Standar protokol kesehatan berkaitan dengan wabah virus corona-19 (Covid, coronavirus desease-19) mutlak harus dilaksanakan oleh PTPN VII dan Anak Perusahaan, tak terkecuali PT BCN.
“Orang masuk lokasi pabrik harus antre berjarak, diperiksa suhu tubuh, wajib pakai masker, dan wajib cuci tangan atau semprot hand sanitizer. Kalau mobil barang, sopir dan kernet atau pekerjanya harus cek suhu, pakai masker, dan pakai hand sanitizer. Kalau mobil pribadi tamu kantor, akan di cek di pintu masuk kantor,” kata Doddy Aryanto Ardjan, Asisten Kepala Akuntansi dan Keuangan PT Buma Cima Nusantara (BCN), anak perusahaan PTPN VII yang mengelola PG Cintamanis.
Saat menggelar seremoni sederhana Buka Giling 2020 yang mengundang unsur pemerintah serta tokoh sekitar, manajemen menyiapkan belasan kran air di pinggir jalan masuk lokasi acara. Panitia juga mengukur suhu tubuh dan mengarahkan kepada hadirin untuk cuci tangan sebelum masuk.
Persoalan protokol kesehatan berkaitan dengan pandemi virus corona menjadi perhatian penting bagi PTPN VII dan PT BCN yang mengusahakan gula putih. Direktur PT BCN Putu Sukarmen mengatakan, sebagai industri yang memproduksi salah satu bahan pangan menerapkan standar kesehatan yang tinggi.
“Kami memproduksi gula putih untuk konsumen end user atau pengguna langsung. Jadi, standar kesehatan dan kebersihan menjadi elemen yang sangat penting, maka berkaitan dengan pencegahan covid-19, kami laksanakan sangat ketat,” kata dia.
Dalam memerangi Covid-19, sampai dengan saat ini sudah menyumbang dana sekitar Rp 570juta untuk pengadaan APD, Masker, Cairan Disinfectan dan Hand Sanitizer. Bantuan tersebut disalurkan ke Beberapa Rumah Sakit dan masyarakat desa di sekitar Wilayah Kerja PTPN VII.













