• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Senin, 6 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

BNI Ajukan Revisi Rencana Bisnis Bank ke OJK

by redaksi
19 Juli 2020
in Berita
0
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mengaku telah mengajukan revisi rencana bisnis bank (RBB) ke Otoritas Jasa Keuangan akibat penyebaran virus corona. Berikut uraiannya.

Direktur Keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Sigit Prastowo mengatakan revisi RBB tersebut menyesuaikan dengan adanya pandemi virus corona yang berdampak pada perekonomian. Selain itu, seiring dengan adanya revisi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia yang menjadi minus 0,4 persen hingga 1 persen, BNI pun semakin mempertimbangkan revisi RBB tahun ini.

RelatedPosts

Kolaborasi Pemerintah dan BUMN, 324 Hunian Relokasi Warga Bantaran Rel Senen Mulai Dibangun

Askrindo Beri Pelindungan untuk 10.000 Mitra UMKM Alfamart

Mendiktisaintek, Menteri LH, dan Dirut PINDAD Laksanakan Rakortas Pengelolaan Sampah

“Covid juga membuat banyak debitur-debitur BNI mengalami kesulitan sehingga dilakukan restrukturisasi antara lain dengan penundaan angsuran pokok dan bunga,” katanya

Menurutnya, kondisi perekonomian yang terdampak virus corona dan kesulitan yang dialami debitur, akan berdampak pada penurunan pendapatan bunga. Penyebaran virus corona juga akan menyebabkan sebagian debitur mengalami penurunan kolektibilitas. Oleh karena itu, emiten berkode saham BBNI itu saat ini mulai melakukan penambahan biaya pencadangan.

Berdasarkan laporan keuangan bulanan BNI, perseroan telah menambah cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) dari sebelumnya Rp32,184 triliun pada April 2020 menjadi Rp33,491 triliun pada Mei 2020. Besaran CKPN pada Mei 2020 lebih besar daripada yang dilakukan pada Mei 2019 yang senilai Rp15,390 triliun.

Perlu diketahui, penambahan CKPN yang cukup besar tersebut telah dilakukan sejak awal tahun. Pada akhir 2019, besaran CKPN BNI adalah senilai Rp15,837 triliun kemudian menjadi RP31,529 triliun pada kuartal I/2020. Penambahan CKPN tersebut pun mengerus pertumbuhan laba BNI.

Per Mei 2020, BNI mampu membukukan laba senilai Rp4,756 triliun atau tumbuh 0,36% dari sebelumnya Rp4,739 triliun pada April 2020. Apabila dibandingkan dengan kondisi periode sama tahun lalu, perolehan laba BNI mengalami penurunan 12,19 persen pada Mei 2020.

“Covid-19 juga akan menyebabkan sebagian debitur diperkirakan menurun kolektibilitasnya sehingga diperlukan tambahan pencadangan. Jadi laba tentu akan mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Utama BNI Herry Sidharta mengatakan perseroan akan memprioritaskan sektor padat karya untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi seiring dengan pembukaan pembatasan sosial skala besar (PSBB).

BNI menilai masa transisi menjadi kesempatan bagi perseroan untuk mempercepat pertumbuhan kredit pada kuartal III dan kuartal IV. Menurutnya, seiring dengan upaya menggenjot pertumbuhan kredit, perseroan juga akan tetap mempertimbangkan kualitas kredit.

Kebijakan restrukturisasi dan penyaluran pembiayaan yang terkontrol menjadi langkah BNI untuk menjaga kualitas kredit. Hingga Mei 2020, Herry menilai rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) BNI masih di bawah 3 persen dengan nilai Rp12 triliun. Sementara itu, risiko kredit atau loan at risk (LaR) di luar relaksasi mencapai 10 persen.

Meski tidak menyebutkan secara pasti komposisi LaR restrukturisasi dan di luar restrukturisasi, Herry menjamin rasio kredit lebih banyak pada posisi performing loan.

“Harapannya kita akan segera pulih kembali untuk bisa meraih kesempatan yang sudah ada, supaya pengusaha-pengusaha tidak menunggu,” katanya.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

125 Bus Dikerahkan Jadi Angkutan Alternatif Pengguna KRL di Sejumlah Stasiun Kota Bogor dan Kabupaten Bogor

Next Post

Rencana Wijaya Karya, Setelah Dana Pemerintah Cair

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Kolaborasi Pemerintah dan BUMN, 324 Hunian Relokasi Warga Bantaran Rel Senen Mulai Dibangun

5 April 2026
Askrindo Cover Asuransi Kecelakaan Diri  pada Gelaran JogjaROCKarta 2020
Berita

Askrindo Beri Pelindungan untuk 10.000 Mitra UMKM Alfamart

5 April 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan
Berita

Mendiktisaintek, Menteri LH, dan Dirut PINDAD Laksanakan Rakortas Pengelolaan Sampah

5 April 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Sinergi Pos dan Garuda Indonesia Dorong Kelancaran Logistik Haji 2026

5 April 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

PTBA Cetak Pertumbuhan Operasional, Produksi dan Penjualan Meningkat di Tengah Dinamika Harga Global 2025

5 April 2026
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

WIKA Mencatatkan Penurunan Utang Usaha sebesar Rp 1,79 triliun dan Kontrak Baru senilai Rp 17,46 triliun Sepanjang 2025

5 April 2026
Next Post
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC

Rencana Wijaya Karya, Setelah Dana Pemerintah Cair

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Libur Paskah 2026, BNI Siapkan Layanan Terbatas dan Digital 24 Jam

3 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Tembus Rp5,7 Miliar, Program Pendampingan Pertapreneur Aggregator Sukses Perkuat Ekosistem dan Dongkrak Pendapatan UMK

3 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Indonesia Umumkan Investasi di Labuan Bajo untuk Dorong Pariwisata Indonesia dan Perekonomian Lokal

21 jam ago
Waskita Karya Selenggarakan Sosialisasi P4GN

Waskita Karya Membukukan Nilai Kontrak Baru sebesar Rp12,52 triliun Sepanjang 2025

2 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Kolaborasi Pemerintah dan BUMN, 324 Hunian Relokasi Warga Bantaran Rel Senen Mulai Dibangun

by redaksi
5 April 2026
0

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Kepala Badan Pengelola (BP BUMN) - COO Danantara Dony Oskaria meninjau langsung kesiapan...

Read more
Askrindo Cover Asuransi Kecelakaan Diri  pada Gelaran JogjaROCKarta 2020

Askrindo Beri Pelindungan untuk 10.000 Mitra UMKM Alfamart

5 April 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan

Mendiktisaintek, Menteri LH, dan Dirut PINDAD Laksanakan Rakortas Pengelolaan Sampah

5 April 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Sinergi Pos dan Garuda Indonesia Dorong Kelancaran Logistik Haji 2026

5 April 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

PTBA Cetak Pertumbuhan Operasional, Produksi dan Penjualan Meningkat di Tengah Dinamika Harga Global 2025

5 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In