• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 7 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Indikator Prediksi Danareksa Institute Terkait Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II/2020 Minus 3,58 Persen

by redaksi
4 Agustus 2020
in Berita
0
Danareksa Research Institute Prediksi Neraca Dagang Juni 2020 akan Surplus US$ 1,47 Miliar
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jika tidak ada aral melintang, realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2020 akan diumumkan , Rabu 5 Agustus 2020. Tak sedikit lembaga riset yang memprediksi ekonomi Indonesia pada kuartal II 2020 ini akan terkontraksi antara 4% sampai 6%.

Yang terbaru, Danareksa Institute baru saja merilis risetnya yang  memprediksi ekonomi Indonesia akan terkontraksi alias minus 3,58% pada kuartal II, secara tahunan alias year on year.

RelatedPosts

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

Lewat risetnya bertajuk : Q2 2020 GDP Outlook: Bottoming Out, tim riset Danarekasa RI menyatakan: ekonomi Indonesia akan terkoreksi secara kuartalan maupun tahunan akibat pandemi  corona alias Covid-19.

Riset yang dipimpin oleh Kepala Riset Ekonomi Danareksa Moekti P Soejachmoen menyebut, kontraksi ekonomi Indonesia terjadi karena pandemi covid-19 semakin meningkat pada periode tersebut. Ini nampak dari jumlah kasus virus corona yang meningkat dari 1.400 kasus pada akhir Maret menjadi 56.000 pada akhir Juni 2020.

“Semua indikator ekonomi menunjukkan penurunan dan pertumbuhan yang lebih lemah,” ungkap Moekti dalam keterangan resmi, Senin (3/8).

Prediksi kontraksi ekonomi nasional  nampak dari penjualan eceran yang turun 17,37% secara tahunan pada kuartal II 2020. Pun dengan penjualan mobil dan sepeda motor, yang juga melandai, dengan penurunan masing-masing sebanyak 89,44% dan 79,7%

Pertumbuhan kredit konsumen juga relatif lemah di kisaran 2,32%.  Ini adalah indikasi lemahnya permintaan pinjaman alias hipotek dan kredit kendaraan serta pinjaman multiguna, termasuk kartu kredit.

“Berlakunya  pembatasan jarak, sosial skala besar memberikan kejutan besar untuk konsumsi rumah tangga karena orang menahan atau mengurangi konsumsi mereka,” ujarnya

Lemahnya permintaan konsumen juga nampak dari turunnya indeks kepercayaan konsumen menjadi 72,63 pada kuartal II 2020. Penurunan didorong oleh aktivitas ekonomi yang lemah, terbatasnya ketersediaan lowongan kerja, dan pembatasan perekrutan karyawan baru.

Sementara, konsumsi masyarakat yang lemah tidak sepenuhnya bisa ditutup oleh stimulus dari belanja  negara. Realisasi belanja pemerintah juga lemah, yakni baru mencapai kisaran 39,02% dari total pagu anggaran belanja.

Minimnya belanja lantaran pendapatan pemerintah baru 47,72%, terkontraksi 9,75%secara tahunan.  Oenerimaan pajak baru 44,49%atau terkontraksi 9,4%karena pendapatan bisnis yang lemah dan insentif pajak yang disediakan oleh pemerintah.

Indikator pertumbuhan lainnya  seperti investasi juga turun. Penjualan semen dan impor barang masing-masing turun 20,36% dan minus 20,07%. Sedangkan pertumbuhan kredit investasi cuma mencapai 5,61%.  “Penurunan investasi pada kuartal II 2020 mencerminkan keterlambatan dalam berbagai kegiatan konstruksi, serta pembelian mesin dan peralatan lainnya yang lebih rendah,” terang Moekti.

Lemahnya konsumsi dan investasi mempengaruhi pasokan nampak dalam Indeks Manufaktur (Prompt Manufacturing Index/PMI) yang berkontraksi 44,76%. Penurunan terdalam berasal dari sektor tekstil minus 62,75%.

Untuk kuartal III 2020, Danareksa Research Institute belum memberikan proyeksi angka pertumbuhan ekonomi, namun prediksinya bisa meningkat lebih tinggi dari kuartal II 2020.  Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mulai dilonggarkan mendorong ekonomi.

Dorongan lainnya adalah peraturan pemerintah dan lembaga dan diterjemahkan ke dalam konsumsi yang lebih tinggi dan penyerapan anggaran negara yang lebih cepat.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Arus Balik Libur Idul Adha 1441 H, Jasa Marga Catat 331.216 Unit Kendaraan Kembali ke DKI Jakarta

Next Post

Penumpang Pesawat Naik 143 Persen di Juli 2020, Sinyal Pulihnya Lalu Lintas Penerbangan di Bandara Angkasa Pura II Berlanjut

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

7 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

7 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

7 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% Selama Ramadan

7 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Resmi Melepas Kontainer Ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

7 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Anak Perusahaan

BRI Manajemen Investasi Targetk AUM Sebesar Rp500 miliar pada Tahun Pertama Peluncuran ETF Berbasis Emas

7 Maret 2026
Next Post
Menteri Erick Thohir Rombak Direksi Angkasa Pura II

Penumpang Pesawat Naik 143 Persen di Juli 2020, Sinyal Pulihnya Lalu Lintas Penerbangan di Bandara Angkasa Pura II Berlanjut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung

Tantangan ANTAM Memastikan Emas dari Penambang Rakyat Memenuhi Standar LBMA

2 hari ago
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

10 jam ago
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Integrasikan 1.231 Anak ke Stunting Action Hub, Langkah Nyata Telkom Dorong Penurunan Stunting Berbasis Data

6 hari ago
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

Selaraskan Visi, Akselerasi Aksi: Len Incorporated Matangkan Strategi 2026

1 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

by redaksi
7 Maret 2026
0

Sovereign Wealth Fund (SWF) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia memastikan telah berada di pasar modal Tanah Air meski tidak muncul di...

Read more
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

7 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

7 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% Selama Ramadan

7 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Resmi Melepas Kontainer Ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

7 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In