Selain memberikan kebijakan stimulus, Surveyor Indonesia membantu UMKM untuk memperluas pangsa pasar dengan berbagai cara seperti menyelenggarakan pelatihan digital marketing dan penerapan ISO 9001:2015 bagi UMKM yang berguna untuk menjaga konsistensi produk dan jasa serta peningkatan kualitas pelayanan yang pada akhirnya dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.
Surveyor Indonesia juga memberikan pelatihan mengenai protokol kesehatan dan produktivitas kerja di era new normal kepada UMKM secara virtual dan memberdayakan UMKM untuk pemesanan beberapa produk seperti masker kain, kaos dan makanan.
Tingginya kontribusi UMKM dalam persentase produk domestik bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja Indonesia menjadi alasan kuat untuk terus mendapat dukungan. Oleh karenanya, Len Industri melalui bagian Program Kemitraan berkomitmen menjaga UMKM.
.
Selain penyaluran bantuan pinjaman dana (relaksasi kredit), Program Kemitraan Len Industri juga mengadakan pelatihan, promosi, pameran, bantuan konsultasi, bantuan perizinan, dan kebutuhan lain yang diperlukan oleh para mitra binaan.
.
Saat ini, Len Industri mendampingi 195 mitra binaan aktif yang tersebar di kawasan Bandung Raya. Pada era new normal saat ini, perusahaan akan terus fokus mendampingi mitra binaannya.
Sebagai bentuk sinergitas BUMN dalam mengembangkan UMKM, ADHI bersama PNM melaksanakan program kemitraan dengan Kelompok Ternak Sapi Perah Mekar Mandiri di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan yang dilakukan meliputi pelatihan berbagai olahan susu sapi dan penyerahan bantuan sarana berupa karpet sapi. Diharapkan dengan terjalinnya kemitraan antara BUMN dengan UMKM dapat membantu UMKM dalam mengembangkan bisnisnya.
Tingkatkan potensi ekonomi warga desa di sekitar Pabrik Tuban, SIG melalui Program Pemberdayaan Masyarakat bantu dan dampingi beberapa kelompok usaha.
Salah satunya UMKM klaster Unggas yaitu ternak ayam petelur. Dalam kandang seluas 14m x 5m, terdapat 400 ekor ayam petelur yang mampu menghasilkan 18kg telur per hari.
Tak hanya untuk menambah penghasilan, besar harapan kami program ini dapat mendorong para warga desa untuk terus produktif dan melahirkan inovasi-inovasi produk lainnya.
















