• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 7 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Potensi Gagal Bayar, Pefindo Turunkan Peringkat KIK EBA Mandiri GIAA01 ke CCC

by redaksi
25 Juli 2020
in Berita
0
Per 30 April 2020, Pefindo Terima Mandat Pemeringkatan Obligasi 30 BUMN Senilai Rp 42,13 T
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat KIK EBA Mandiri GIAA01 Kelas A senilai  Rp1,44  triliun ke idCCC(sf)(cg) dari sebelumnya“idA-(sf)(cg). Penurunan peringkat ini mencerminkan kemungkinan yang tinggi akan terjadinya gagal bayar pada pembayaran amortisasi pokok di tanggal 27 Juli 2020.

Pefindo mengungkapkan kemungkinan tersebut berdasarkan pengumuman KSEI No.KSEI-7712/DIR/0720 mengenai Penundanaan Pembayaran Amortisasi Pokok Ke-2 EBA Mandiri GIAA01 (MGIA01). Kondisi tersebut mencerminkan profil kredit PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), sebagai originator yang sangat  lemah karena dampak COVID-19, dan juga belum adanya konfirmasi untuk pembayaran klaim garansi PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) pada saat jatuh tempo.

RelatedPosts

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

KIK EBA ini  dijamin oleh Askrindo (peringkat idAA+ dengan outlook stabil) untuk pembayaran pokok dan oleh PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo),  (peringkat idAA+ dengan outlook stabil) untuk pembayaran kupon. Porsi EBA Kelas B senilai Rp 160 miliar tidak diperingkat.

Prospek peringkat KIK EBA Mandiri GIAA01 Kelas A direvisi kembali ke credit watch dengan implikasi negatif dari sebelumnya negatif yang mencerminkan tekanan  likuiditas dalam waktu yang sangat dekat ini di tanggal 27 Juli 2020, tanpa adanya kepastian terkait pembayaran klaim garansi yang disebutkan.

“Kami berpendapat bahwa hasil pembayaran klaim dari penjaminan tersebut adalah salah satu opsi yang dapat digunakan oleh originator dalam membayar amortisasi pokok senilai Rp 360 miliar di mana kapasitas originator untuk membayar kewajibannya sangat terbatasi dengan penurunan tajam permintaan penerbangan,” ungkap Pefindo dalam pengumuman pemeringkatan, Jumat (24/7).

Peringkat untuk KIK-EBA akan diturunkan ke idD jika kewajiban pembayaran terhadap pokok maupun kupon gagal terlaksana secara tepat waktu di tanggal 27 Juli 2020. “Kami dapat menaikkan peringkat jika KIK-EBA telah mengamankan sumber dana ataupun rencana pembiayaan kembali terhadap kewajibannya yang jatuh tempo,” imbuh Pefindo.

Efek utang dengan peringkat idCCC pada saat ini rentan untuk gagal bayar dan tergantung pada kondisi bisnis dan keuangan yang lebih menguntungkan  untuk dapat memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya atas efek utang. Suffix(sf) menunjukkan peringkat atas transaksi keuangan terstruktur, sedangkan suffix(cg) menunjukkan bahwa peringkat mempertimbangkan keamanan dalam bentuk garansi perusahaan.

Aset yang mendasari transaksi KIK EBA ini adalah arus kas 5 tahun ke depan dari rute Timur Tengah yang menghubungkan beberapa kota di Indonesia ke  Jeddah dan Madinah, yang mayoritas adalah untuk tujuan umroh. Namun, Arab Saudi telah menghentikan penerbangan umroh sejak awal Maret 2020 sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Rute Timur Tengah menghasilkan pendapatan Rp 3,3  triliun di tahun 2019. Namun penghentian perjalanan umroh dan penurunan tajam permintaan penerbangan meniadakan sumber pendapatan GIAA. Originator, GIAA, telah menjual hak atas pendapatan masa depan senilai Rp 2,615 triliun dari rute Timur Tengah kepada kontrak investasi kolektif (KIK) yang dibentuk oleh PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI) yang berperan sebagai manajer investasi dan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) (peringkat idAAA dengan outlook stabil) sebagai bank kustodian.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

BUMN Konstruksi Kejar Kontrak Baru, Bidik 89 Proyek PSN Senilai Rp1.422 Triliun

Next Post

Skema Burden Saharing Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan Mulai Dijalankan

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

7 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

7 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

7 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% Selama Ramadan

7 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Resmi Melepas Kontainer Ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

7 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Anak Perusahaan

BRI Manajemen Investasi Targetk AUM Sebesar Rp500 miliar pada Tahun Pertama Peluncuran ETF Berbasis Emas

7 Maret 2026
Next Post
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Skema Burden Saharing Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan Mulai Dijalankan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona

Bio Farma Salurkan 1.650 Paket Sembako Ramadan, Hadir Bersama Masyarakat di Momentum Kebersamaan

2 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Inisiatif CSR PIEP Raih Pengakuan Global melalui Golden Peacock Global CSR Award 2025

6 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Angkat Tema “Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat”, PLN Journalist Awards 2025 Apresiasi 18 Karya Terbaik

3 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Ungkap Sumber Dana Garuda Indonesia Membeli 50 unit pesawat Boeing

6 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

by redaksi
7 Maret 2026
0

Sovereign Wealth Fund (SWF) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia memastikan telah berada di pasar modal Tanah Air meski tidak muncul di...

Read more
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

7 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

7 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% Selama Ramadan

7 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Resmi Melepas Kontainer Ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

7 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In