• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 5 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Krakatau Steel Fokus Penghiliran pada Semester II/2020,

by redaksi
26 Juli 2020
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Krakatau Bandar Samudera Jalin Kerja sama dengan Untirta, Dukungan Program Kampus Merdeka
0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. menyatakan akan meluncurkan setidaknya 10 jenis produk baja hilir pada semester II/2020. Peluncuran produk hilir tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi strategi perseroan pada paruh kedua 2020, yakni sharing economy.

Direktur Utama KS Silmy Karim mengatakan pihaknya akan memproduksi produk hilir tersebut dengan skema kerja sama. Artinya, KS akan bekerja sama dengan pabrikan antara maupun hilir baja untuk mengolah produk KS alih-alih mendirikan pabrikan hilir anyar.

RelatedPosts

Sinergi Len Incorporated Salurkan Ribuan Paket Sembako dalam Program “Ramadhan Berbagi 1447 H”

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

Rayakan Hari Jadi ke-45, PTBA Perkuat Komitmen Kelestarian Alam dan K3

“KS bisa saja membangun fasilitas [produksi baja hilir] sendiri. [Tapi,] pertama hal itu akan ada kanibalisme, sementara utilitas industri baja hilir belum optimal,” katanya dalam webinar “Sinergi Industri Nasional Dalam Membangun Industri Baja”, Jumat (24/7/2020).

Silmy berujar ada tiga strategi yang akan diterapkan KS selama Juni-Desember 2020. Pertama, hilirisasi produk sampai produk paling hilir. Silmy menyatakan salah satu produk yang akan dikeluarkan adalah baja lapis hasil kerja sama dengan PT Sunrise Steel.

Berdasarkan data Indonesia Zinc Aluminium Steel Industry (IZASI), Sunrise Steel memiliki kapasitas terpasang terbesar atau sebanyak 400.000 tin per tahun. Adapun, Sunrise Steel berkontribusi hingga 25,39 persen dari total volume produksi industri baja lapis nasional.

Kedua, meningkatkan nilai tambah produk perseroan saat ini, yakni aja canai panas (HRC) dan baja canai dingin (CRC).

Seperti diketahui, HRC pada umumnya digunakan dalam memproduksi komponen konstruksi, sedangkan CRC umumnya digunakan untuk memproduksi peralatan yang digunakan konsumen seperti bada mobil, rangka pendingin ruangan, hingga sendok.

Ketiga, meningkatkan utilitas pabrikan baja hilir dengan kerja sama dalam memroduksi produk hilir KS. “Ada minimum 10-15 produk yang akan kami luncurkan. [Produk yang diluncurkan thaun ini] adlah produk-produk hilirnya KS.”

Silmy menilai strategi ini tidak akan mengikis pangsa pasar industri hilir baja. Pasalnya, saat ini pangsa pasar industri baja secara keseluruhan masih didominasi oleh produk impor.

Silmy menyampaikan peningkatan produk hilir baja di dalam negeri merupakan salah satu hal yang dapat membuat pangsa pasar baja impor terkikis. Silmy menegaskan industriwan baja saat ini tidak boleh hanya mengandalkan regulator dalam menjaga industri baja nasional.

“Pelaku industri harus melakukan efisiensi, sinergi, dan optimalisasi. Ini upaya-upaya agar kemudian konsep bisnis ke depan, yaitu sharing economy, bisa dilaksanakan di industri baja,” ucapnya.

Adapun, saat ini utilitas industri hilir baja hanya berjalan sekitar 60 persen dari kapasitas pra-pandemi Covid-19.

Sebelumnya, KS telah bekerja sama dengan PT Kepuh Kencana Arum untuk memproduksi beberapa produk hilir baja. Adapun, KS telah mengirimkan 10.000 batang rangka atap kanal C dan reng asimetris.

Dalam kerja sama tersebut, KS memasok bahan baku berupa baja canai dingin (cold rolled coil/CRC), sedangkan Kencana Arum memproduksi bahan baku tersebut menjadi baja ringan berupa Kanal C dimensi tinggi 75 mm, reng tinggi 3 mm, dan roll sheet dengan berbagai ketebalan.

Silmy berujar KS akan mengisi pabrik-pabrik baja berutilitas rendah agar naik dan dapat bersaing dengan produk impor. Adapun, peningkatan utilisasi pabrik baja hilir dinilai akan menjadi hal yang positif untuk industri baja dalam negeri dalam rangka mengurangi impor produk baja yang 3 tahun terakhir.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Dirut Arif Suhartono Akui Pandemi Berdampak ke Aktivitas Pelabuhan

Next Post

Menteri Erick Thohir Apresiasi Pelayanan ASDP Semakin Baik

Related Posts

33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Sinergi Len Incorporated Salurkan Ribuan Paket Sembako dalam Program “Ramadhan Berbagi 1447 H”

5 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

5 Maret 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Rayakan Hari Jadi ke-45, PTBA Perkuat Komitmen Kelestarian Alam dan K3

5 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

Perluas Segmen Pasar Sektor Energi, PAL Indoensia Siap Garap Fasilitas Gas Mako

5 Maret 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
Berita

Bio Farma Salurkan 1.650 Paket Sembako Ramadan, Hadir Bersama Masyarakat di Momentum Kebersamaan

5 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

Wujudkan Hunian Layak dan Berkualitas, BRI Perkuat Program Gentengisasi melalui Skema KUR Perumahan

5 Maret 2026
Next Post
ASDP Mulai Mewajibkan Pembelian Tiket Online Hari Ini

Menteri Erick Thohir Apresiasi Pelayanan ASDP Semakin Baik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

BRI Berencana Gelar RUPS Tahunan pada 10 April 2026

4 hari ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

BRI Memproyeksikan Pertumbuhan Kredit Konservatif Kisaran 7-9% pada 2026

3 hari ago
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI Raih Sertifikasi ISO Global 27701:2019 Untuk Etika Digital dan Pelindungan Data Nasabah

4 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026, Berangkat 17 Maret

2 hari ago
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Sinergi Len Incorporated Salurkan Ribuan Paket Sembako dalam Program “Ramadhan Berbagi 1447 H”

by redaksi
5 Maret 2026
0

Di tengah indahnya kebersamaan menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1447 H, PT Len Industri (Persero) selaku Holding DEFEND...

Read more
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

5 Maret 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Rayakan Hari Jadi ke-45, PTBA Perkuat Komitmen Kelestarian Alam dan K3

5 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

Perluas Segmen Pasar Sektor Energi, PAL Indoensia Siap Garap Fasilitas Gas Mako

5 Maret 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona

Bio Farma Salurkan 1.650 Paket Sembako Ramadan, Hadir Bersama Masyarakat di Momentum Kebersamaan

5 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In