• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 5 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Terjerat Utang 26 Tahun, PANN Ajukan PMN Non Tunai untuk Sehatkan Perusahaan

by redaksi
19 Juli 2020
in Berita, Kinerja & Investasi
0
PANN Bakal Terima PMN Sebesar Rp3,76 triliun dalam Bentuk Non Tunai
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Pengembangan Armada Niaga Nasional atau PT PANN (Persero) optimistis upaya restrukturisasi utang bisa membuat perusahaan kembali sehat. Restrukturisasi utang dilakukan dalam bentuk konversi pinjaman menjadi modal sehingga diusulkan dalam penyertaan modal negara (PMN) nontunai.

Perseroan yang bergerak di bidang pembiayaan kapal niaga ini bakal menerima PNM sebesar Rp3,76 triliun dalam bentuk non tunai. Jumlah tersebut merupakan konversi atas utang pokok perseroan kepada negara dari dua Subsidiary Loan Agreement  (SLA) tahun 1994 silam.

RelatedPosts

Danantara Investment Management, SMBC Aviation Capital, dan Mandiri Investment Management Umumkan Rencana Peluncuran Aviation Leasing Fund Pertama Indonesia

Danantara Indonesia Umumkan Investasi di Labuan Bajo untuk Dorong Pariwisata Indonesia dan Perekonomian Lokal

Konsisten Jalankan Transformasi, SIG Catatkan Profitabilitas di Tengah Tantangan Industri pada 2025

Direktur Utama PT PANN Hery Soegiarso Soewandy mengatakan selama ini kondisi laba berjalan perseroan sebenarnya dalam kondisi baik. Akan tetapi secara kinerja keseluruhan, laba tersebut tertekan oleh utang yang telah ada lebih dari 20 tahun.

“Kami ini kalau tahun berjalan tidak pernah rugi, makanya kami bisa hidup terus. Hanya saja besarannya ya terus mengecil, tergerus utang sejak 1994 itu,” ungkapnya dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI, Selasa (14/7/2020) malam.

Lebih lanjut Hery menjelaskan bahwa perseroan masih memiliki biaya operasional yang mampu membiayai perusahaan hingga tiga tahun ke depan. Dalam jangka waktu tersebut pihaknya telah memiliki rencana kerja untuk kembali menjalankan bisnis inti perseroan yakni pembiayaan kapal.

“Kalau [utang] SLA itu hilang, optimis bakal kembali menyehatkan perusahaan dan kami bisa fokus ke core bisnis kami. Untuk hotel bisa dijual dan dijadikan modal kerja. Itu akan lebih enak,” tukasnya.

Hotel yang dimaksud adalah dua aset perusahaan di Kota Bandung dan Surabaya. Hery menyebut kedua hotel ini merupakan sitaan ketika perseroan masih beroperasi sebagai perusahaan multifinance.

Setelah restrukturisasi utang selesai, dia berencana melego kedua hotel tersebut untuk tambahan modal kerja perseroan dengan pertimbangan bisnis hotel bukan merupakan bisnis utama PT PANN.

“Kami berusaha kembali ke core bisnisnya, sesuai dengan undang-undang pendirian kami yaitu di pembiayaan kapal,” tegasnya.

Dia mengaku cukup optimistis perusahaannya tak menjadi salah satu BUMN yang bakal dilikuidasi oleh pemerintah. Sebab menurutnya pembiayaan untuk kapal merupakan bisnis yang spesifik dan tak semua perusahaan dapat menanganinya.

Hery mengatakan PT PANN merupakan satu-satunya perusahaan yang memiliki manajemen perkapalan secara end-to-end, mulai dari kenavigasian hingga sertifikasi sehingga akan bisnisnya masih memiliki prospek yang baik.

“Pembiayaan kapal itu jumlahnya besar, waktunya panjang. Kalau tidak menanganinya dengan baik—misalnya bank membiayai kapal—umumnya hancur. Dan kami punya ship management yang sangat kami banggakan,” ujar dia.

Adapun untuk saat ini, PT PANN terlibat dalam pembiayaan 17 unit kapal yang terdiri dari berbagai macam jenis mulai dari kapal tanker hingga anchor handling ship, dengan total outstanding Rp408 miliar.

“Sekarang memang hanya 17, tapi dulu ada 300-an. Kami tidak bisa funding karena negative liquidity tadi. Setelah ini mungkin akan bertambah lagi,” tutup Hery.

Sekadar mengingatkan, PANN sempat menjadi buah bibir di akhir 2019 karena kurang populer di masyarakat, termasuk kalangan anggota DPR dan menteri.

Dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR Desember 2019 lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani tampak bingung saat anggota Komisi XI Mukhamad Misbakhun melakukan interupsi karena tidak tahu BUMN bernama PT PANN.

“BUMN-nya sudah lama tapi enggak populer, maka Pak Misbakhun dan saya sama-sama enggak pernah dengar,” ujar Sri Mulyani.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

 

Previous Post

Garuda Indonesia Usulkan Dana Talangan Pemerintah Berbentuk MCB

Next Post

Pemerintah Sedang Bahas PEN Jilid II

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Investment Management, SMBC Aviation Capital, dan Mandiri Investment Management Umumkan Rencana Peluncuran Aviation Leasing Fund Pertama Indonesia

5 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Indonesia Umumkan Investasi di Labuan Bajo untuk Dorong Pariwisata Indonesia dan Perekonomian Lokal

5 April 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Konsisten Jalankan Transformasi, SIG Catatkan Profitabilitas di Tengah Tantangan Industri pada 2025

5 April 2026
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar
Anak Perusahaan

Monitoring Arus Mudik dan Arus Balik, Direksi IAS Kunjungi POSGABNAS

5 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Di Tengah Gejolak Energi Dunia, Pertamina Dorong Energi Terbarukan

5 April 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

Lewat Program Desa BRILiaN, Desa Pajambon di Kuningan Jadi Contoh Transformasi Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

5 April 2026
Next Post
Pembangunan Proyek Infrastruktur Dasar di Ibu Kota Negara Direncanakan Mulai Akhir 2020

Pemerintah Sedang Bahas PEN Jilid II

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG dan ID FOOD Siapkan 100.000 Paket Sembako Mendukung Acara Bazar Dari Istana Untuk Rakyat di Monas

7 hari ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Presiden Prabowo Terima Tokoh Global Ray Dalio Bahas Ekonomi Indonesia

6 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Bank Mandiri Mencatatkan Kelebihan Permintaan sebesar 3,3 kali pada Penerbitan Global Bond Rp12,75 triliun

1 hari ago
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar

Monitoring Arus Mudik dan Arus Balik, Direksi IAS Kunjungi POSGABNAS

2 jam ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Investment Management, SMBC Aviation Capital, dan Mandiri Investment Management Umumkan Rencana Peluncuran Aviation Leasing Fund Pertama Indonesia

by redaksi
5 April 2026
0

Danantara Investment Management, SMBC Aviation Capital, dan Mandiri Investment Management mengumumkan perjanjian kerja sama untuk pengembangan Mandiri Aviation Leasing Fund,...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Indonesia Umumkan Investasi di Labuan Bajo untuk Dorong Pariwisata Indonesia dan Perekonomian Lokal

5 April 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Konsisten Jalankan Transformasi, SIG Catatkan Profitabilitas di Tengah Tantangan Industri pada 2025

5 April 2026
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar

Monitoring Arus Mudik dan Arus Balik, Direksi IAS Kunjungi POSGABNAS

5 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Di Tengah Gejolak Energi Dunia, Pertamina Dorong Energi Terbarukan

5 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In