• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 4 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Jasindo Catat Pendapatan Premi Engineering Senilai Rp 63,42 Miliar hingga Mei 2020

by redaksi
29 Juli 2020
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Menteri Erick Thohir Rombak Direksi dan Dewan Komisaris Asuransi Jasa Indonesia
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pandemi Covid-19 telah menekan bisnis perusahaan asuransi umum. Kendati demikian, lini bisnis engineering masih bisa tumbuh.

Ini terbukti pada PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Jasindo yang mencatatkan pendapatan premi engineering senilai Rp 63,42 miliar hingga Mei 2020 lalu

RelatedPosts

Wijaya Karya Menjual Seluruh Saham HIG kepada Hotel Indonesia Natour

Danantara Indonesia dan INA akan Menanamkan Modal Investasi sebesar US$ 200 juta di Proyek Strategis Dikelola Chandra Asri Group

BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026, Berangkat 17 Maret

Direktur Pengembangan Bisnis Jasindo Diwe Novara menyatakan, nilai itu tumbuh 22,28% secara year on year (yoy) dibandingkan Mei 2019 sebesar Rp 51,87 miliar. Ia menyebut pertumbuhan ini Ditopang oleh masih berjalannya proyek-proyek yang sudah ditetapkan di tahun 2020.

“Sampai akhir tahun ini, untuk lini bisnis engineering diperkirakan akan mengalami penurunan sebesar 28%. Akan tetapi Jasindo menargetkan bisnis engineering ini sama dengan tahun 2019, sebesar Rp 318.402 miliar, dengan mempertahankan polis renewal di tahun 2019,” ujar Diwe

Lini bisnis ini masih mampu bertumbuh ketika Jasindo mendapatkan tekanan pandemi Covid-19. Tecermin dari total pendapatan premi Jasindo hingga Mei 2020 mencapai Rp 1,32 triliun. Nilai itu turun sebesar 14,55% di bandingkan tahun 2019 sebesar Rp 1,55 triliun.

“Meski mengalami penurunan, ada beberapa segmen atau class of business (cob) yang mengalami kenaikan. Misalnya cob aviation, engineering, marine hull, sedangkan cob yang mengalami penurunan yaitu kargo, properti, kendaraan, aneka, bonding, oil and gas, liability, personal accident, kesehatan dan kredit,” tambah Diwe.

Ia melanjutkan, pada tahun ini, Jasindo masih tetap optimistis mengejar ketinggalan akibat tekanan Covid-19. Oleh sebab itu, Jasindo menargetkan premi tahun 2020 sebesar Rp 4,93 triliun. Meski nilai itu turun 8,4% dari realisasi tahun 2019 sebesar Rp 5,39 triliun.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dody Achmad Sudiyar Dalimunthe menyatakan pandemi akan memaksa pemerintah membuat kebijakan prioritas. Ia memperkirakan, proyek-proyek konstruksi akan menurun. Bila menurun, maka akan berpengaruh pada permintaan asuransi engineering.

“Asuransi engineering akan mengikuti aktifitas kegiatan konstruksi. Sejauh ini proyek-proyek pemerintah mendominasi kegiatan konstruksi di dua tahun terakhir,” jelas Dody kepada Kontan.co.id.

Oleh sebab itu, hingga kuartal pertama 2020 pendapatan premi engineering secara industri mencapai Rp 700,39 miliar. Nilai itu tumbuh 28,9% yoy dibandingkan Maret 2019 senilai Rp 543,26 miliar.

Dody memprediksi, jika pandemi Covid-19 berlanjut sampai triwulan IV-2020, maka total premi asuransi umum di akhir tahun 2020 diperkirakan mengalami pertumbuhan negatif.

“Bisa turun 15% sampai 25% dibandingkan tahun lalu. Worst scenario bisa sampai minus 35%,” papar Dody.

Menghadapi tekanan bisnis ini, Dody menyatakan ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh industri asuransi umum. Mulai dari segera melakukan penyesuaian dan bila perlu melakukan perubahan proses bisnis dengan implementasi teknologi digital.

Juga melakukan kontrol biaya agar tercapai effective and efficient operation cost. Selain itu juga melakukan seleksi underwriting dengan membatasi penerbitan Polis hanya untuk Lini bisnis yang claim ratio rendah terkendali.

“Serta meningkatkan kompetensi karyawan serta penerapan manajemen risiko yang baik,” tambah Dody.

Asal tahu saja, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan pendapatan premi asuransi umum secara industri pada Mei 2020 senilai Rp 30,72 triliun. Nilai itu turun 6,48% yoy dibandingkan Mei 2019 yang senilai Rp 32,85 triliun.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Pariwisata Bali Akan Buka Kembali Mulai 31 Juli 2020

Next Post

Bank Mandiri Telah Restrukturisasi Kredit Senilai Rp 100 Triliun

Related Posts

Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

Wijaya Karya Menjual Seluruh Saham HIG kepada Hotel Indonesia Natour

3 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Indonesia dan INA akan Menanamkan Modal Investasi sebesar US$ 200 juta di Proyek Strategis Dikelola Chandra Asri Group

3 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026, Berangkat 17 Maret

3 Maret 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

3 Maret 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan
Berita

PINDAD Salurkan Bantuan Pencegahan Risiko Dini Stunting di Puskesmas Babakan Surabaya

3 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

Dirut BULOG Tinjau Mitra Makloon di Maros, Dorong Inovasi Pemanfaatan Sekam Padi Bernilai Ekonomis

3 Maret 2026
Next Post
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Bank Mandiri Telah Restrukturisasi Kredit Senilai Rp 100 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Merger BUMN Pelabuhan, Pelindo II Jadi Surviving Entity

Kinerja Pelabuhan Awal 2026 Menggeliat, Arus Barang dan Peti Kemas Naik

6 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Berbagi Berkah Sepanjang Ramadan 1447 H, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan

2 hari ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Pembiayaan Hijau BRI Mencapai Rp93,2 triliun Sepanjang 2025

5 hari ago
Berita Singkat BUMN : Surveyor Indonesia, LEN, Jasa Tirta I, PPI, PFN, Nindya Karya, Bank Mandiri, PUSRI, Injourney Airports, Jasa Tirta II, ASDP, BBI

Angkasa Pura Indonesia Meningkatkan Bisnis Non Aero Melalui Program Loyalitas Eat Shop Fly

7 hari ago
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

Wijaya Karya Menjual Seluruh Saham HIG kepada Hotel Indonesia Natour

by redaksi
3 Maret 2026
0

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) akan melepas seluruh kepemilikannya pada saham PT Hotel Indonesia Group (HIG). Corporate Secretary WIKA, Ngatemin...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Indonesia dan INA akan Menanamkan Modal Investasi sebesar US$ 200 juta di Proyek Strategis Dikelola Chandra Asri Group

3 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026, Berangkat 17 Maret

3 Maret 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

3 Maret 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan

PINDAD Salurkan Bantuan Pencegahan Risiko Dini Stunting di Puskesmas Babakan Surabaya

3 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In